JAKARTA, Cobisnis.com – Fenomena El Nino dengan intensitas tinggi, yang kerap dijuluki sebagai “El Nino Godzilla”, berpotensi memberikan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat. Kelompok yang paling rentan terdampak adalah anak-anak serta lanjut usia. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan.
Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan bahwa lonjakan suhu akibat fenomena ini dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, seperti heatstroke, dehidrasi, hingga memperparah penyakit kronis seperti gangguan jantung dan paru-paru.
Selain itu, penurunan kualitas udara yang ditandai dengan meningkatnya partikel halus turut berkontribusi terhadap kenaikan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kondisi ini juga dapat memperburuk penyakit pernapasan seperti asma.
Tidak hanya itu, musim kemarau panjang yang menyertai El Nino juga berpotensi memperparah polusi udara. Hal tersebut dapat menyebabkan gangguan kulit karena suhu tinggi dan kelembapan rendah membuat kulit menjadi lebih kering dan mudah mengalami iritasi.
Untuk meminimalkan risiko, masyarakat disarankan untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh guna mencegah dehidrasi. Penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan juga dianjurkan untuk mengurangi paparan polusi udara.
Selain itu, warga diimbau untuk menghindari aktivitas di luar ruangan pada jam-jam dengan suhu tertinggi, khususnya antara pukul 11.00 hingga 15.00 WIB. Penggunaan pelindung seperti topi, payung, serta tabir surya dengan SPF tinggi juga penting untuk melindungi tubuh dari paparan sinar matahari.
Masyarakat juga disarankan untuk rutin memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG agar dapat mengantisipasi kondisi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.













