• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Bahana TCW: Percepatan Vaksinasi Menjadi Katalis Positif Bagi Kinerja Pasar Domestik

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
July 2, 2021
in Nasional
0
Bank Dunia Gelontorkan US$2 Miliar untuk Pengadaan Vaksin di Negara Berkembang

JAKARTA, Cobisnis.com – Lonjakan kasus COVID-19 yang telah mencatatkan rekor baru akan memberikan dampak kepada perekonomian dan kepercayaan pasar di Indonesia. Meski demikian PT Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW) memprediksikan dampak lonjakan kasus Covid 19 tidak akan berefek sedalam lonjakan pertama saat awal-awal pandemi. Merujuk pada data Satgas Penanganan COVID-19, pada Selasa (29/6) ada tambahan 20.467 kasus baru virus corona di Indonesia. Tambahan ini mengantarkan total kasus di negara kita menjadi 2.156.465, tertinggi di Asia Tenggara. 

“Selain secara fundamental perekonomian kita masih bagus, pelaku pasar telah banyak belajar dari kejadian lonjakan kasus Covid 19 sebelumnya. Selain itu, percepatan vaksinasi terhadap masyarakat Indonesia yang saat ini sedang didorong pemerintah, dipersepsikan sebagai sentimen positif oleh pelaku pasar,” terang  Chief Economist Bahana TCW Budi Hikmat.

Sebagai gambaran, rencana pemerintah dalam melakukan percepatan vaksinasi di Indonesia telah berada dalam jalur yang baik. Hingga akhir Juni 2021, pemerintah telah berhasil mencapai 42 juta vaksinasi Covid 19. Diversifikasi vaksin dari berbagai produsen untuk mempercepat vaksinasi juga telah dilakukan. Terbaru Pemerintah telah mendatangkan 14 juta dosis baru vaksin Sinovac, yang akan dilanjutkan dengan kedatangan vaksin gratis Covax/GAVI, AstraZaneca dan Pfizer yang akan mulai masuk Agustus yang akan datang.

Langkah diversifikasi vaksin ini dipandang akan mampu meredam lonjakan kasus akibat varian Delta (B.1.617.2) yang memiliki tingkat penyebaran lebih tinggi dibanding varian sebelumnya dan telah dilaporkan ada 160 kasus varian Delta di Indonesia. 

Pemerintah telah menetapkan target vaksinasi yang akan dilakukan, dimana di Juli ditargetkan 34 juta dosis, Agustus 43,7 juta dosis, kemudian September 53 juta dosis, Oktober 84 juta dosis, November 80,9 juta dosis dan Desember 71,7 juta dosis. Dengan didukung kecukupan pasokan vaksin, diperkirakan pada akhir tahun akan ada 181,5 juta orang yang telah divaksin. 

Budi Hikmat menambahkan, kecukupan pasokan vaksin dari berbagai negara produsen dipercaya akan terjaga, karena negara-negara produsen utama vaksin telah mencapai vaksinasi yang tinggi, seperti Amerika Serikat yang telah mencapai 54%, Inggris telah mencapai 65%, dan India sudah di 20% sehingga kedatangan vaksin dari berbagai negara-negara produsen utama vaksin hingga akhir tahun akan terjaga dan dapat memenuhi kebutuhan dosis vaksin di Indonesia.

“Jika rencana kedatangan vaksin ini berjalan sesuai rencana, kami memperkirakan 70% masyarakat Indonesia akan  mendapatkan vaksin (sesuai acuan WHO). Jika dirata-rata, ada 821 ribu dosis vaksin yang diberikan pemerintah hingga hari ini. Namun, dengan dukungan pasokan vaksin, pemerintah telah berkomitmen untuk meningkatkan pace vaksinasi hingga 1,2 juta dosis vaksin per hari, bahkan di Agustus 2021 pemerintah menargetkan 2 juta dosis vaksin per hari, ditambah kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta untuk melakukan vaksinasi menjadi angin segar bagi penanganan Covid 19. Jika pace vaksinasi ini dapat terjaga, maka  pada Maret 2022, Indonesia akan mencapai herd immunity,” ujar Budi Hikmat.

Selain itu, penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang akan berlaku pada 3 Jui 2021 hingga 20 Juli 2021 Bahana TCW memprediksi akan berdampak terbatas terhadap perekonomian dan pasar saham. Sektor jasa dan ritel akan menjadi sektor yang paling terdampak PPKM tersebut, namun, investor telah banyak belajar dari pembatasan sosial sebelumnya dengan mempertimbangkan sektor lain yang akan membawa return yang baik selama PPKM seperti energi, teknologi, dll. Investor akan lebih merespon PPKM ini dengan mengubah strategi investasi.

“Penurunan ekonomi dan kinerja pasar akibat lonjakan kasus yang tinggi akan dipersepsikan cukup positif oleh pelaku pasar. Gangguan di aktivitas ekonomi kemungkinan hanya akan terjadi selama dua bulan, selebih dari itu, kondisi akan membaik sejalan dengan vaksinasi yang terus meningkat. Sehingga dampaknya tidak akan siginifikan terhadap prospek ekonomi Indonesia secara umum,” tutup Budi Hikmat.

Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
lynda course free download
download micromax firmware
Download Premium WordPress Themes Free
lynda course free download

Related Posts

Phishing

Awas! Modus Endorse Affiliate Palsu, Hati-hati Akun Sosmed Bisa Kena Hack

by Weldon Darmawan
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Siapa yang gak senang dapat tawaran kerja sama dari sebuah brand? Bagi para konten kreator, tawaran kerja...

Puteri Anak dan Remaja Indonesia Jakarta 2026.

Puteri Anak dan Remaja Indonesia Jakarta 2026 Siap Harumkan Nama Jakarta di Tingkat Nasional

by Weldon Darmawan
October 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Puteri Anak dan Remaja Indonesia Jakarta 2026, secara resmi menggelar Press Conference pada Sabtu, 24 Oktober 2026,...

Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Tiga ledakan keras terdengar di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, pada Minggu (25/10/2026) waktu setempat. Peristiwa ini...

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kecemasan dapat muncul dalam berbagai situasi, mulai dari menghadapi ujian hingga menunggu kabar yang penting. Meski wajar...

Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sejumlah kebijakan pemerintah di sektor pertanian mulai menunjukkan dampak terhadap kondisi petani di Lampung. Penurunan harga pupuk...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

October 25, 2026
Phishing

Awas! Modus Endorse Affiliate Palsu, Hati-hati Akun Sosmed Bisa Kena Hack

October 26, 2026
Puteri Anak dan Remaja Indonesia Jakarta 2026.

Puteri Anak dan Remaja Indonesia Jakarta 2026 Siap Harumkan Nama Jakarta di Tingkat Nasional

October 26, 2026
Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

October 25, 2026
Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved