• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, February 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Indonesia Mustahil Jadi Negara Kaya Tanpa Perbaikan Iklim Bisnis

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 5, 2026
in Ekonomi Bisnis
0
Indonesia Mustahil Jadi Negara Kaya Tanpa Perbaikan Iklim Bisnis

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia menghadapi tantangan serius untuk keluar dari status negara berpendapatan menengah jika reformasi struktural pada iklim usaha dan investasi tidak dilakukan. Meski ekonomi telah menunjukkan kemajuan, kualitas lingkungan bisnis masih menjadi hambatan utama.

Model pertumbuhan yang selama ini mendorong ekonomi Indonesia ke posisi saat ini dianggap tidak cukup untuk membawa negara menuju level pendapatan tinggi. Dibutuhkan mesin pertumbuhan baru yang fokus pada peningkatan produktivitas, inovasi, dan ekspansi pasar.

Analisis menunjukkan ekosistem perusahaan besar di Indonesia kurang dinamis dan kurang produktif dibanding negara lain dengan pendapatan lebih tinggi. Perusahaan yang lebih besar dan lebih lama beroperasi cenderung stagnan dalam hal produktivitas, padahal seharusnya menjadi motor penciptaan lapangan kerja berkualitas dan pertumbuhan ekonomi.

Perbaikan lingkungan persaingan usaha menjadi sangat penting. Tantangan tidak hanya terkait regulasi, tetapi juga pada penegakan kesetaraan kesempatan berusaha yang konsisten. Kondisi ini juga memengaruhi sektor keuangan, pasar jasa, dan industri pengolahan.

Lingkungan sektor swasta yang kurang kondusif turut berkontribusi pada tingginya tingkat informalitas tenaga kerja. Saat ini sekitar 83% tenaga kerja berada di sektor informal, salah satu yang tertinggi di antara negara dengan ekonomi besar.

Tingginya informalitas berdampak pada rendahnya penerimaan pajak, membatasi ruang fiskal pemerintah untuk investasi produktif, dan memperlambat pengembangan sistem keuangan dan inovasi.

Meskipun begitu, pertumbuhan ekonomi Indonesia di angka 8% pada 2029 dinilai masih realistis jika reformasi dilakukan secara konsisten. Fokus bukan hanya pada peningkatan investasi, tetapi juga pada perbaikan struktur ekonomi dan produktivitas.

Penerapan paket reformasi secara berkelanjutan selama lima tahun diperkirakan bisa meningkatkan pertumbuhan hingga tambahan sekitar 2% per tahun, mempercepat peralihan ekonomi menuju pendapatan tinggi.

Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download karbonn firmware
Download Premium WordPress Themes Free
udemy paid course free download
Tags: CobisnisEkonomiIndonesiaPebisnismudaproduktivitasreformasiWorldBank

Related Posts

IHSG Naik, Purbaya: Semua Permintaan MSCI Akan Terpenuhi Tepat Waktu

IHSG Naik, Purbaya: Semua Permintaan MSCI Akan Terpenuhi Tepat Waktu

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menunjukkan tanda rebound setelah beberapa hari mengalami tekanan pasar. Lonjakan ini...

Haram Rayakan Valentine, Fatwa MUI Tegas

Haram Rayakan Valentine, Fatwa MUI Tegas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Setiap 14 Februari, dunia ramai merayakan Hari Valentine dengan bertukar hadiah, cokelat, bunga, hingga boneka. Tapi untuk...

AS dan Israel Anggap Iran Musuh, Apa Strategi Sebenarnya?

AS dan Israel Anggap Iran Musuh, Apa Strategi Sebenarnya?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat dan Israel menempatkan Iran sebagai ancaman utama di Timur Tengah, namun strategi kedua negara berbeda....

Selotip di Kamera HP Netanyahu Jadi Sorotan, Publik Bertanya-tanya Sebabnya

Selotip di Kamera HP Netanyahu Jadi Sorotan, Publik Bertanya-tanya Sebabnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perdana Menteri Israel menutup lensa kamera smartphone miliknya dengan selotip merah di area parkir bawah tanah Knesset,...

BPS Catat Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen di 2025, Benarkah?

BPS Catat Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen di 2025, Benarkah?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 tercatat sebesar 5,11 persen secara tahunan (year on year/yoy). Badan Pusat Statistik...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

February 4, 2026
Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

February 4, 2026
Buyback Rp 3,75 T, Saham Prajogo Pangestu Merangkak Naik

Buyback Rp 3,75 T, Saham Prajogo Pangestu Merangkak Naik

February 4, 2026
Maraknya Kekerasan Debt Collector dan STNK Only Mengancam Industri Pembiayaan

Maraknya Kekerasan Debt Collector dan STNK Only Mengancam Industri Pembiayaan

February 5, 2026
Jamkrindo Bangun 21 Hunian Sementara untuk Korban Bencana di Aceh

Jamkrindo Bangun 21 Hunian Sementara untuk Korban Bencana di Aceh

February 5, 2026
IPO

Multi Makmur Lemindo Mengaku Tak Tahu Kasus IPO PIPA

February 5, 2026
BUVA

BUVA Buka Suara Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal

February 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved