• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, May 14, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Alasan Manusia Belum Kembali ke Bulan Selama Lebih dari 50 Tahun

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 16, 2026
in Teknologi
0
Alasan Manusia Belum Kembali ke Bulan Selama Lebih dari 50 Tahun

JAKARTA, Cobisnis.com – Saat meninggalkan Bulan pada 14 Desember 1972, komandan Apollo 17, Gene Cernan, mengucapkan kalimat penutup yang penuh harapan: manusia akan kembali dengan damai dan harapan bagi seluruh umat manusia. Lebih dari 50 tahun kemudian, jejak Cernan masih menjadi jejak terakhir manusia di permukaan Bulan.

Padahal, misi lanjutan Apollo 18, 19, dan 20 awalnya direncanakan. Namun pembatalan akibat pemotongan anggaran mengakhiri era pendaratan Bulan. Kini, melalui Artemis program, NASA bersiap mengirim manusia kembali ke sekitar Bulan lewat misi Artemis II meski hanya akan melakukan fly-by, bukan pendaratan.

Lalu, mengapa butuh waktu begitu lama?

Faktor Politik Yang Berubah-Ubah

Menurut Teasel Muir-Harmony dari Smithsonian National Air and Space Museum, jawabannya sederhana: kemauan politik.Mengirim manusia ke Bulan memerlukan investasi besar, konsistensi anggaran, dan prioritas nasional jangka panjang. Masalahnya, setiap pergantian presiden sering kali diikuti perubahan arah kebijakan antariksa.

Saat George H. W. Bush menjabat, NASA diarahkan kembali ke Bulan. Namun ketika Bill Clinton berkuasa, fokus dialihkan ke pembangunan stasiun luar angkasa. Kemudian George W. Bush menghidupkan kembali ambisi Bulan lewat proyek Constellation. Setelah itu, Barack Obama mengalihkan prioritas ke asteroid. Donald Trump kembali mendorong target Bulan, dan Joe Biden memilih mempertahankan program tersebut.

Perubahan kebijakan setiap empat hingga delapan tahun membuat program eksplorasi jangka panjang sulit berjalan konsisten.

Tantangan Teknis Dan Biaya Fantastis

Selain politik, tantangan teknis juga luar biasa besar. Bulan berjarak lebih dari 400.000 kilometer dari Bumi. Lebih dari setengah upaya pendaratan Bulan dalam sejarah berakhir gagal. Program Artemis sendiri membutuhkan waktu hampir dua dekade dan dana lebih dari 50 miliar dolar AS untuk mengembangkan roket dan kapsul Orion.

Meski teknologi kini jauh lebih canggih dibanding era Apollo komputer Orion 20.000 kali lebih cepat misi manusia tetap kompleks, berisiko, dan mahal. Berbeda dengan era Apollo yang fokus pada “tanam bendera dan jejak kaki”, Artemis dirancang untuk membangun infrastruktur permanen, termasuk habitat dan sistem pendukung kehidupan jangka panjang di permukaan Bulan.

Peran Swasta Dan Infrastruktur Baru

Kini NASA bekerja sama dengan perusahaan swasta seperti SpaceX, Boeing, dan Blue Origin. CEO SpaceX, Elon Musk, bahkan menyatakan fokus membangun “kota yang tumbuh mandiri di Bulan” sebelum menuju Mars.

Kerja sama komersial ini menjadi faktor penting yang memungkinkan kembalinya ambisi Bulan setelah puluhan tahun stagnan. Selain itu, pengalaman dari International Space Station selama lebih dari 25 tahun memberi pemahaman penting soal dampak tinggal lama di luar angkasa terhadap tubuh manusia.

Misi robotik seperti Lunar Reconnaissance Orbiter juga membantu memetakan potensi sumber daya, termasuk kemungkinan es air di kutub Bulan.

Faktor Geopolitik Dan Persaingan Baru

Pada era 1960-an, Presiden John F. Kennedy mendorong pendaratan Bulan demi mengalahkan Uni Soviet dalam Perang Dingin. Kini, Amerika Serikat melihat China sebagai pesaing utama dalam eksplorasi Bulan. China menargetkan misi berawak ke Bulan sebelum 2030.

AS membentuk kerangka kerja internasional bernama Artemis Accords yang telah diikuti lebih dari 60 negara untuk memastikan eksplorasi Bulan berlangsung damai dan berkelanjutan. Namun, berbeda dengan era Apollo yang berpacu dengan tenggat waktu agresif, kini pendekatan lebih berhati-hati diterapkan. Tragedi Apollo 1 serta bencana Challenger dan Columbia menjadi pengingat mahalnya risiko eksplorasi luar angkasa.

Jalan Panjang Menuju Kembali

Lebih dari lima dekade tanpa manusia di Bulan bukan berarti ambisi itu hilang. Kombinasi kemauan politik yang stabil, dukungan komersial, infrastruktur baru, dan tekanan geopolitik kini membuat peluang kembali semakin nyata. Seperti yang pernah dikatakan astronaut Apollo 16, John Young, spesies yang hanya bergantung pada satu planet tidak akan bertahan selamanya. Kini, setelah perjalanan panjang dan berliku, manusia akhirnya berada di ambang babak baru eksplorasi Bulan.

Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
download mobile firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: cobisnis.comKembaliKeBulanNASAProgramArtemis

Related Posts

Sinopsis Captain Phillips, Aksi Tom Hanks Hadapi Pembajak Somalia

Fenomena Kartu Pokemon Kembali Viral, Hobi atau Instrumen Investasi?

by Desti Dwi Natasya
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Permainan trading card atau kartu Pokemon kembali menjadi tren di berbagai kalangan. Popularitasnya bahkan membuat banyak artis...

Honda Catat Kerugian Tahunan Pertama sejak Go Public pada 1957

Honda Catat Kerugian Tahunan Pertama sejak Go Public pada 1957

by Desti Dwi Natasya
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Honda Motor Co melaporkan kerugian besar pada tahun fiskal 2025. Produsen otomotif asal Jepang itu mencatat rugi...

Sinopsis Captain Phillips, Aksi Tom Hanks Hadapi Pembajak Somalia

Apakah Masha and the Bear Diangkat dari Kisah Nyata? Ini Faktanya

by Desti Dwi Natasya
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Masha and the Bear menjadi salah satu serial animasi asal Rusia yang populer di berbagai negara. Petualangan...

Sinopsis Captain Phillips, Aksi Tom Hanks Hadapi Pembajak Somalia

Sinopsis Captain Phillips, Aksi Tom Hanks Hadapi Pembajak Somalia

by Desti Dwi Natasya
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Film Captain Phillips kembali tayang di layar televisi melalui program Bioskop Trans TV pada Kamis (14/5/2026) malam....

Livin’ by Mandiri Permudah Pembelian Hewan Kurban Lewat Fitur Sukha

Livin’ by Mandiri Permudah Pembelian Hewan Kurban Lewat Fitur Sukha

by Rizki Meirino
May 14, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Mandiri kembali menghadirkan layanan kurban digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri menjelang Idul...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pembahasan Revisi UU Pemilu 2026 Bergulir, Komisi II DPR Buka Ruang Partisipasi Masyarakat

Deretan Mobil Toyota Terbaru 2026: dari Veloz Hybrid hingga SUV Listrik bZ4X

January 20, 2026
Harga Pangan 6 Mei 2026 Beragam: Cabai dan Ayam Turun, Beras serta Gula Naik

Harga Pangan 6 Mei 2026 Beragam: Cabai dan Ayam Turun, Beras serta Gula Naik

May 6, 2026
Rizky Ridho Minta Maaf Setelah Persija Gagal Juara

Trump Tegaskan Tak Prioritaskan Dampak Ekonomi dalam Negosiasi Iran

May 13, 2026
DJP Temukan Rp 383 Triliun Harta yang Belum Dilaporkan, Pemerintah Beri Waktu Terakhir 6 Bulan

DJP Temukan Rp 383 Triliun Harta yang Belum Dilaporkan, Pemerintah Beri Waktu Terakhir 6 Bulan

May 14, 2026
Sinopsis Captain Phillips, Aksi Tom Hanks Hadapi Pembajak Somalia

Fenomena Kartu Pokemon Kembali Viral, Hobi atau Instrumen Investasi?

May 14, 2026
Honda Catat Kerugian Tahunan Pertama sejak Go Public pada 1957

Honda Catat Kerugian Tahunan Pertama sejak Go Public pada 1957

May 14, 2026
Sinopsis Captain Phillips, Aksi Tom Hanks Hadapi Pembajak Somalia

Apakah Masha and the Bear Diangkat dari Kisah Nyata? Ini Faktanya

May 14, 2026
Menu Makan Malam Trump dan Xi di Beijing Jadi Perbincangan

Menu Makan Malam Trump dan Xi di Beijing Jadi Perbincangan

May 14, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved