• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, October 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Megastruktur Raksasa yang Dibangun untuk Keabadian dan Masih Berdiri Setelah 1.700 Tahun

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 5, 2026
in Humaniora
0
Megastruktur Raksasa yang Dibangun untuk Keabadian dan Masih Berdiri Setelah 1.700 Tahun

JAKARTA, Cobisnis.com – Mengunjungi kota kuno Anuradhapura di Sri Lanka pada hari bulan purnama membuat masa lalu terasa begitu dekat. Para peziarah Buddha berpakaian putih berjalan tanpa alas kaki di jalur berdebu, para biksu berjubah saffron melantunkan doa sejak fajar, sementara wisatawan mancanegara bergabung dalam ritual yang telah berlangsung nyaris tanpa putus selama lebih dari 2.000 tahun.

Terletak di dataran utara-tengah Sri Lanka, Anuradhapura merupakan ibu kota besar pertama pulau tersebut dan hingga kini tetap menjadi salah satu kota tersuci dalam dunia Buddhisme. Kota ini dikenal sebagai tempat pertama di luar India yang mengadopsi ajaran Buddha. Di dalam kawasan taman arkeologi yang luas, berdiri biara-biara, waduk, dan stupa yang termasuk monumen keagamaan paling ambisius yang pernah dibangun manusia.

Di antara semuanya, Jetavanaramaya menjulang paling mencolok. Stupa berbentuk kubah raksasa ini, saat selesai dibangun pada awal abad ke-4 Masehi, tercatat sebagai bangunan buatan manusia terbesar ketiga di dunia hanya kalah dari Piramida Agung Giza. Sekitar tahun 301 M, struktur ini diselesaikan menggunakan sekitar 93,3 juta batu bata tanah liat yang dipanggang, dengan tinggi awal mencapai 122 meter.

Kini, setelah berabad-abad mengalami keruntuhan, penelantaran, dan restorasi, Jetavanaramaya berdiri setinggi sekitar 71 meter. Meski hanya setengah dari tinggi aslinya, bangunan ini masih menjadi struktur bata terbesar di dunia berdasarkan volumenya. Para arkeolog bahkan memperkirakan batu batanya cukup untuk membangun tembok setinggi satu meter yang membentang dari London ke Edinburgh.

Sayangnya, di luar Sri Lanka, Jetavanaramaya relatif kurang dikenal. Tidak seperti piramida Mesir yang terus terlihat sepanjang sejarah, stupa ini sempat tertutup hutan dan terkubur oleh perubahan zaman serta pergeseran prioritas keagamaan, sehingga kisahnya nyaris terlupakan.

Jetavanaramaya merupakan pusat dari kompleks biara besar Jetavana Vihara yang dirancang untuk menampung ratusan biksu. Seluruh bangunan di kompleks ini menghadap ke stupa, menjadikannya pusat spiritual sekaligus simbol keteraturan kosmologis. Namun sejak awal, pembangunannya memicu kontroversi karena berdiri di lahan yang sebelumnya diasosiasikan dengan aliran Buddhisme Theravada ortodoks.

Dari sisi teknik, pembangunan Jetavanaramaya adalah pencapaian luar biasa. Berbeda dengan piramida batu di Mesir, stupa ini dibangun hampir seluruhnya dari bata tanah liat yang lebih rentan terhadap erosi. Proses produksinya memerlukan organisasi tenaga kerja dan logistik dalam skala masif, kemungkinan melibatkan pekerja sukarela, budak, serta bantuan gajah dan kereta lembu.

Struktur ini juga mencerminkan kecanggihan rekayasa kuno Sri Lanka. Bentuk hemisfernya mendistribusikan beban secara efisien, sementara fondasinya dibangun setelah pengujian tanah dengan cara membanjiri area galian. Bahkan ditemukan rongga silinder di dalam bangunan yang diduga berfungsi sebagai sistem ventilasi awal.

Seiring waktu, gempa bumi, hujan monsun, dan penelantaran menyebabkan sebagian bangunan runtuh. Renovasi terakhir besar-besaran dilakukan pada abad ke-12, sementara restorasi modern yang menggunakan semen justru diduga mempercepat kerusakan. Penelitian juga menemukan peti relik dan panel emas bergambar Bodhisattva dengan tulisan sutra Mahayana, bukti bahwa Jetavanaramaya pernah menjadi pusat Buddhisme kosmopolitan.

Kini, meski kalah populer dibandingkan Ruwanwelisaya yang berada tak jauh darinya, Jetavanaramaya tetap menjadi saksi bisu kemampuan peradaban kuno dalam mengorganisasi tenaga, material, dan pengetahuan teknik pada skala luar biasa. Bahwa bangunan ini masih berdiri setelah 1.700 tahun menjadikannya salah satu keajaiban dunia kuno yang paling kurang dikenal.

Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free online course
download mobile firmware
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
Tags: Anuradhapuracobisnis.comJetavanaramaya

Related Posts

ETLE Catat 103.779 Pelanggaran di Hari Pertama Operasi Patuh Jaya 2026

ETLE Catat 103.779 Pelanggaran di Hari Pertama Operasi Patuh Jaya 2026

by Hidayat Taufik
October 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kamera tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) merekam 103.779 pelanggaran lalu lintas pada hari pertama...

Tak Punya Smartphone hingga Takut Bansos Dicabut, Ini Kendala Registrasi Digital

Tak Punya Smartphone hingga Takut Bansos Dicabut, Ini Kendala Registrasi Digital

by Hidayat Taufik
October 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkap sejumlah hambatan yang membuat masyarakat kesulitan mengakses layanan Perlindungan...

Menkomdigi Laporkan Maraknya Judol, Penipuan Online, dan Jual Beli Data ke Polri

Menkomdigi Laporkan Maraknya Judol, Penipuan Online, dan Jual Beli Data ke Polri

by Hidayat Taufik
October 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid meminta Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengambil langkah tegas terhadap...

Sadis! Cekik Istri dan Anak hingga Tewas, Pria di Madiun Terancam Hukuman Mati

Sadis! Cekik Istri dan Anak hingga Tewas, Pria di Madiun Terancam Hukuman Mati

by Hidayat Taufik
October 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dwi Bagus Martono (40), tersangka pembunuhan terhadap istri sirinya, Dini Hardiyanti (30), dan anak berusia empat tahun...

Waspada, Asap Rokok Dapat Merusak DNA dan Meningkatkan Risiko Kanker

Waspada, Asap Rokok Dapat Merusak DNA dan Meningkatkan Risiko Kanker

by Hidayat Taufik
October 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Paparan asap rokok tidak hanya berdampak pada saluran pernapasan, tetapi juga berpotensi merusak DNA dan meningkatkan risiko...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Dahlan Iskan Angkat Isu Kepemilikan Asing di Balik Perubahan Saham Bayan

Dahlan Iskan Angkat Isu Kepemilikan Asing di Balik Perubahan Saham Bayan

October 26, 2026
AXIS Nation Cup 2026 Sisakan 16 Tim Menuju Grand Final

AXIS Nation Cup 2026 Sisakan 16 Tim Menuju Grand Final

October 26, 2026
BYD dan Worcas Bersengketa, Merek Denza Jadi Rebutan

BYD dan Worcas Bersengketa, Merek Denza Jadi Rebutan

October 26, 2026
ETLE Catat 103.779 Pelanggaran di Hari Pertama Operasi Patuh Jaya 2026

ETLE Catat 103.779 Pelanggaran di Hari Pertama Operasi Patuh Jaya 2026

October 27, 2026
AstyFarm mencatat pertumbuhan nilai transaksi 52% di Tokopedia dan TikTok Shop, menjangkau 42 kota, serta memperluas lahan produksi menjadi 12 hektare.

AstyFarm Catat Transaksi Naik 52% di Tokopedia dan TikTok Shop

October 27, 2026
BUKA Group kembali menghadirkan PUJAAN Vol. 5 untuk memperkuat literasi keuangan, keamanan digital, dan akses permodalan bagi pelaku UMKM.

BUKA Group Perkuat Literasi Keuangan UMKM Lewat PUJAAN

October 27, 2026
Tak Punya Smartphone hingga Takut Bansos Dicabut, Ini Kendala Registrasi Digital

Tak Punya Smartphone hingga Takut Bansos Dicabut, Ini Kendala Registrasi Digital

October 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved