JAKARTA, Cobisnis.com – Masha and the Bear menjadi salah satu serial animasi asal Rusia yang populer di berbagai negara. Petualangan Masha dan beruang bernama Mishka berhasil menarik perhatian penonton lintas generasi.
Di balik popularitasnya, banyak penonton mempertanyakan apakah Masha and the Bear diangkat dari kisah nyata. Spekulasi tersebut muncul karena karakter Masha terasa sangat hidup dan realistis.
Berdasarkan laporan Russia Beyond, serial animasi ini sebenarnya tidak sepenuhnya diangkat dari kisah nyata. Namun, karakter Masha memang terinspirasi dari sosok anak kecil di dunia nyata.
Inspirasi tersebut muncul ketika kreator Masha and the Bear, Oleg Kuzovkov, sedang berlibur di pantai pada era 1990-an. Saat itu, ia melihat seorang anak perempuan yang sangat aktif dan mudah akrab dengan siapa saja.
Anak kecil tersebut bahkan sering mengajak wisatawan bermain catur hingga berenang bersama. Namun, tingkahnya yang terlalu aktif membuat para pelancong mulai menghindar setelah beberapa hari.
Pengalaman unik itu kemudian menjadi ide utama dalam pengembangan karakter Masha. Sosok Masha digambarkan sebagai anak kecil yang sangat aktif, mengganggu, tetapi tetap menggemaskan.
Karakter tersebut terlihat jelas sejak episode pertama ketika hewan-hewan di hutan merasa takut karena terus diajak bermain oleh Masha. Pertemuannya dengan Mishka juga terjadi secara tidak sengaja.
Meskipun sang beruang beberapa kali mencoba mengusirnya, hubungan keduanya justru berkembang menjadi persahabatan yang erat. Dinamika inilah yang menjadi daya tarik utama serial tersebut.
Sejak tayang perdana pada Januari 2009, Masha and the Bear mencetak sejarah sebagai animasi Rusia pertama yang dirilis dalam format 4K. Serial ini juga sukses berkembang hingga enam musim dengan total 117 episode.
Popularitasnya semakin besar setelah salah satu episodenya menembus miliaran penonton di YouTube. Bahkan, episode tersebut sempat masuk daftar video nonmusik dengan jumlah penonton terbanyak di platform tersebut.













