• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, April 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Bagaimana Proyeksi Harga Minyak Global Bertahan di Atas US$60 per Barel dan Apa Dampaknya Bagi Ekonomi Indonesia?

Rizki Meirino by Rizki Meirino
August 21, 2025
in Industri
0
Minyak

Ilustrasi kebocoran pipa minyak.

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga minyak mentah dunia diperkirakan masih akan bertahan di atas level psikologis 60 dolar AS per barel hingga akhir 2025. Meski sejumlah lembaga keuangan internasional memperingatkan adanya risiko penurunan permintaan akibat pelemahan ekonomi Amerika Serikat dan kenaikan tarif perdagangan, tekanan terhadap pasokan minyak dari Rusia dan Iran justru berpotensi menahan harga tetap tinggi. Pada perdagangan Senin (18/8), harga Brent masih bergerak di kisaran 69,27 dolar AS per barel dan West Texas Intermediate (WTI) di level 66,96 dolar AS per barel.

Bagi Indonesia, dinamika harga minyak global ini menjadi perhatian utama karena berpengaruh langsung pada kebijakan energi domestik, termasuk penentuan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, tingkat inflasi, hingga beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memantau tren harga internasional sebagai acuan dalam menetapkan asumsi makro APBN 2026, di mana setiap kenaikan 1 dolar AS per barel harga minyak dapat berdampak pada tambahan beban subsidi energi.

Selain itu, tren harga minyak juga erat kaitannya dengan stabilitas ekonomi nasional. Jika harga bertahan tinggi, tekanan terhadap harga BBM non-subsidi dan ongkos logistik berpotensi mendorong inflasi. Di sisi lain, Indonesia sebagai negara produsen sekaligus pengimpor minyak mentah menghadapi dilema, karena penerimaan negara dari sektor hulu migas bisa meningkat, tetapi biaya impor minyak dan produk turunannya juga akan lebih besar.

Sejumlah analis menilai, dengan harga minyak yang masih cenderung stabil di atas 60 dolar AS per barel, Indonesia perlu memperkuat strategi diversifikasi energi dan mendorong investasi di sektor energi baru terbarukan untuk mengurangi ketergantungan pada minyak impor.

Tags: CobisnisHarga minyakminyakminyak gorengPebisnismuda

Related Posts

Isu MSCI Depak Saham RI Mencuat BEI Beri Penjelasan Soal Konsentrasi

Isu MSCI Depak Saham RI Mencuat BEI Beri Penjelasan Soal Konsentrasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bursa Efek Indonesia merespons sikap MSCI yang masih membatasi saham Indonesia. Isu kepemilikan saham yang terlalu terkonsentrasi...

Gencatan Senjata AS Iran Mendekati Akhir, Nasib Damai Masih Jadi Tanda Tanya!

Gencatan Senjata AS Iran Mendekati Akhir, Nasib Damai Masih Jadi Tanda Tanya!

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Gencatan senjata Amerika Serikat dan Iran memasuki fase kritis. Risiko konflik kembali terbuka lebar di tengah negosiasi...

Bahlil sindir gaya hidup mampu tapi tetap bergantung pada BBM subsidi

Bahlil sindir gaya hidup mampu tapi tetap bergantung pada BBM subsidi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyoroti masih adanya masyarakat mampu yang membeli BBM subsidi. Ia menilai tindakan itu...

Kenaikan BBM terjadi, konsumen belum beralih ke pilihan lain

Kenaikan BBM terjadi, konsumen belum beralih ke pilihan lain

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak langsung membuat konsumen beralih ke BBM subsidi. Penahanan harga Pertamax jadi faktor...

BNI Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Penyelesaian Kasus Dana Aek Nabara

BNI Perkuat Kepercayaan Publik Lewat Penyelesaian Kasus Dana Aek Nabara

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Negara Indonesia (BNI) menegaskan komitmennya dalam menyelesaikan pengembalian dana anggota Credit Union (CU) Paroki Aek...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nadiem Makarim Soroti Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif, Sebut Tak Masuk Akal

Nadiem Makarim Soroti Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif, Sebut Tak Masuk Akal

April 21, 2026
Gencatan Senjata AS Iran Mendekati Akhir, Nasib Damai Masih Jadi Tanda Tanya!

Gencatan Senjata AS Iran Mendekati Akhir, Nasib Damai Masih Jadi Tanda Tanya!

April 21, 2026
Bahlil sindir gaya hidup mampu tapi tetap bergantung pada BBM subsidi

Bahlil sindir gaya hidup mampu tapi tetap bergantung pada BBM subsidi

April 21, 2026
Isu MSCI Depak Saham RI Mencuat BEI Beri Penjelasan Soal Konsentrasi

Isu MSCI Depak Saham RI Mencuat BEI Beri Penjelasan Soal Konsentrasi

April 21, 2026
Jerez Siap Memanas! MotoGP Kembali Hadir Akhir Pekan Ini dengan Rivalitas Para Juara

Jerez Siap Memanas! MotoGP Kembali Hadir Akhir Pekan Ini dengan Rivalitas Para Juara

April 22, 2026
Analitik Video Pengunjung Mall: Solusi Pintar Memantau Traffic & Area Strategis

Analitik Video Pengunjung Mall: Solusi Pintar Memantau Traffic & Area Strategis

April 21, 2026
Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

April 21, 2026
Kampung Nelayan BSI Warloka Jadi Harapan Baru Masyarakat Pesisir

Kampung Nelayan BSI Warloka Jadi Harapan Baru Masyarakat Pesisir

April 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved