• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, May 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Megastruktur Raksasa yang Dibangun untuk Keabadian dan Masih Berdiri Setelah 1.700 Tahun

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 5, 2026
in Humaniora
0
Megastruktur Raksasa yang Dibangun untuk Keabadian dan Masih Berdiri Setelah 1.700 Tahun

JAKARTA, Cobisnis.com – Mengunjungi kota kuno Anuradhapura di Sri Lanka pada hari bulan purnama membuat masa lalu terasa begitu dekat. Para peziarah Buddha berpakaian putih berjalan tanpa alas kaki di jalur berdebu, para biksu berjubah saffron melantunkan doa sejak fajar, sementara wisatawan mancanegara bergabung dalam ritual yang telah berlangsung nyaris tanpa putus selama lebih dari 2.000 tahun.

Terletak di dataran utara-tengah Sri Lanka, Anuradhapura merupakan ibu kota besar pertama pulau tersebut dan hingga kini tetap menjadi salah satu kota tersuci dalam dunia Buddhisme. Kota ini dikenal sebagai tempat pertama di luar India yang mengadopsi ajaran Buddha. Di dalam kawasan taman arkeologi yang luas, berdiri biara-biara, waduk, dan stupa yang termasuk monumen keagamaan paling ambisius yang pernah dibangun manusia.

Di antara semuanya, Jetavanaramaya menjulang paling mencolok. Stupa berbentuk kubah raksasa ini, saat selesai dibangun pada awal abad ke-4 Masehi, tercatat sebagai bangunan buatan manusia terbesar ketiga di dunia hanya kalah dari Piramida Agung Giza. Sekitar tahun 301 M, struktur ini diselesaikan menggunakan sekitar 93,3 juta batu bata tanah liat yang dipanggang, dengan tinggi awal mencapai 122 meter.

Kini, setelah berabad-abad mengalami keruntuhan, penelantaran, dan restorasi, Jetavanaramaya berdiri setinggi sekitar 71 meter. Meski hanya setengah dari tinggi aslinya, bangunan ini masih menjadi struktur bata terbesar di dunia berdasarkan volumenya. Para arkeolog bahkan memperkirakan batu batanya cukup untuk membangun tembok setinggi satu meter yang membentang dari London ke Edinburgh.

Sayangnya, di luar Sri Lanka, Jetavanaramaya relatif kurang dikenal. Tidak seperti piramida Mesir yang terus terlihat sepanjang sejarah, stupa ini sempat tertutup hutan dan terkubur oleh perubahan zaman serta pergeseran prioritas keagamaan, sehingga kisahnya nyaris terlupakan.

Jetavanaramaya merupakan pusat dari kompleks biara besar Jetavana Vihara yang dirancang untuk menampung ratusan biksu. Seluruh bangunan di kompleks ini menghadap ke stupa, menjadikannya pusat spiritual sekaligus simbol keteraturan kosmologis. Namun sejak awal, pembangunannya memicu kontroversi karena berdiri di lahan yang sebelumnya diasosiasikan dengan aliran Buddhisme Theravada ortodoks.

Dari sisi teknik, pembangunan Jetavanaramaya adalah pencapaian luar biasa. Berbeda dengan piramida batu di Mesir, stupa ini dibangun hampir seluruhnya dari bata tanah liat yang lebih rentan terhadap erosi. Proses produksinya memerlukan organisasi tenaga kerja dan logistik dalam skala masif, kemungkinan melibatkan pekerja sukarela, budak, serta bantuan gajah dan kereta lembu.

Struktur ini juga mencerminkan kecanggihan rekayasa kuno Sri Lanka. Bentuk hemisfernya mendistribusikan beban secara efisien, sementara fondasinya dibangun setelah pengujian tanah dengan cara membanjiri area galian. Bahkan ditemukan rongga silinder di dalam bangunan yang diduga berfungsi sebagai sistem ventilasi awal.

Seiring waktu, gempa bumi, hujan monsun, dan penelantaran menyebabkan sebagian bangunan runtuh. Renovasi terakhir besar-besaran dilakukan pada abad ke-12, sementara restorasi modern yang menggunakan semen justru diduga mempercepat kerusakan. Penelitian juga menemukan peti relik dan panel emas bergambar Bodhisattva dengan tulisan sutra Mahayana, bukti bahwa Jetavanaramaya pernah menjadi pusat Buddhisme kosmopolitan.

Kini, meski kalah populer dibandingkan Ruwanwelisaya yang berada tak jauh darinya, Jetavanaramaya tetap menjadi saksi bisu kemampuan peradaban kuno dalam mengorganisasi tenaga, material, dan pengetahuan teknik pada skala luar biasa. Bahwa bangunan ini masih berdiri setelah 1.700 tahun menjadikannya salah satu keajaiban dunia kuno yang paling kurang dikenal.

Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
download mobile firmware
Download Premium WordPress Themes Free
online free course
Tags: Anuradhapuracobisnis.comJetavanaramaya

Related Posts

Jemaah Haji Mulai Jalani Tahap Armuzna pada Puncak Haji 2026

Jemaah Haji Mulai Jalani Tahap Armuzna pada Puncak Haji 2026

by Hidayat Taufik
May 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jemaah haji mulai memasuki fase terpenting dalam pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Pada tahap...

Persib Konfirmasi Kepergian Bojan Hodak dari Kursi Pelatih

Persib Konfirmasi Kepergian Bojan Hodak dari Kursi Pelatih

by Hidayat Taufik
May 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Persib Bandung melakukan perubahan penting dalam struktur kepelatihan tim menjelang musim baru 2026. Klub berjuluk Maung Bandung...

Bank Mandiri Bukukan Laba Bersih Rp18,1 Triliun per April 2026

Bank Mandiri Bukukan Laba Bersih Rp18,1 Triliun per April 2026

by Rizki Meirino
May 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bank Mandiri mencatat laba bersih sebesar Rp18,1 triliun hingga April 2026. Angka tersebut tumbuh 18,9 persen secara...

Antrean Aktivasi IKD Membludak Jelang SPMB 2026, Dukcapil Diserbu Warga

Antrean Aktivasi IKD Membludak Jelang SPMB 2026, Dukcapil Diserbu Warga

by Hidayat Taufik
May 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) mencatat peningkatan permohonan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) menjelang...

IFG Youth Runner 2026 Dorong Atlet Muda di Labuan Bajo

IFG Youth Runner 2026 Dorong Atlet Muda di Labuan Bajo

by Rizki Meirino
May 26, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – IFG Life kembali memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan generasi muda melalui program IFG Youth Runner 2026 di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cara Cek Pengumuman UTBK SNBT 2026, Link Resmi dan Tahapan Lengkap

Cara Cek Pengumuman UTBK SNBT 2026, Link Resmi dan Tahapan Lengkap

May 25, 2026
Sebelum Ada Kulkas, Orang Manggarai Sudah Pakai Teknik Ini untuk Awetkan Daging Berbulan-bulan

Sebelum Ada Kulkas, Orang Manggarai Sudah Pakai Teknik Ini untuk Awetkan Daging Berbulan-bulan

May 25, 2026
GAPKI

GAPKI: Masa Depan Sawit Indonesia Dibangun dengan Inovasi dan Kolaborasi

May 25, 2026
Novo Nordisk Perkuat Produksi Pil Wegovy dengan Investasi Baru

Novo Nordisk Perkuat Produksi Pil Wegovy dengan Investasi Baru

May 25, 2026
Jemaah Haji Mulai Jalani Tahap Armuzna pada Puncak Haji 2026

Jemaah Haji Mulai Jalani Tahap Armuzna pada Puncak Haji 2026

May 26, 2026
Persib Konfirmasi Kepergian Bojan Hodak dari Kursi Pelatih

Persib Konfirmasi Kepergian Bojan Hodak dari Kursi Pelatih

May 26, 2026
Kreator Ingatkan Perlunya Regulasi Hadapi Gempuran GenAI

Kreator Ingatkan Perlunya Regulasi Hadapi Gempuran GenAI

May 26, 2026
Bank Mandiri Bukukan Laba Bersih Rp18,1 Triliun per April 2026

Bank Mandiri Bukukan Laba Bersih Rp18,1 Triliun per April 2026

May 26, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved