• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, March 3, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ahli Prancis Bongkar Resep Jitu Agar Sawit Berkelanjutan dan Inklusif

Iwan Supriyatna by Iwan Supriyatna
November 14, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Kebun sawit Astra Agro.

PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) senantiasa memperkuat proses dan tahapan transformasi menuju industri kelapa sawit modern serta berkelanjutan.

NUSA DUA, Cobisnis.com – Minyak kelapa sawit terbukti menjadi minyak nabati paling efisien di dunia, berkontribusi hingga 35 persen terhadap total pasokan minyak nabati global meski hanya memanfaatkan kurang dari 10 persen total lahan pertanian minyak nabati.

Hal itu disampaikan oleh Alain Rival, Senior Project Manager dari lembaga riset asal Prancis, CIRAD (Centre de coopération internationale en recherche agronomique pour le développement).

Rival menjelaskan, untuk menghasilkan satu ton minyak kelapa sawit, hanya dibutuhkan 0,26 hektare lahan, jauh lebih efisien dibandingkan tanaman penghasil minyak lain seperti rapeseed (1,25 hektare), bunga matahari (1,43 hektare), dan kedelai (2 hektare).

“Efisiensi lahan inilah yang membuat minyak sawit tetap menjadi komoditas strategis dalam pangan dan energi global,” ujar Rival di gelaran IPOC 2025 yang diselenggarakan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kamis (13/11/2025)..

Meski efisien, perkembangan industri sawit juga menghadirkan tantangan lingkungan.

Sejak tahun 2000 hingga 2020, luas perkebunan sawit meningkat dua kali lipat dari 13,9 juta hektare menjadi 28,4 juta hektare. Pertumbuhan ini, menurut Rival, menuntut adanya transformasi teknologi dan digitalisasi untuk menjaga keberlanjutan produksi.

“Teknologi digital seperti drone, Internet of Things (IoT), dan kecerdasan buatan (AI) dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi kerugian panen, dan memperkuat sistem pemantauan rantai pasok,” jelasnya.

Namun, Rival mengungkapkan bahwa baru sekitar 25 persen petani kecil terutama perempuan dan petani di pedesaan yang memanfaatkan teknologi digital karena terbatasnya konektivitas, biaya tinggi, dan rendahnya literasi digital.

Selain tantangan teknologi, industri sawit juga menghadapi fluktuasi harga dan ketidakpastian pasar. Rival menyebut tiga faktor utama penyebabnya:

1. Kebijakan biodiesel yang menyerap produksi sawit domestik,

2. Dampak cuaca ekstrem seperti El Niño yang menurunkan hasil panen, dan

3. Fluktuasi nilai tukar yang memengaruhi daya saing ekspor.

Dari sisi keberlanjutan, baru 17 persen perkebunan sawit petani yang bersertifikat, menunjukkan bahwa akses terhadap standar keberlanjutan masih rendah.

Rival juga menyoroti ketimpangan gender, di mana kepemilikan lahan oleh perempuan masih di bawah 15 persen, serta kondisi tenaga kerja migran yang belum terlindungi dengan baik.

Sementara itu, rantai pasok sawit yang kompleks turut menjadi tantangan besar. Lebih dari 2.000 pabrik di Indonesia mengumpulkan hasil dari petani kecil, menyebabkan pencampuran tandan buah segar (TBS) dan tingginya biaya sertifikasi.

Rival menjelaskan, biaya pengurusan standar keberlanjutan bisa mencapai:

USD 8–10 per ton untuk perkebunan besar,

USD 15–20 per ton untuk perkebunan menengah,

USD 30–40 per ton bagi petani kecil.

Namun, minyak sawit bersertifikat memperoleh premi harga 3–8 persen, yang secara langsung meningkatkan keuntungan produsen. Jika disertai penguatan koperasi petani kecil yang inklusif, pendapatan petani bisa naik 15–20 persen.

“Keberlanjutan tidak hanya tentang lingkungan, tapi juga tentang keadilan sosial dan ekonomi bagi petani kecil, terutama perempuan,” tegas Rival.

Menurutnya, dukungan digitalisasi dan pembentukan koperasi modern akan menjadi fondasi penting bagi masa depan industri sawit yang efisien, transparan, dan inklusif.

Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
udemy paid course free download
download mobile firmware
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
Tags: CIRADcobisnis.comGAPKIIPOC 2025PrancisSawit

Related Posts

Tiket FIFA Series 2026 Mulai Dijual, Paling Murah Rp 150 Ribu

Tiket FIFA Series 2026 Mulai Dijual, Paling Murah Rp 150 Ribu

by Hidayat Taufik
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PSSI resmi membuka penjualan tiket FIFA Series 2026 mulai Senin (2/3/2026). Harga paling terjangkau dibanderol Rp 150...

Jadwal MotoGP Brasil 2026: Marquez Tercecer, Peluang Bangkit di Seri Kedua

Jadwal MotoGP Brasil 2026: Marquez Tercecer, Peluang Bangkit di Seri Kedua

by Hidayat Taufik
March 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Juara bertahan Marc Marquez belum mampu tampil optimal pada seri pembuka MotoGP 2026 di Thailand. Penalti dan...

Harga Sembako Tak Boleh Naik! Prabowo Instruksikan Pengawasan Ketat hingga Idulfitri

Harga Sembako Tak Boleh Naik! Prabowo Instruksikan Pengawasan Ketat hingga Idulfitri

by Hidayat Taufik
March 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan untuk menjamin stabilitas harga sembilan bahan pokok...

Iran Serang Jantung Kekuasaan Israel, Kantor PM Netanyahu Jadi Sasaran Rudal Kheibar

Iran Serang Jantung Kekuasaan Israel, Kantor PM Netanyahu Jadi Sasaran Rudal Kheibar

by Hidayat Taufik
March 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Garda Revolusi Iran menyatakan telah melancarkan serangan rudal yang menyasar kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu serta...

Kunjungan Turis Asing dan Domestik ke Bali Menurun pada Januari 2026

Kunjungan Turis Asing dan Domestik ke Bali Menurun pada Januari 2026

by Hidayat Taufik
March 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada Januari 2026 mengalami...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Prudential Syariah, Indonesia Best Sharia Life Insurance 2026, Indonesia Sharia and Halal Top Brand Awards,

Prudential Syariah, Indonesia Best Sharia Life Insurance 2026, Indonesia Sharia and Halal Top Brand Awards,

February 28, 2026
Usai Khamenei Tewas, Bendera Merah Berkibar di Qom, Simbol Apa?

Deretan Anak Try Sutrisno, dari Jenderal TNI hingga Perwira Tinggi Polri

March 2, 2026
Mudik Lebaran 2026 Lebih Aman! Motor Bisa Dititipkan Gratis di Kantor Polisi

Mudik Lebaran 2026 Lebih Aman! Motor Bisa Dititipkan Gratis di Kantor Polisi

March 2, 2026
Konflik Timur Tengah Bikin Harga Minyak Melambung, RI Kena Imbasnya

Konflik Timur Tengah Bikin Harga Minyak Melambung, RI Kena Imbasnya

March 3, 2026
Indonesia Peringkat 2 Negara Termudah Jadi Target Penipuan Digital

Indonesia Peringkat 2 Negara Termudah Jadi Target Penipuan Digital

March 3, 2026
Bobby Nasution Ngambek, Walk Out dari Rapat Anggaran Bencana

Bobby Nasution Ngambek, Walk Out dari Rapat Anggaran Bencana

March 3, 2026
Tiket FIFA Series 2026 Mulai Dijual, Paling Murah Rp 150 Ribu

Tiket FIFA Series 2026 Mulai Dijual, Paling Murah Rp 150 Ribu

March 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved