• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, October 10, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Asosiasi Industri Tekstil Mendorong Dukungan Para Peritel untuk Produk Lokal

Saeful Imam by Saeful Imam
March 24, 2024
in News
0
Asosiasi Industri Tekstil Mendorong Dukungan Para Peritel untuk Produk Lokal

Cintai dan utamakan produk dari dalam negeri

JAKARTA, Cobisnis.com – Dalam sebuah pernyataan, Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI) menekankan pentingnya dukungan dari para peritel terhadap produk dalam negeri. Pernyataan ini muncul setelah protes yang diajukan oleh Asosiasi Pengusaha Ritel Merek Global Indonesia (Apregindo) terhadap kebijakan baru dalam perdagangan.

Menurut Ketua Umum APSyFI, Redma Gita Wirawasta, sejak penerapan kebijakan ini, terjadi tren positif dalam kinerja sektor industri tekstil dan produk tekstil (TPT). Menurutnya, semua pihak yang terlibat di industri TPT nasional mendukung kelanjutan kebijakan ini tanpa penundaan atau perubahan.

Sebelumnya, Apregindo menentang pemberlakuan kebijakan baru ini dan meminta agar ditunda, khususnya mengenai peraturan teknis (Pertek) yang dianggap memberatkan dalam proses impor.

Redma menjelaskan, “Tujuan utama dari kebijakan ini adalah mengendalikan impor, sesuai dengan perintah Presiden pada Oktober tahun lalu, yang meminta agar impor lebih terkontrol untuk menghindari PHK massal. Melalui kebijakan ini, pemerintah berupaya menggantikan impor dengan produk lokal.”

Mengenai peraturan teknis yang menjadi keluhan Apregindo, Redma menyatakan bahwa peraturan tersebut seharusnya telah diatur sejak Desember 2023 berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) No. 5 tahun 2024.

“Anggota Apregindo juga telah memperoleh Persetujuan Impor (PI) hingga akhir tahun 2024. Untuk impor tahun 2025, masih ada waktu 9 bulan untuk mengurusnya,” tambahnya.

Redma juga meminta agar para peritel lebih mendukung produk-produk lokal daripada impor. Dia menegaskan bahwa merek-merek lokal juga memiliki kualitas yang baik dan layak bersaing. “Jika tidak diberi kesempatan untuk dipasarkan, merek lokal akan kesulitan berkembang dan Indonesia akan terus bergantung pada produk impor,” tambahnya.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Jemmy Kartiwa. Menurutnya, kebijakan baru ini penting bagi industri tekstil dalam negeri dan diharapkan dapat membawa dampak positif.

“Perubahan dari aturan post border menjadi border dapat membantu meningkatkan pengawasan terhadap impor barang jadi di sektor tekstil dan produk tekstil. Ini memberikan kesempatan bagi industri TPT domestik untuk berkembang dan bersaing dengan produk impor secara legal, yang pada gilirannya akan meningkatkan daya saing industri dalam negeri di pasar global,” jelas Jemmy.

API mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin), yang memberikan dukungan penuh dalam proses penyusunan dan penetapan kebijakan ini.

Ketua Ikatan Pengusaha Konveksi Bandung, Nandi Herdiaman, melaporkan adanya lonjakan pesanan kepada sentra-sentra Industri Kecil Menengah (IKM) di Jawa pasca pemberlakuan kebijakan ini.

“Kami mengalami kesulitan dalam mencari pekerja karena peningkatan pesanan yang sangat besar. Bahkan, kami menerima kontrak dari platform online besar untuk produk-produk lokal,” ungkapnya.

Nandi meminta agar pemerintah tetap konsisten dalam menjalankan kebijakan ini untuk melindungi IKM dan UKM tekstil dari ancaman produk impor.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
download coolpad firmware
Download WordPress Themes
lynda course free download
Tags: ancaman produk impordukungan peritel untuk produk lokalutamakan produk lokal

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gelar IPOC 2026, GAPKI Perkuat Peran Sawit sebagai Penopang Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Dunia yang Terfragmentasi

Gelar IPOC 2026, GAPKI Perkuat Peran Sawit sebagai Penopang Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi di Tengah Dunia yang Terfragmentasi

October 9, 2026
Bank Mandiri menghadirkan layanan emas terintegrasi di Livin’ by Mandiri, mulai dari tabungan, jual beli, cicilan, hingga penarikan emas fisik.

Bank Mandiri Integrasikan Layanan Emas di Livin’

October 9, 2026
Pertamina Dorong B50 untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Pertamina Dorong B50 untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional

October 9, 2026
Konsumsi dan Ekspor Meningkat, Stok Menurun

Konsumsi dan Ekspor Meningkat, Stok Menurun

October 9, 2026
Transaksi OCTO CIMB Niaga Meningkat

Transaksi OCTO CIMB Niaga Meningkat

October 10, 2026
XLSMART Perkuat 5G Bandung, SMARTFREN Hadirkan Unlimited 5G dan FUN RUN

XLSMART Perkuat 5G Bandung, SMARTFREN Hadirkan Unlimited 5G dan FUN RUN

October 10, 2026
ANTAM Hadirkan ATM Emas di Konser Snada Indonesia 2026

ANTAM Hadirkan ATM Emas di Konser Snada Indonesia 2026

October 10, 2026
Iran Klaim Sulit Diblokade AS Berkat 15 Tetangga

Pecco Bagnaia Temukan Solusi Kebangkitan Ducati di Mandalika

October 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved