• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, October 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Asosiasi Industri Tekstil Mendorong Dukungan Para Peritel untuk Produk Lokal

Saeful Imam by Saeful Imam
March 24, 2024
in News
0
Asosiasi Industri Tekstil Mendorong Dukungan Para Peritel untuk Produk Lokal

Cintai dan utamakan produk dari dalam negeri

JAKARTA, Cobisnis.com – Dalam sebuah pernyataan, Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI) menekankan pentingnya dukungan dari para peritel terhadap produk dalam negeri. Pernyataan ini muncul setelah protes yang diajukan oleh Asosiasi Pengusaha Ritel Merek Global Indonesia (Apregindo) terhadap kebijakan baru dalam perdagangan.

Menurut Ketua Umum APSyFI, Redma Gita Wirawasta, sejak penerapan kebijakan ini, terjadi tren positif dalam kinerja sektor industri tekstil dan produk tekstil (TPT). Menurutnya, semua pihak yang terlibat di industri TPT nasional mendukung kelanjutan kebijakan ini tanpa penundaan atau perubahan.

Sebelumnya, Apregindo menentang pemberlakuan kebijakan baru ini dan meminta agar ditunda, khususnya mengenai peraturan teknis (Pertek) yang dianggap memberatkan dalam proses impor.

Redma menjelaskan, “Tujuan utama dari kebijakan ini adalah mengendalikan impor, sesuai dengan perintah Presiden pada Oktober tahun lalu, yang meminta agar impor lebih terkontrol untuk menghindari PHK massal. Melalui kebijakan ini, pemerintah berupaya menggantikan impor dengan produk lokal.”

Mengenai peraturan teknis yang menjadi keluhan Apregindo, Redma menyatakan bahwa peraturan tersebut seharusnya telah diatur sejak Desember 2023 berdasarkan Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) No. 5 tahun 2024.

“Anggota Apregindo juga telah memperoleh Persetujuan Impor (PI) hingga akhir tahun 2024. Untuk impor tahun 2025, masih ada waktu 9 bulan untuk mengurusnya,” tambahnya.

Redma juga meminta agar para peritel lebih mendukung produk-produk lokal daripada impor. Dia menegaskan bahwa merek-merek lokal juga memiliki kualitas yang baik dan layak bersaing. “Jika tidak diberi kesempatan untuk dipasarkan, merek lokal akan kesulitan berkembang dan Indonesia akan terus bergantung pada produk impor,” tambahnya.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Jemmy Kartiwa. Menurutnya, kebijakan baru ini penting bagi industri tekstil dalam negeri dan diharapkan dapat membawa dampak positif.

“Perubahan dari aturan post border menjadi border dapat membantu meningkatkan pengawasan terhadap impor barang jadi di sektor tekstil dan produk tekstil. Ini memberikan kesempatan bagi industri TPT domestik untuk berkembang dan bersaing dengan produk impor secara legal, yang pada gilirannya akan meningkatkan daya saing industri dalam negeri di pasar global,” jelas Jemmy.

API mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin), yang memberikan dukungan penuh dalam proses penyusunan dan penetapan kebijakan ini.

Ketua Ikatan Pengusaha Konveksi Bandung, Nandi Herdiaman, melaporkan adanya lonjakan pesanan kepada sentra-sentra Industri Kecil Menengah (IKM) di Jawa pasca pemberlakuan kebijakan ini.

“Kami mengalami kesulitan dalam mencari pekerja karena peningkatan pesanan yang sangat besar. Bahkan, kami menerima kontrak dari platform online besar untuk produk-produk lokal,” ungkapnya.

Nandi meminta agar pemerintah tetap konsisten dalam menjalankan kebijakan ini untuk melindungi IKM dan UKM tekstil dari ancaman produk impor.

Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
lynda course free download
download xiomi firmware
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: ancaman produk impordukungan peritel untuk produk lokalutamakan produk lokal

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ronaldo Cetak Hat-trick, Tinggal 15 Gol Menuju 1.000

Guru Besar UI Soroti Dampak Ekonomi Konser Andrea Bocelli

October 30, 2026
Menkes Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Dikembangkan Jadi Klinik dan Apotek

Menkes Sebut Kopdes Merah Putih Bakal Dikembangkan Jadi Klinik dan Apotek

October 30, 2026
BSI Perluas Inklusi Keuangan Syariah Lewat 135 Ribu BSI Agen

BSI Perluas Inklusi Keuangan Syariah Lewat 135 Ribu BSI Agen

October 30, 2026
Seller COD Terancam Boncos! Paket Gagal Kirim Tak Kunjung Kembali

Seller COD Terancam Boncos! Paket Gagal Kirim Tak Kunjung Kembali

October 30, 2026
Ikan Asli Indonesia Ini Disebut Ungguli Salmon dalam Kandungan Omega-3

Ikan Asli Indonesia Ini Disebut Ungguli Salmon dalam Kandungan Omega-3

October 31, 2026
BRIN Perkuat Jaringan Stasiun Bumi untuk Pantau Bencana

GM Sepakat Bayar Denda 220 Juta Dolar AS soal Penjualan Data Pelanggan

October 31, 2026
Bendera Iran dan Amerika Serikat - IST

Delegasi Qatar Kembali ke Teheran, Upayakan Perundingan AS-Iran Damai

October 31, 2026
BRIN Perkuat Jaringan Stasiun Bumi untuk Pantau Bencana

Uni Eropa Percepat Pelepasan Cadangan Minyak untuk Stabilkan Pasar Solar

October 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved