• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, March 12, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

Bagaimana Proyeksi Harga Minyak Global Bertahan di Atas US$60 per Barel dan Apa Dampaknya Bagi Ekonomi Indonesia?

Rizki Meirino by Rizki Meirino
August 21, 2025
in Industri
0
Minyak

Ilustrasi kebocoran pipa minyak.

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga minyak mentah dunia diperkirakan masih akan bertahan di atas level psikologis 60 dolar AS per barel hingga akhir 2025. Meski sejumlah lembaga keuangan internasional memperingatkan adanya risiko penurunan permintaan akibat pelemahan ekonomi Amerika Serikat dan kenaikan tarif perdagangan, tekanan terhadap pasokan minyak dari Rusia dan Iran justru berpotensi menahan harga tetap tinggi. Pada perdagangan Senin (18/8), harga Brent masih bergerak di kisaran 69,27 dolar AS per barel dan West Texas Intermediate (WTI) di level 66,96 dolar AS per barel.

Bagi Indonesia, dinamika harga minyak global ini menjadi perhatian utama karena berpengaruh langsung pada kebijakan energi domestik, termasuk penentuan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, tingkat inflasi, hingga beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memantau tren harga internasional sebagai acuan dalam menetapkan asumsi makro APBN 2026, di mana setiap kenaikan 1 dolar AS per barel harga minyak dapat berdampak pada tambahan beban subsidi energi.

Selain itu, tren harga minyak juga erat kaitannya dengan stabilitas ekonomi nasional. Jika harga bertahan tinggi, tekanan terhadap harga BBM non-subsidi dan ongkos logistik berpotensi mendorong inflasi. Di sisi lain, Indonesia sebagai negara produsen sekaligus pengimpor minyak mentah menghadapi dilema, karena penerimaan negara dari sektor hulu migas bisa meningkat, tetapi biaya impor minyak dan produk turunannya juga akan lebih besar.

Sejumlah analis menilai, dengan harga minyak yang masih cenderung stabil di atas 60 dolar AS per barel, Indonesia perlu memperkuat strategi diversifikasi energi dan mendorong investasi di sektor energi baru terbarukan untuk mengurangi ketergantungan pada minyak impor.

Tags: CobisnisHarga minyakminyakminyak gorengPebisnismuda

Related Posts

90 Persen Minyak Iran Lewat Pulau Kharg, Target Ini Bisa Picu Eskalasi Besar di Timur Tengah

90 Persen Minyak Iran Lewat Pulau Kharg, Target Ini Bisa Picu Eskalasi Besar di Timur Tengah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pulau Kharg di Teluk Persia menjadi salah satu titik paling strategis dalam konflik Iran dengan Amerika Serikat...

Rumor Netanyahu Tewas Kena Rudal Iran Beredar, Media Israel Sebut Itu Perang Informasi

Rumor Netanyahu Tewas Kena Rudal Iran Beredar, Media Israel Sebut Itu Perang Informasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Rumor mengenai kematian Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akibat serangan rudal Iran ramai beredar di tengah memanasnya...

Klaim Mengejutkan dari Media Iran: Netanyahu Disebut Tewas, Israel Belum Beri Klarifikasi

Klaim Mengejutkan dari Media Iran: Netanyahu Disebut Tewas, Israel Belum Beri Klarifikasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Media Iran mengklaim Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tewas atau mengalami luka parah dalam serangan balasan terbaru...

OJK Soroti Tambahan Rp 200 T di Perbankan hingga September

Disiplin Pasar Diperketat, OJK Periksa 27 Kasus Dugaan Pelanggaran di Bursa

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mendalami 27 kasus dugaan pelanggaran yang terjadi di pasar modal Indonesia. Langkah...

Trump Sebut Perang Hampir Usai, Pakar Hubungan Internasional Ingatkan Iran Tak Mudah Percaya

Trump Sebut Perang Hampir Usai, Pakar Hubungan Internasional Ingatkan Iran Tak Mudah Percaya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 12, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberi sinyal bahwa perang melawan Iran hampir selesai. Namun sejumlah pakar menilai...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Summarecon Serpong

Menjelajahi Gaya Hidup Modern dan Lengkap di Summarecon Serpong

March 11, 2026
CIMB Niaga Lambat di Kasus Pembobolan Rekening Batam

CIMB Niaga Lambat di Kasus Pembobolan Rekening Batam

March 11, 2026
Ini Tanda-tanda Awal Kecanduan Judi Online Menurut Psikiater

Ini Tanda-tanda Awal Kecanduan Judi Online Menurut Psikiater

March 12, 2026
Siapa Friderica Widyasari Dewi? Ini Profil Ketua Baru OJK 2026–2031

Siapa Friderica Widyasari Dewi? Ini Profil Ketua Baru OJK 2026–2031

March 12, 2026
90 Persen Minyak Iran Lewat Pulau Kharg, Target Ini Bisa Picu Eskalasi Besar di Timur Tengah

90 Persen Minyak Iran Lewat Pulau Kharg, Target Ini Bisa Picu Eskalasi Besar di Timur Tengah

March 12, 2026
ISKI

ISKI Rumuskan Komunikasi Perdamaian Global, Komdigi Siap Dukung

March 12, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved