• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, June 30, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Megastruktur Raksasa yang Dibangun untuk Keabadian dan Masih Berdiri Setelah 1.700 Tahun

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
February 5, 2026
in Humaniora
0
Megastruktur Raksasa yang Dibangun untuk Keabadian dan Masih Berdiri Setelah 1.700 Tahun

JAKARTA, Cobisnis.com – Mengunjungi kota kuno Anuradhapura di Sri Lanka pada hari bulan purnama membuat masa lalu terasa begitu dekat. Para peziarah Buddha berpakaian putih berjalan tanpa alas kaki di jalur berdebu, para biksu berjubah saffron melantunkan doa sejak fajar, sementara wisatawan mancanegara bergabung dalam ritual yang telah berlangsung nyaris tanpa putus selama lebih dari 2.000 tahun.

Terletak di dataran utara-tengah Sri Lanka, Anuradhapura merupakan ibu kota besar pertama pulau tersebut dan hingga kini tetap menjadi salah satu kota tersuci dalam dunia Buddhisme. Kota ini dikenal sebagai tempat pertama di luar India yang mengadopsi ajaran Buddha. Di dalam kawasan taman arkeologi yang luas, berdiri biara-biara, waduk, dan stupa yang termasuk monumen keagamaan paling ambisius yang pernah dibangun manusia.

Di antara semuanya, Jetavanaramaya menjulang paling mencolok. Stupa berbentuk kubah raksasa ini, saat selesai dibangun pada awal abad ke-4 Masehi, tercatat sebagai bangunan buatan manusia terbesar ketiga di dunia hanya kalah dari Piramida Agung Giza. Sekitar tahun 301 M, struktur ini diselesaikan menggunakan sekitar 93,3 juta batu bata tanah liat yang dipanggang, dengan tinggi awal mencapai 122 meter.

Kini, setelah berabad-abad mengalami keruntuhan, penelantaran, dan restorasi, Jetavanaramaya berdiri setinggi sekitar 71 meter. Meski hanya setengah dari tinggi aslinya, bangunan ini masih menjadi struktur bata terbesar di dunia berdasarkan volumenya. Para arkeolog bahkan memperkirakan batu batanya cukup untuk membangun tembok setinggi satu meter yang membentang dari London ke Edinburgh.

Sayangnya, di luar Sri Lanka, Jetavanaramaya relatif kurang dikenal. Tidak seperti piramida Mesir yang terus terlihat sepanjang sejarah, stupa ini sempat tertutup hutan dan terkubur oleh perubahan zaman serta pergeseran prioritas keagamaan, sehingga kisahnya nyaris terlupakan.

Jetavanaramaya merupakan pusat dari kompleks biara besar Jetavana Vihara yang dirancang untuk menampung ratusan biksu. Seluruh bangunan di kompleks ini menghadap ke stupa, menjadikannya pusat spiritual sekaligus simbol keteraturan kosmologis. Namun sejak awal, pembangunannya memicu kontroversi karena berdiri di lahan yang sebelumnya diasosiasikan dengan aliran Buddhisme Theravada ortodoks.

Dari sisi teknik, pembangunan Jetavanaramaya adalah pencapaian luar biasa. Berbeda dengan piramida batu di Mesir, stupa ini dibangun hampir seluruhnya dari bata tanah liat yang lebih rentan terhadap erosi. Proses produksinya memerlukan organisasi tenaga kerja dan logistik dalam skala masif, kemungkinan melibatkan pekerja sukarela, budak, serta bantuan gajah dan kereta lembu.

Struktur ini juga mencerminkan kecanggihan rekayasa kuno Sri Lanka. Bentuk hemisfernya mendistribusikan beban secara efisien, sementara fondasinya dibangun setelah pengujian tanah dengan cara membanjiri area galian. Bahkan ditemukan rongga silinder di dalam bangunan yang diduga berfungsi sebagai sistem ventilasi awal.

Seiring waktu, gempa bumi, hujan monsun, dan penelantaran menyebabkan sebagian bangunan runtuh. Renovasi terakhir besar-besaran dilakukan pada abad ke-12, sementara restorasi modern yang menggunakan semen justru diduga mempercepat kerusakan. Penelitian juga menemukan peti relik dan panel emas bergambar Bodhisattva dengan tulisan sutra Mahayana, bukti bahwa Jetavanaramaya pernah menjadi pusat Buddhisme kosmopolitan.

Kini, meski kalah populer dibandingkan Ruwanwelisaya yang berada tak jauh darinya, Jetavanaramaya tetap menjadi saksi bisu kemampuan peradaban kuno dalam mengorganisasi tenaga, material, dan pengetahuan teknik pada skala luar biasa. Bahwa bangunan ini masih berdiri setelah 1.700 tahun menjadikannya salah satu keajaiban dunia kuno yang paling kurang dikenal.

Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free online course
download intex firmware
Free Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: Anuradhapuracobisnis.comJetavanaramaya

Related Posts

Istana Hapus Gelar “Pembela Iman” Raja Charles III, Apa Alasannya?

Byeon Woo Seok Siap Meriahkan KMA 2026 Sebagai Presenter

by Desti Dwi Natasya
June 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aktor Korea Selatan Byeon Woo Seok dipastikan akan tampil sebagai presenter dalam ajang Korea Music Chart Awards...

PERURI Smart Card dan PUNDI Dorong Ekspor Produk Jawa Barat Berbasis Blockchain

ASABRI Permudah Pengajuan Klaim Lewat Layanan Klaim Online

by Rizki Meirino
June 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT ASABRI (Persero) terus memperkuat transformasi digital melalui peluncuran layanan Klaim Online ASABRI. Inovasi ini memudahkan peserta...

PERURI Smart Card dan PUNDI Dorong Ekspor Produk Jawa Barat Berbasis Blockchain

PERURI Smart Card dan PUNDI Dorong Ekspor Produk Jawa Barat Berbasis Blockchain

by Rizki Meirino
June 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PERURI Smart Card bersama PUNDI menghadirkan Digital Product Passport berbasis teknologi RFID Blockchain untuk mendukung transparansi produk...

Istana Hapus Gelar “Pembela Iman” Raja Charles III, Apa Alasannya?

Istana Hapus Gelar “Pembela Iman” Raja Charles III, Apa Alasannya?

by Desti Dwi Natasya
June 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Istana Buckingham resmi menghapus penyebutan gelar “Pembela Iman” atau Defender of the Faith dari deskripsi resmi Raja...

BigHit Music Ambil Langkah Hukum terhadap Penguntit Boy Group Cortis

RESCENE Buktikan Agensi Kecil Masih Bisa Bersaing di Industri K-Pop

by Desti Dwi Natasya
June 30, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Industri K-Pop selama ini identik dengan dominasi agensi besar yang memiliki sumber daya melimpah untuk mempromosikan para...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Komdigi Perkuat Patroli Digital 24 Jam, Bidik Siaran Ilegal Piala Dunia 2026 yang Promosikan Judol

Komdigi Perkuat Patroli Digital 24 Jam, Bidik Siaran Ilegal Piala Dunia 2026 yang Promosikan Judol

June 29, 2026
Intiland Resmikan Tierra Park dan Luncurkan Hunian Baru Capella di Surabaya Barat

Intiland Resmikan Tierra Park dan Luncurkan Hunian Baru Capella di Surabaya Barat

June 29, 2026
Bahlil Pangkas Harga LNG Industri, Industri Keramik dan Tekstil Diharapkan Bertahan

Bahlil Pangkas Harga LNG Industri, Industri Keramik dan Tekstil Diharapkan Bertahan

June 29, 2026
Komitmen Melayani Sepenuh Hati, Danantara dan Bank Mandiri Gelar Sosialisasi CX100

Komitmen Melayani Sepenuh Hati, Danantara dan Bank Mandiri Gelar Sosialisasi CX100

June 29, 2026
Istana Hapus Gelar “Pembela Iman” Raja Charles III, Apa Alasannya?

Byeon Woo Seok Siap Meriahkan KMA 2026 Sebagai Presenter

June 30, 2026
PERURI Smart Card dan PUNDI Dorong Ekspor Produk Jawa Barat Berbasis Blockchain

ASABRI Permudah Pengajuan Klaim Lewat Layanan Klaim Online

June 30, 2026
PERURI Smart Card dan PUNDI Dorong Ekspor Produk Jawa Barat Berbasis Blockchain

PERURI Smart Card dan PUNDI Dorong Ekspor Produk Jawa Barat Berbasis Blockchain

June 30, 2026
Istana Hapus Gelar “Pembela Iman” Raja Charles III, Apa Alasannya?

Istana Hapus Gelar “Pembela Iman” Raja Charles III, Apa Alasannya?

June 30, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved