• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Megastruktur Raksasa yang Dibangun untuk Keabadian dan Masih Berdiri Setelah 1.700 Tahun

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 5, 2026
in Humaniora
0
Megastruktur Raksasa yang Dibangun untuk Keabadian dan Masih Berdiri Setelah 1.700 Tahun

JAKARTA, Cobisnis.com – Mengunjungi kota kuno Anuradhapura di Sri Lanka pada hari bulan purnama membuat masa lalu terasa begitu dekat. Para peziarah Buddha berpakaian putih berjalan tanpa alas kaki di jalur berdebu, para biksu berjubah saffron melantunkan doa sejak fajar, sementara wisatawan mancanegara bergabung dalam ritual yang telah berlangsung nyaris tanpa putus selama lebih dari 2.000 tahun.

Terletak di dataran utara-tengah Sri Lanka, Anuradhapura merupakan ibu kota besar pertama pulau tersebut dan hingga kini tetap menjadi salah satu kota tersuci dalam dunia Buddhisme. Kota ini dikenal sebagai tempat pertama di luar India yang mengadopsi ajaran Buddha. Di dalam kawasan taman arkeologi yang luas, berdiri biara-biara, waduk, dan stupa yang termasuk monumen keagamaan paling ambisius yang pernah dibangun manusia.

Di antara semuanya, Jetavanaramaya menjulang paling mencolok. Stupa berbentuk kubah raksasa ini, saat selesai dibangun pada awal abad ke-4 Masehi, tercatat sebagai bangunan buatan manusia terbesar ketiga di dunia hanya kalah dari Piramida Agung Giza. Sekitar tahun 301 M, struktur ini diselesaikan menggunakan sekitar 93,3 juta batu bata tanah liat yang dipanggang, dengan tinggi awal mencapai 122 meter.

Kini, setelah berabad-abad mengalami keruntuhan, penelantaran, dan restorasi, Jetavanaramaya berdiri setinggi sekitar 71 meter. Meski hanya setengah dari tinggi aslinya, bangunan ini masih menjadi struktur bata terbesar di dunia berdasarkan volumenya. Para arkeolog bahkan memperkirakan batu batanya cukup untuk membangun tembok setinggi satu meter yang membentang dari London ke Edinburgh.

Sayangnya, di luar Sri Lanka, Jetavanaramaya relatif kurang dikenal. Tidak seperti piramida Mesir yang terus terlihat sepanjang sejarah, stupa ini sempat tertutup hutan dan terkubur oleh perubahan zaman serta pergeseran prioritas keagamaan, sehingga kisahnya nyaris terlupakan.

Jetavanaramaya merupakan pusat dari kompleks biara besar Jetavana Vihara yang dirancang untuk menampung ratusan biksu. Seluruh bangunan di kompleks ini menghadap ke stupa, menjadikannya pusat spiritual sekaligus simbol keteraturan kosmologis. Namun sejak awal, pembangunannya memicu kontroversi karena berdiri di lahan yang sebelumnya diasosiasikan dengan aliran Buddhisme Theravada ortodoks.

Dari sisi teknik, pembangunan Jetavanaramaya adalah pencapaian luar biasa. Berbeda dengan piramida batu di Mesir, stupa ini dibangun hampir seluruhnya dari bata tanah liat yang lebih rentan terhadap erosi. Proses produksinya memerlukan organisasi tenaga kerja dan logistik dalam skala masif, kemungkinan melibatkan pekerja sukarela, budak, serta bantuan gajah dan kereta lembu.

Struktur ini juga mencerminkan kecanggihan rekayasa kuno Sri Lanka. Bentuk hemisfernya mendistribusikan beban secara efisien, sementara fondasinya dibangun setelah pengujian tanah dengan cara membanjiri area galian. Bahkan ditemukan rongga silinder di dalam bangunan yang diduga berfungsi sebagai sistem ventilasi awal.

Seiring waktu, gempa bumi, hujan monsun, dan penelantaran menyebabkan sebagian bangunan runtuh. Renovasi terakhir besar-besaran dilakukan pada abad ke-12, sementara restorasi modern yang menggunakan semen justru diduga mempercepat kerusakan. Penelitian juga menemukan peti relik dan panel emas bergambar Bodhisattva dengan tulisan sutra Mahayana, bukti bahwa Jetavanaramaya pernah menjadi pusat Buddhisme kosmopolitan.

Kini, meski kalah populer dibandingkan Ruwanwelisaya yang berada tak jauh darinya, Jetavanaramaya tetap menjadi saksi bisu kemampuan peradaban kuno dalam mengorganisasi tenaga, material, dan pengetahuan teknik pada skala luar biasa. Bahwa bangunan ini masih berdiri setelah 1.700 tahun menjadikannya salah satu keajaiban dunia kuno yang paling kurang dikenal.

Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
free online course
download mobile firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
Tags: Anuradhapuracobisnis.comJetavanaramaya

Related Posts

KBRI Singapura dan Australia Tak Punya Arsip Pendidikan Gibran

KBRI Singapura dan Australia Tak Punya Arsip Pendidikan Gibran

by Hidayat Taufik
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Perwakilan Atase Pendidikan KBRI Singapura dan Australia mengungkapkan tidak menemukan arsip terkait riwayat pendidikan Wakil Presiden Gibran...

Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri menghadirkan promo serba 28 berupa diskon, cashback hingga Rp2,8 juta, bonus Livin’poin, dan 280 hadiah kejutan.

Bank Mandiri Tebar Promo Serba 28

by Rizki Meirino
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menghadirkan program “Spesial 28 Tahun” untuk merayakan hari ulang tahun ke-28 pada...

PT Pelindo Sinergi Lokaseva melatih 20 penyandang disabilitas netra di Semarang melalui Program PIJAR untuk mendorong kemandirian dan peluang usaha.

Pelindo Latih 20 Disabilitas Netra di Semarang

by Rizki Meirino
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PT PSL) memperluas Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Sahabat Inspiratif Pelindo...

Hobi Main Game sampai Larut Malam? Dokter Ungkap Risikonya

Hobi Main Game sampai Larut Malam? Dokter Ungkap Risikonya

by Hidayat Taufik
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kebiasaan tidur larut malam banyak dilakukan anak muda. Bermain game online, menonton tayangan, hingga berselancar di media...

Eks Ketua KPU Ungkap Asal Usul Aturan Bukti Lulus SMA

Eks Ketua KPU Ungkap Asal Usul Aturan Bukti Lulus SMA

by Hidayat Taufik
October 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy'ari menjelaskan proses penyusunan Peraturan KPU Nomor 19 Tahun 2023...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Superbank mendukung pengadaan 200 kendaraan listrik GrabCar Plus Electric melalui fasilitas pembiayaan untuk memperkuat ekosistem mobilitas berkelanjutan.

Superbank Biayai 200 Kendaraan Listrik Grab

October 1, 2026
Pupuk Kaltim

Pupuk Kaltim Dorong Pembangunan Masyarakat dan Desa Lewat Program PKT BISA

October 1, 2026
Halal Indo 2026 mencatat 28.707 pengunjung dan transaksi Rp8,4 miliar sekaligus memperkuat ekosistem industri halal Indonesia menuju pasar global.

Halal Indo 2026 Catat Transaksi Rp8,4 Miliar

October 1, 2026
Nakhoda KM Virgo 8 Resmi Tersangka dan Ditahan

Nakhoda KM Virgo 8 Resmi Tersangka dan Ditahan

October 1, 2026
KBRI Singapura dan Australia Tak Punya Arsip Pendidikan Gibran

KBRI Singapura dan Australia Tak Punya Arsip Pendidikan Gibran

October 2, 2026
Bank Mandiri membayarkan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp6,16 triliun atau Rp66 per saham bertepatan dengan HUT ke-28.

Bank Mandiri Bayar Dividen Interim Rp6,16 Triliun

October 2, 2026
Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri menghadirkan promo serba 28 berupa diskon, cashback hingga Rp2,8 juta, bonus Livin’poin, dan 280 hadiah kejutan.

Bank Mandiri Tebar Promo Serba 28

October 2, 2026
Uni Eropa menyetujui aturan baru untuk memperkuat pemulangan warga non-UE yang tidak memiliki hak tinggal, termasuk pusat pemulangan di negara ketiga.

Uni Eropa Perketat Aturan Pemulangan Migran

October 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved