• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Aplikasi TLUSURE Menggandeng Kemenparekraf Bantu Aktifitas Di Luar Rumah Lebih Aman Dan Nyaman

Rahmat Herlambang by Rahmat Herlambang
January 26, 2022
in Lifestyle
0
Aplikasi TLUSURE Menggandeng Kemenparekraf  Bantu Aktifitas Di Luar Rumah Lebih Aman Dan Nyaman

JAKARTA, Cobisnis.com – Pandemi Covid-19 telah mengubah cara kita hidup dalam melakukan  berbagai kegiatan. Dari sekian banyak sektor industri  yang ada,  pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) menjadi industri yang paling terimbas dihantam situasi ini. Dampak Covid-19 memukul industri pariwisata dari hulu ke hilir.  Tingginya kasus harian Covid-19 juga membuat masyarakat harus membatasi aktifitas untuk keluar rumah.

 

Mengutip Data Story tahun 2019-2020, penurunan terbesar dialami benua Asia sebesar 27% tepatnya dari tahun 2019 sebesar USD 225,9 miliar USD menjadi USD 164,7 miliar pada tahun 2020. Menelisik lebih jauh imbas pandemi virus Corona di industri pariwisata dalam negeri, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memprediksi pendapatan devisa dari sektor pariwisata turun hingga 50% akibat lesunya aktifitas kepariwisataan.  

 

Kabar baiknya, meski menjadi sektor yang paling parah terimbas Covid-19, industri pariwisata diharapkan  menjadi salah satu sektor yang paling cepat rebound di masa pasca pandemi.  Dalam langkah pemulihan sektor ini, baik pemerintah maupun pelaku Parekraf harus dapat mengadopsi standar global kesehatan, harmonisasi dan digitalisasi. Upaya tersebut dilakukan  untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19 di destinasi wisata.   

 

“Pemberlakuan aktivitas harian terutama sektor pariwisata di era new normal harus diimbangi

dengan kesiapan masyarakat untuk hidup berdampingan dengan Covid-19 dan kepatuhan dalam

menjalankan protokol kesehatan, sehingga tercipta suatu tatanan kehidupan baru yang

membangkitan sektor ekonomi, industri, pariwisata dan sektor-sektor penting lain. Pariwisata

Indonesia memiliki berbagai potensi dan peluang untuk segera bangkit dan kembali menjadi

penyangga pendapatan dan perekonomian,*”kata Menteri Parekraf Sandiaga Uno, (pada acara

peluncuran aplikasi TLUSURE yang dihadiri oleh media pagi tadi secara online.*)

“Untuk memulihkannya, selain fokus pada vaksinasi bagi pelaku dan tenaga kerja parekraf, Kementerian Parekraf juga merancang sejumlah persiapan bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara untuk bisa  kembali bepergian. Salah satunya dengan penyediaan aplikasi digital untuk mendukung orang-orang beraktifitas di era new normal,” sambungnya.  

 

Saat ini, beberapa destinasi dan usaha wisata sudah mulai buka seperti hotel, kafe, restoran, resor, wisata pantai, wisata hutan dan lain-lain dengan sederet protokol kesehatan yang berlaku. Kembali bepergian berarti kembali menghadapi kerumunan, interaksi antar manusia, hingga akomodasi dan transportasi bersama.  

 

Di era new normal, bepergian tidak lagi bisa sebebas dulu. Adaptasi kebiasaan baru dan kepatuhan masyarakat menjadi kunci agar risiko penyebaran rendah dan sektor pariwisata kembali bangkit. 

Sejalan dengan upaya pemerintah dalam menggerakkan roda perekonomian dengan aktifitas terukur, masyarakat Indonesia sebagai pengguna smart phone urutan ke-empat terbesar di dunia, yakni sebesar 160,23 juta pengguna (menurut laporan Newzoo Data Pengguna Smart Phone di Indonesia) diharapkan dapat mengoptimalisasikan penggunaan aplikasi yang terdapat didalam smart phone miliknya sebelum bepergian ke suatu tempat, agar masyarakat dapat saling menciptakan rasa aman dan nyaman.

Sebagai salah satu pengguna smart phone terbesar di dunia, Indonesia juga merupakan pengguna aktif media sosial, yakni 3 jam 41 menit per hari (data pengguna medsos Indonesia), informasi tempat tempat baru maupun tempat wisata bahkan situasi jalan yang dilalui biasanya di unggah oleh pemilik akun. Namun, informasi- informasi yang diunggah oleh pengguna aktif media sosial tersebut cukup sporadis dan tidak terstruktur karena sifatnya individu, 

 

“Masyarakat berusaha beradaptasi ke new normal, namun mereka kesulitan dalam  mencari sumber informasi yang dapat diandalkan di tengah informasi yang tidak terstruktur. Untuk dapat membantu masyarakat menjalankan kehidupan sehari-hari dengan aman di masa pandemi,  kami berinisiatif merealisasikan ide untuk membuat aplikasi yang dapat membantu masyarakat menjalankan aktifitasnya. Maka terciptalah aplikasi TLUSURE,” kata CEO FAB Indonesia Fritz B.Tobing selaku inisiator aplikasi TLUSURE. 

 

Aplikasi TLUSURE merupakan karya kreatif anak bangsa berbasis teknologi. Hadir sebagai ‘sahabat’ bagi penggunanya untuk mendapatkan rekomendasi aktifitas di luar rumah dengan memberikan informasi tingkat keramaian dan penerapan protokol kesehatan di tempat yang ingin dituju. Rekomendasi yang diberikan aplikasi ini disesuaikan dengan kepribadian dan mood pengguna saat itu, sehingga tepat sasaran. Melalui aplikasi ini, pengguna juga dapat membantu pengguna lainnya dengan memberikan live update dan review tertulis, serta menyarankan tempat dan aktifitas baru. Selain itu, pebisnis/pemilik wisata dapat berpartisipasi aktif dengan mendaftarkan dan memberikan update informasi tempat .  

 

“Selain membantu masyarakat agar dapat beraktifitas secara terukur, aplikasi ini bertujuan untuk membantu mempercepat roda perekonomian nasional sehingga dapat menciptakan multiplier effect dan pemerataan ekonomi di era new normal akibat pandemi yang terjadi sejak 2020 di Indonesia dan di seluruh dunia,”kata Fritz lebih lanjut. “Masyarakat bisa beraktifitas di new normal secara aman dan nyaman” , pungkas Fritz.

Saat ini TLUSURE  juga sedang dalam proses kolaborasi dengan Kementerian Kesehatan untuk bersinergi atas penggunaan aplikasi tersebut. “Aplikasi ini sedang dalam proses sinergi dengan  Peduli Lindungi dari Kementerian Kesehatan” ,kata  Co-Founder dan CEO TLUSURE, Sandy Tantra.  “Diharapkan konsep saling melindungi dengan update tracking terkini bisa meningkatkan kepercayaan wisatawan untuk mengeksplorasi berbagai destinasi wisata dengan aman dan nyaman,” lanjut Sandy. “Saat ini, TLUSURE sudah dapat di akses di seluruh Indonesia melalui ponsel berbasis Android sementara untuk  masyarakat pengguna IOS dapat mengunduhnya diperkirakan pada akhir Maret 2022” , pungkas Sandy. 

Cara Kerja TLUSURE  

Ketika mengakses aplikasi TLUSURE, akan diawali dengan pilihan suasana “mood” pengguna. Beberapa pilihan “mood” seperti  happy, sad, stress, relaxed dan lainnya. Hasil pilihan “mood” tersebut akan memberikan rekomendasi kegiatan dan informasi tempat  yang sesuai bagi pengguna.  Lokasi dan situasi tempat yang direkomendasikan oleh TLUSURE akan memberikan informasi tingkat keramaiannya, dan apabila tempat tersebut dalam situasi keramaian tinggi, maka aplikasi ini akan memberikan rekomendasi tempat sekitarnya yang sesuai dengan tujuan pengguna, agar dapat beraktifitas dengan aman dan nyaman.  

 

Di aplikasi ini, para pengguna dapat berkontribusi memberikan informasi yang bisa menjadi referensi bagi para pelancong yang hendak mengunjungi sebuah destinasi:   

  • Kontributor:  menghasilkan konten baru, daftar tujuan baru, dan laporan kesehatan  
  • Pengguna:  mencari destinasi, menerima peringatan, mendapatkan rekomendasi travel terbaru  
  • Pebisnis:  juga bisa mendaftarkan bisnis dan memperbarui informasi di tempat bisnisnya dan memastikan keamanan.  

 

Alhasil, pengguna, baik pengunjung  maupun pemilik bisnis sama-sama akan mendapatkan pengalaman yang aman dan nyaman berbekal aplikasi TLUSURE ini. Hal ini disampaikan Kenny  Santana, travel blogger, Kartupos, sekaligus salah satu pelaku di industri ini.  

 

“Berwisata zaman sekarang selain prokes tentunya dibutuhkan cara agar bepergian menjadi aman dan nyaman. Dengan adanya TLUSURE, ini menjadi cara cerdas  bagi masyarakat untuk  bepergian di era new normal” ,kata Kenny . “Dan pemilik bisnis juga bisa update informasi tempat bisnisnya untuk mengundang orang datang tanpa was-was,” lanjut Kenny . Menurutnya, semua fitur yang ada di TLUSURE sangat berguna diaplikasikan untuk kebutuhan beraktifitas  dan berwisata. 

Fitur Unggulan TLUSURE

Setidaknya ada tiga fitur utama yang menjadi unggulan TLUSURE. Fitur-fitur tersebut adalah: 

  1. Fitur pencarian (search) berdasarkan filter “Ramai”, “Lengang”, “Tersertifikasi CHSE”
  2. Fitur rekomendasi personal berdasarkan “Mood”, “Lokasi” (Nearby), dan “Popularitas” (Ranking)
  3. Fitur Review, Tips, dan Live Moment. Pengguna bisa meminta pengguna lain yang sedang berada di lokasi tujuan untuk memberikan laporan langsung berupa video atau gambar mengenai situasi dan kondisi tempat tujuan secara real time.   

Pada Januari 2022 ini aplikasi TLUSURE  sudah dapat digunakan dan diakses diseluruh Indonesia.

Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy free download
download samsung firmware
Free Download WordPress Themes
udemy free download
Tags: CobisnisKemenakrafsandiaga unoTLUSUREumkm

Related Posts

Jamkrindo dan LKPP memperkuat ekosistem pengadaan pemerintah melalui layanan penjaminan yang terintegrasi dan membuka peluang lebih luas bagi UMKM.

Jamkrindo dan LKPP Perkuat Pengadaan Pemerintah

by Rizki Meirino
September 9, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) atau Jamkrindo memperkuat ekosistem pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui kerja sama...

Mulai Jam 2 Pagi, Kepala Dapur MBG Wajib Hadir di Lokasi

Mulai Jam 2 Pagi, Kepala Dapur MBG Wajib Hadir di Lokasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Gizi Nasional atau BGN memperketat pengawasan dapur program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Kepala Satuan Pelayanan...

Kenapa Matahari Tampak Merah di Medan, BMKG Ungkap Penjelasannya

Kenapa Matahari Tampak Merah di Medan, BMKG Ungkap Penjelasannya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Fenomena Matahari yang tampak berwarna merah terlihat di Kota Medan, Sumatera Utara, pada Minggu (6/9/2026). Badan Meteorologi,...

Penerbangan Kacau akibat Abu Anak Krakatau Kerugian Maskapai Rp19 Miliar per Hari

Penerbangan Kacau akibat Abu Anak Krakatau Kerugian Maskapai Rp19 Miliar per Hari

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) mulai memberikan tekanan besar terhadap industri penerbangan. Indonesia National Air Carriers Association...

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa (8/9/2026) pagi. Rupiah berada di level Rp17.645 per dolar...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI mendukung MotoGP Mandalika 2026 dengan memperkuat layanan keuangan syariah dan ekosistem pariwisata terintegrasi di NTB.

BSI Perkuat Ekosistem Wisata Syariah di Mandalika

September 8, 2026
Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

September 8, 2026
Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

September 8, 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

September 8, 2026
Rahmi Hatta, Satu Abad Rahmi Hatta, Fashion Performance Art RUMAH, nikah massal, Yayasan Meutia Hatta Swasono

Satu Abad Rahmi Hatta, Warisan yang Terus Hidup

September 9, 2026
PDIP Buka Suara Disebut Jadi Poros Kuat Pilpres 2029

PDIP Buka Suara Disebut Jadi Poros Kuat Pilpres 2029

September 9, 2026
Menyimpan Kopi - pexels/Jonathan Borba

Cara Simpan Kopi Bubuk dan Biji Kopi Biar Tetap Segar Tidak Cepat Basi

September 9, 2026
Telkomsel meluncurkan Halo Optima dengan kuota hingga 2.000 GB, benefit digital, roaming, perlindungan anti-scam, dan layanan prioritas.

Telkomsel Luncurkan Halo Optima dengan Kuota 2 TB

September 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved