• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, January 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Bahalil Lahadalia Targetkan Harga LPG 3 Kg Seragam di Seluruh Indonesia Mulai 2026

Muh. Abdi Sesardiman by Muh. Abdi Sesardiman
July 3, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Bahalil Lahadalia Targetkan Harga LPG 3 Kg Seragam di Seluruh Indonesia Mulai 2026

JAKARTA, Cobisnis.com  – Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, kembali menyuarakan komitmennya untuk mewujudkan pemerataan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) tabung 3 kilogram (Kg) di seluruh wilayah Indonesia. Target ambisius ini diharapkan dapat terealisasi sepenuhnya mulai tahun 2026.

Dalam sebuah kesempatan wawancara di Jakarta pada Rabu (2/7/2025), Bahlil menegaskan bahwa disparitas harga LPG 3 Kg antar daerah menjadi salah satu fokus utama pemerintah untuk diatasi. “Kami terus berupaya keras agar masyarakat di seluruh pelosok Indonesia dapat menikmati harga LPG 3 Kg yang sama. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mewujudkan keadilan ekonomi,” ujar Bahlil.

Menurut Bahlil, perbedaan harga yang signifikan saat ini, terutama antara wilayah perkotaan dan daerah terpencil, seringkali membebani masyarakat prasejahtera. Faktor-faktor seperti biaya distribusi yang tinggi, infrastruktur yang belum memadai, serta praktik penimbunan oleh oknum tak bertanggung jawab disinyalir menjadi penyebab utama disparitas harga ini.

Strategi dan Tantangan Penyeragaman Harga
Untuk mencapai target pemerataan harga ini, pemerintah, melalui Kementerian Investasi dan kementerian/lembaga terkait lainnya, sedang merancang berbagai strategi komprehensif. Beberapa langkah yang sedang dipertimbangkan antara lain adalah peningkatan infrastruktur logistik dan distribusi LPG, optimalisasi peran Pertamina sebagai distributor utama, serta pengawasan ketat terhadap rantai pasok untuk mencegah praktik spekulasi.

“Kami sedang mematangkan skema terbaik, termasuk kemungkinan subsidi silang atau mekanisme lain yang memungkinkan harga jual di tingkat pengecer bisa seragam. Targetnya, pada tahun 2026, perbedaan harga LPG 3 Kg di berbagai daerah dapat diminimalisir bahkan dihilangkan,” tambah Bahlil.

Meski demikian, Bahlil mengakui bahwa implementasi rencana ini tidak akan mudah. Tantangan geografis Indonesia yang luas dan beragam, serta kondisi infrastruktur yang bervariasi di setiap daerah, menjadi pekerjaan rumah besar. “Kami tidak menutup mata terhadap tantangan di lapangan. Namun, dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN seperti Pertamina, dan juga peran aktif masyarakat, kami optimis target ini bisa tercapai,” jelasnya.

Dukungan dan Harapan dari Masyarakat
Pernyataan Bahlil ini mendapatkan sambutan positif dari berbagai kalangan, khususnya masyarakat yang selama ini merasakan dampak langsung dari perbedaan harga LPG. Ibu Suti (45), seorang pemilik warung kelontong di kawasan Marunda, Jakarta Utara, mengungkapkan harapannya. “Kalau harganya sama di mana-mana, kami pedagang kecil juga lebih tenang. Tidak ada lagi cerita pelanggan komplain karena harga di tempat lain lebih murah,” ujarnya.

Senada dengan itu, pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia, Dr. Rizal Effendi, menilai bahwa langkah ini merupakan terobosan positif untuk mengurangi ketimpangan ekonomi. “Pemerataan harga barang pokok seperti LPG 3 Kg sangat fundamental untuk menjaga daya beli masyarakat di daerah-daerah. Ini juga akan mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif,” kata Dr. Rizal. Namun, ia juga mengingatkan pemerintah untuk memastikan ketersediaan pasokan yang merata agar kebijakan harga seragam ini tidak justru menimbulkan kelangkaan di beberapa wilayah.

Pemerintah diharapkan dapat bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan pemerintah daerah, untuk memastikan kelancaran implementasi program pemerataan harga LPG 3 Kg ini. Rencana ini bukan hanya tentang harga, tetapi juga tentang keadilan dan pemerataan akses energi bagi seluruh rakyat Indonesia.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
download lava firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: Cobisnisgas bumigas elpijiGas elpiji 3kgPebisnismuda

Related Posts

Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

Herdman Tak Bisa Mainkan Thom Haye dan Pattynama di FIFA Series 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pelatih tim nasional Indonesia, John Herdman, dipastikan tidak bisa menurunkan dua pemain kunci pada ajang FIFA Series...

Purbaya Pastikan Dana Program Makan Bergizi Tetap Jalan dan Efektif

Utang 2025 Rp736,3 T, Purbaya Sebut Hampir Sentuh Target APBN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Keuangan mencatat penarikan pembiayaan utang sebesar Rp 736,3 triliun sepanjang tahun 2025. Realisasi ini setara 94,9...

Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

Insomnia Bikin Capek? Ahli Tidur Bilang Screen Time Masih Bisa Aman

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Insomnia masih menjadi masalah umum yang dialami banyak orang, terutama di tengah rutinitas harian yang padat dan...

Telur Tiap Hari Selama Seminggu, Ini Dampaknya Menurut Ahli Gizi

Telur Tiap Hari Selama Seminggu, Ini Dampaknya Menurut Ahli Gizi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pandangan soal telur sebagai pemicu kolesterol tinggi perlahan berubah. Berbagai riset terbaru menunjukkan, telur justru bisa menjadi...

Terlalu Sering Konsumsi Gula, Otak Bisa Kena Efek Serius

Terlalu Sering Konsumsi Gula, Otak Bisa Kena Efek Serius

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Konsumsi makanan dan minuman manis yang tinggi gula disebut berpotensi merusak fungsi otak jika dilakukan terus-menerus. Kebiasaan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

January 10, 2026
OJK Gas Pol! 31.382 Rekening Terkait Judi Online Diblokir

OJK Gas Pol! 31.382 Rekening Terkait Judi Online Diblokir

January 9, 2026
Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

Big Match Indonesia Super League: Persib vs Persija Akhir Pekan Ini

January 10, 2026
Mengenal Pemilik Mukhtara Air, Maskapai Baru yang Mulai Terbang di Indonesia

Biodata dan Agama Pandji Pragiwaksono, Komika yang Dilaporkan ke Polisi Imbas Konten Mens Rea

January 9, 2026
Kesal Utang Rp 300 Ribu Tak Dibayar Pria di Depok Tewas Ditusuk Rekan

Kesal Utang Rp 300 Ribu Tak Dibayar Pria di Depok Tewas Ditusuk Rekan

January 10, 2026
Megawati Soekarnoputri Hadiri Perayaan HUT Ke-53 dan Rakernas PDIP

Megawati Soekarnoputri Hadiri Perayaan HUT Ke-53 dan Rakernas PDIP

January 10, 2026
Bulog Jamin Stok Beras Aman hingga Ramadhan dan Idul Fitri 2026

Bulog Jamin Stok Beras Aman hingga Ramadhan dan Idul Fitri 2026

January 10, 2026
Hubungan Mulai Menghangat, Venezuela dan AS Jajaki Normalisasi Diplomatik

Hubungan Mulai Menghangat, Venezuela dan AS Jajaki Normalisasi Diplomatik

January 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved