JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik keras terhadap Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan menyebut lembaga tersebut tidak berguna.
Pernyataan itu disampaikan Trump pada Selasa (20/1). Ia menilai PBB gagal menjalankan peran strategisnya dalam menyelesaikan konflik global.
Trump mengatakan peran PBB berpeluang digantikan oleh Dewan Perdamaian atau Board of Peace. Dewan ini merupakan inisiatif baru yang dibentuk untuk mengawasi Jalur Gaza pascaperang.
Saat ditanya apakah ia ingin Board of Peace menggantikan PBB, Trump tidak menutup kemungkinan tersebut. “Mungkin saja,” ujar Trump singkat.
Menurut Trump, PBB tidak pernah mencapai potensi maksimalnya. Kritik ini disampaikan meski ia mengaku sebagai pendukung kuat organisasi internasional tersebut.
“Saya pendukung kuat PBB, tapi badan itu tidak pernah mencapai potensi maksimalnya,” kata Trump. Ia menilai banyak krisis global gagal ditangani secara efektif.
Trump menyoroti lambannya respons PBB dalam berbagai konflik internasional. Hal ini, menurutnya, membuat peran PBB semakin dipertanyakan di mata dunia.
Board of Peace disebut Trump sebagai alternatif pendekatan baru. Dewan ini diklaim lebih fokus, cepat, dan berbasis tindakan langsung di lapangan.
Pembentukan Board of Peace awalnya difokuskan pada pengawasan wilayah Gaza. Namun, Trump membuka peluang peran dewan ini diperluas ke konflik lain.
Pernyataan Trump ini memicu perhatian global. Banyak pihak menilai kritik tersebut sebagai tantangan langsung terhadap tatanan diplomasi internasional.
Di sisi lain, wacana penggantian peran PBB dinilai berpotensi memicu perdebatan politik global. Posisi PBB selama ini menjadi pilar utama tata kelola dunia pasca Perang Dunia II.
Pernyataan Trump menegaskan pendekatan luar negeri AS yang lebih pragmatis. Dunia kini menanti respons PBB dan negara-negara anggota terhadap kritik tajam tersebut.














