• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, February 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

AS Sita Kapal Lagi di Lepas Pantai Venezuela

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
December 22, 2025
in News
0
AS Sita Kapal Lagi di Lepas Pantai Venezuela

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat kembali menyita sebuah kapal di lepas pantai Venezuela pada Sabtu, menurut seorang pejabat AS yang mengetahui langsung operasi tersebut. Langkah ini menandai peningkatan tekanan pemerintahan Presiden Donald Trump terhadap Caracas.

Penyitaan ini merupakan insiden kedua yang diketahui terjadi bulan ini, setelah Trump mengumumkan “blokade” terhadap kapal tanker minyak yang terkena sanksi dan keluar-masuk Venezuela. Sebelumnya, pada 10 Desember, AS telah menyita sebuah tanker minyak besar bernama Skipper yang dikenai sanksi karena keterkaitannya dengan Iran.

Berbeda dengan kasus sebelumnya, kapal yang disita pada Sabtu tersebut tidak berada di bawah sanksi AS, kata pejabat tersebut. Penyitaan juga tidak mendapat perlawanan dari awak kapal. Kapal tersebut merupakan tanker berbendera Panama yang mengangkut minyak Venezuela dan dilaporkan bertujuan akhir ke Asia.

Operasi penyitaan dipimpin oleh Penjaga Pantai AS (US Coast Guard) dengan dukungan militer AS dan dilakukan di perairan internasional. Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Kristi Noem, yang membawahi Penjaga Pantai, mengunggah video berdurasi tujuh menit di media sosial yang memperlihatkan helikopter melayang di atas kapal tanker tersebut.

Noem menuliskan bahwa kapal itu ditangkap dalam “aksi sebelum fajar” oleh Penjaga Pantai dengan dukungan Departemen Pertahanan, serta menyebut kapal tersebut terakhir kali berlabuh di Venezuela. “Amerika Serikat akan terus memburu pergerakan ilegal minyak yang dikenai sanksi dan digunakan untuk mendanai narkoterorisme di kawasan,” ujarnya.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Venezuela mengumumkan bahwa Iran menawarkan kerja sama untuk menghadapi apa yang disebutnya sebagai “aksi pembajakan” dan “terorisme internasional” oleh pemerintah AS. Menteri Luar Negeri Venezuela, Yvan Gil, mengatakan melalui Telegram bahwa ia telah berbicara via telepon dengan mitranya dari Iran, Abbas Araghchi, untuk meninjau hubungan bilateral dan membahas “perkembangan terbaru di Karibia, khususnya ancaman” serta “pencurian kapal yang memuat minyak Venezuela.”

Gil menyebut Teheran menyatakan “solidaritas penuh” kepada img Venezuela dan menawarkan kerja sama “di semua bidang” untuk menghadapi tindakan AS yang dinilainya melanggar hukum internasional.

Penyitaan kapal ini, ditambah ancaman Trump mengenai kemungkinan serangan darat di wilayah Venezuela, semakin meningkatkan tekanan terhadap Caracas dengan menargetkan jalur ekonomi utamanya. Tekanan ini datang setelah sektor minyak Venezuela sebelumnya sudah terpukul oleh sanksi baru awal tahun ini.

AS kini telah berbulan-bulan menjalankan kampanye tekanan terhadap Venezuela, termasuk mengerahkan ribuan tentara dan satu gugus kapal induk ke Karibia, melakukan serangan terhadap kapal-kapal yang diduga membawa narkoba, serta melontarkan ancaman berulang terhadap Presiden Nicolás Maduro.

Militer AS dilaporkan telah menewaskan 104 orang dalam serangan yang menghancurkan 29 kapal yang diduga digunakan untuk perdagangan narkoba. Pemerintahan Trump menyebut aksi tersebut sebagai upaya menekan aliran ilegal narkoba dan migran dari Venezuela, meski langkah-langkah itu juga dinilai sebagai bagian dari strategi lebih luas untuk menekan Maduro, yang penggulingannya disebut-sebut sebagai tujuan utama Gedung Putih.

Trump juga menegaskan fokusnya pada minyak Venezuela, yang menurutnya seharusnya dapat diakses AS jika Maduro lengser. Perusahaan minyak negara Petróleos de Venezuela (PDVSA) menguasai industri migas negara itu. Chevron yang berbasis di Houston menjadi satu-satunya perusahaan AS yang masih beroperasi di Venezuela melalui celah sanksi, dengan membayar sebagian hasil produksinya kepada PDVSA.

Meski Venezuela memiliki cadangan minyak terbesar di dunia, produksinya jauh di bawah kapasitas akibat sanksi internasional, dengan sebagian besar ekspor minyaknya dijual ke China.

Pemerintah Venezuela mengecam keras blokade tersebut, menyebutnya sebagai “ancaman serius dan sembrono.” Wakil Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez, menyatakan negaranya “menolak pencurian dan pembajakan kapal swasta lain yang mengangkut minyak Venezuela” dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan, termasuk melaporkannya ke Dewan Keamanan PBB, organisasi multilateral lain, serta pemerintah di seluruh dunia.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
online free course
download huawei firmware
Free Download WordPress Themes
udemy free download
Tags: amerikaserikatcobisnis.comMinyakDuniaVenezuela

Related Posts

Persidangan Pengadaan Chromebook: Isu Rp809 Miliar dan Konflik Kepentingan Dibantah di Ruang Sidang

Komdigi dan Indosat Luncurkan Sahabat-AI, Platform Kecerdasan Buatan yang Dirancang Khusus untuk Indonesia

by Dwi Natasya
February 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) resmi memperkenalkan Sahabat-AI, platform kecerdasan...

Persidangan Pengadaan Chromebook: Isu Rp809 Miliar dan Konflik Kepentingan Dibantah di Ruang Sidang

Persidangan Pengadaan Chromebook: Isu Rp809 Miliar dan Konflik Kepentingan Dibantah di Ruang Sidang

by Dwi Natasya
February 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sidang lanjutan perkara pengadaan laptop Chromebook pada 23 Februari 2026 menghadirkan sejumlah fakta penting di persidangan. Keterangan...

Menkes Tegaskan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Sentuh Warga Miskin

Menkes Tegaskan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Sentuh Warga Miskin

by Hidayat Taufik
February 25, 2026
0

​JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa rencana penyesuaian iuran BPJS Kesehatan tidak akan berdampak pada masyarakat...

Laporan BRIN Ungkap Motif Ekonomi Dibalik Klaim Masyarakat Adat Cek Bocek Senilai 7 Triliun

Perkuat Efisiensi Perjalanan Dinas, ITDC Teken Kerja Sama TMC dengan IAS Property Indonesia

by Dwi Natasya
February 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PT IAS Property Indonesia melalui penandatanganan Perjanjian...

Laporan BRIN Ungkap Motif Ekonomi Dibalik Klaim Masyarakat Adat Cek Bocek Senilai 7 Triliun

Laporan BRIN Ungkap Motif Ekonomi Dibalik Klaim Masyarakat Adat Cek Bocek Senilai 7 Triliun

by Dwi Natasya
February 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kajian lintas disiplin yang dilakukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terhadap komunitas Cek Bocek Selesek Reen...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

Tiga BUMN Transportasi Terima PMN Rp4,77 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

September 16, 2025
Ilustrasi aduan saham MTN

MNC Kapital Diterpa Keluhan soal MTN, Ada 60.000 Aduan

February 24, 2026
Persidangan Pengadaan Chromebook: Isu Rp809 Miliar dan Konflik Kepentingan Dibantah di Ruang Sidang

Komdigi dan Indosat Luncurkan Sahabat-AI, Platform Kecerdasan Buatan yang Dirancang Khusus untuk Indonesia

February 25, 2026
Persidangan Pengadaan Chromebook: Isu Rp809 Miliar dan Konflik Kepentingan Dibantah di Ruang Sidang

Persidangan Pengadaan Chromebook: Isu Rp809 Miliar dan Konflik Kepentingan Dibantah di Ruang Sidang

February 25, 2026
Menkes Tegaskan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Sentuh Warga Miskin

Menkes Tegaskan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Sentuh Warga Miskin

February 25, 2026
Laporan BRIN Ungkap Motif Ekonomi Dibalik Klaim Masyarakat Adat Cek Bocek Senilai 7 Triliun

Perkuat Efisiensi Perjalanan Dinas, ITDC Teken Kerja Sama TMC dengan IAS Property Indonesia

February 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved