• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, April 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Australia Larang Anak di Bawah 16 Tahun Akses Medsos, Ini Alasannya

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
December 11, 2025
in Nasional
0
Australia Larang Anak di Bawah 16 Tahun Akses Medsos, Ini Alasannya

JAKARTA, Cobisnis.com – Australia akhirnya memberlakukan larangan total media sosial untuk anak di bawah 16 tahun, menjadikannya negara pertama yang mengambil langkah tegas tersebut. Mulai Selasa (9/12/2025) pukul 13.00 GMT, platform seperti TikTok, Instagram, YouTube, Facebook, X, dan Snapchat wajib memblokir akun milik anak. Jika melanggar, perusahaan bisa dikenakan denda hingga US$ 33 juta.

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menyebut kebijakan ini sebagai momen penting bagi keluarga di seluruh negeri. Menurutnya, aturan tersebut membuktikan bahwa pemerintah mampu menanggulangi risiko digital yang selama ini sulit dikontrol hanya dengan mekanisme umum.

“Ini akan membawa perubahan besar bagi masyarakat kita. Reformasi ini akan terus bergema dan diikuti negara lain,” ujar Albanese.

Dalam pesan videonya, ia juga mendorong anak-anak untuk kembali melakukan aktivitas non-digital, seperti mencoba olahraga baru, belajar alat musik, atau membaca buku yang sudah lama terbengkalai.

Menjelang pemberlakuan aturan, sekitar satu juta anak Australia sempat mengunggah “salam perpisahan” melalui akun media sosial mereka.

Gebrakan Australia ini langsung menjadi sorotan global, terutama bagi negara yang sedang frustrasi dengan minimnya komitmen perusahaan teknologi dalam melindungi perkembangan mental anak. Berbagai penelitian telah menyoroti dampak media sosial terhadap kesehatan psikologis, mulai dari misinformasi, cyberbullying, hingga isu body image.

Indonesia sendiri sudah memiliki regulasi serupa melalui PP Tunas yang berlaku sejak Maret 2025. Namun, berbeda dengan Australia, aturan di Indonesia bersifat pembatasan bertingkat berdasarkan usia—bukan larangan total.

Berikut gambaran aturan tunda akses media sosial di RI berdasarkan PP Tunas:

Di bawah 13 tahun: hanya boleh mengakses platform yang benar-benar aman seperti situs edukasi anak.

Usia 13–15 tahun: dapat menggunakan platform dengan risiko rendah hingga sedang.

Usia 16–17 tahun: boleh mengakses platform berisiko tinggi dengan pendampingan orang tua.

18 tahun ke atas: akses penuh semua kategori platform.

PP Tunas mengharuskan platform melakukan penilaian mandiri terkait tingkat risiko, termasuk aspek seperti paparan konten kekerasan atau pornografi, potensi komunikasi dengan orang asing, adiksi, eksploitasi anak sebagai konsumen, hingga ancaman terhadap data pribadi.

Sejumlah negara seperti Denmark, Selandia Baru, dan Malaysia kini mulai mempelajari langkah Australia untuk kemungkinan diterapkan pada regulasi domestik mereka.

Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
download coolpad firmware
Download WordPress Themes
online free course
Tags: aturan Anak di Bawah 16 TahunaustraliaBlokir Medsoscobisnis.com

Related Posts

Chip e-KTP Belum Optimal, Kemendagri Sebut Instansi Masih Butuh Fotokopi

Chip e-KTP Belum Optimal, Kemendagri Sebut Instansi Masih Butuh Fotokopi

by Hidayat Taufik
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menjelaskan alasan instansi masih meminta fotokopi e-KTP pada 2026. Menurutnya,...

CFTC Kekurangan Staf Saat Pasar Prediksi Booming

CFTC Kekurangan Staf Saat Pasar Prediksi Booming

by Zahra Zahwa
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Popularitas pasar prediksi di Amerika Serikat melonjak tajam dalam setahun terakhir. Namun, jumlah staf Comm,odity Futures Trading...

Thom Tillis Dukung Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed di Tengah Isu Independensi

Thom Tillis Dukung Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed di Tengah Isu Independensi

by Zahra Zahwa
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Senator Thom Tillis menyatakan dukungannya terhadap pencalonan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve. Ia menyebut Warsh berpotensi...

Sawe Cetak Sejarah, Pecahkan Rekor Marathon Sub Dua Jam di London 2026

Sawe Cetak Sejarah, Pecahkan Rekor Marathon Sub Dua Jam di London 2026

by Zahra Zahwa
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pelari asal Kenya Sabastian Sawe mencetak sejarah baru setelah menjuarai London Marathon dengan waktu di bawah dua...

Hari Kartini 2026, MedcoEnergi Buktikan Perempuan Indonesia Bisa Memimpin di Industri Energi

Hari Kartini 2026, MedcoEnergi Buktikan Perempuan Indonesia Bisa Memimpin di Industri Energi

by Iwan Supriyatna
April 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Di gedung yang namanya saja sudah bicara The Energy, Jakarta, malam ini Kartini dibacakan ulang. Bukan dari...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

AIA Vitality Women’s 10K 2026 Kembali Hadir

April 26, 2026
BNI Jadi Bank Pertama di Indonesia yang Terbitkan AT – 1 Bond

BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank

April 26, 2026
Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

Bank Sentral Borong Emas, Harga Diprediksi Menguat di Pekan Depan

April 26, 2026
Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

Nyaris Top 5, Veda Ega Pratama Tutup Moto3 Spanyol 2026 di Posisi Keenam

April 26, 2026
Chip e-KTP Belum Optimal, Kemendagri Sebut Instansi Masih Butuh Fotokopi

Chip e-KTP Belum Optimal, Kemendagri Sebut Instansi Masih Butuh Fotokopi

April 27, 2026
CFTC Kekurangan Staf Saat Pasar Prediksi Booming

CFTC Kekurangan Staf Saat Pasar Prediksi Booming

April 27, 2026
Thom Tillis Dukung Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed di Tengah Isu Independensi

Thom Tillis Dukung Kevin Warsh Jadi Ketua The Fed di Tengah Isu Independensi

April 27, 2026
BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank dan Bersifat Independen

BNI Tegaskan Koperasi Swadharma Bukan Bagian dari Bank dan Bersifat Independen

April 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved