• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, October 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Begadang dan Dampaknya bagi Tubuh, dari Otak hingga Jantung

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
July 21, 2026
in Lifestyle
0
5 Tanda Burnout yang Sering Disalahartikan sebagai Rasa Malas

JAKARTA, Cobisnis.com – Kebiasaan begadang sering dianggap sepele, terutama setelah seharian beraktivitas. Malam hari kerap dimanfaatkan untuk bersantai, menonton tayangan favorit, atau sekadar menelusuri media sosial melalui ponsel. Tanpa disadari, aktivitas tersebut membuat waktu tidur semakin berkurang dan berdampak langsung pada kesehatan.

Mengutip Hindustan Times, Senin (19/1/2026), kurang tidur bukan hanya memicu rasa lelah atau pusing di pagi hari. Jika dilakukan terus-menerus, begadang dapat memengaruhi kinerja organ vital seperti otak dan jantung.

Risiko pada Kesehatan Jantung

Kurang tidur membuat tubuh berada dalam kondisi stres berkepanjangan. Direktur Kardiologi Intervensi Rumah Sakit Super Spesialis Nanavati Max, Mumbai, Dr. Praveen Kulkarni, menjelaskan bahwa tidur memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan antara jantung, hormon, dan metabolisme.

Saat waktu tidur tidak terpenuhi, kadar hormon ghrelin meningkat dan leptin menurun. Kondisi ini dapat memicu rasa lapar berlebih, kenaikan berat badan, serta meningkatkan risiko hipertensi. Selain itu, hormon stres kortisol juga cenderung meningkat, yang berkontribusi pada peradangan kronis, naiknya kadar gula darah, serta pembentukan plak di pembuluh darah.

Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit jantung hingga serangan jantung. Stres yang terus berlangsung juga memaksa jantung bekerja lebih keras dari kondisi normal.

Gangguan Fungsi Otak dan Daya Ingat

Dampak begadang tidak berhenti pada jantung. Direktur sekaligus Kepala Departemen Neurologi Rumah Sakit Sarvodaya, dr. Ritu Jha, menyebutkan bahwa kurang tidur dapat mempercepat penurunan fungsi kognitif.

Saat tidur terganggu atau tidak cukup, otak tidak memiliki waktu yang optimal untuk membersihkan limbah metabolik. Akibatnya, kemampuan mengingat, memproses, dan menyimpan informasi dapat menurun. Risiko gangguan kognitif ini tidak hanya dialami oleh lansia, tetapi juga dapat terjadi pada usia yang lebih muda jika kebiasaan begadang berlangsung lama.

Pentingnya Tidur Berkualitas

Para ahli menekankan pentingnya tidur selama 7 hingga 8 jam setiap malam agar tubuh memiliki waktu yang cukup untuk melakukan pemulihan. Tidur yang berkualitas membantu menjaga keseimbangan hormon, menurunkan stres, serta melindungi fungsi otak dan jantung.

Seperti pesan sederhana yang pernah disampaikan dalam lirik lagu Rhoma Irama, begadang sebaiknya dihindari jika tidak memiliki manfaat. Pasalnya, kebiasaan tersebut justru membawa berbagai risiko bagi kesehatan dalam jangka panjang.

Tags: begadangcobisnis.comdampak begadangkurang tidurrisiko begadang

Related Posts

Aksi Protes Memanas di Eropa, DPR Ingatkan Kemlu soal WNI

Aksi Protes Memanas di Eropa, DPR Ingatkan Kemlu soal WNI

by Hidayat Taufik
October 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan di sejumlah negara Eropa mendorong Komisi I DPR meminta Kementerian Luar Negeri...

Imigrasi Sebut Nusron ke Singapura via Batam, Lanjut ke Malaysia

Imigrasi Sebut Nusron ke Singapura via Batam, Lanjut ke Malaysia

by Hidayat Taufik
October 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Direktorat Jenderal Imigrasi membeberkan informasi perjalanan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid,...

Kebakaran Hutan Terus Berlanjut, Empat Kawasan Pegunungan Jatim Terdampak

Kebakaran Hutan Terus Berlanjut, Empat Kawasan Pegunungan Jatim Terdampak

by Hidayat Taufik
October 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih melanda sejumlah kawasan pegunungan di Jawa Timur hingga Senin (19/10/2026). Titik...

Dugaan Keterlibatan Asing Mencuat, Polri Usut 98 Kasus Korporasi Karhutla

Dugaan Keterlibatan Asing Mencuat, Polri Usut 98 Kasus Korporasi Karhutla

by Hidayat Taufik
October 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia terus berkembang. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengungkap...

DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

DPR Siapkan Pemanggilan KPU-Bawaslu terkait Polemik Pasal PKPU

by Hidayat Taufik
October 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Wakil Ketua Komisi II DPR, Dede Yusuf, mengungkapkan rencana pemanggilan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI International Expo 2026 Tebar Promo Gadget hingga Liburan

BSI International Expo 2026 Tebar Promo Gadget hingga Liburan

October 20, 2026
Imigrasi Sebut Nusron ke Singapura via Batam, Lanjut ke Malaysia

Imigrasi Sebut Nusron ke Singapura via Batam, Lanjut ke Malaysia

October 20, 2026
Elon Musk berencana membagikan masing-masing satu saham SpaceX kepada setiap anak di Amerika Serikat pada 2027, dengan nilai total diproyeksikan mencapai Rp157 triliun.

Elon Musk Janji Beri Saham SpaceX ke Anak AS

October 20, 2026
MSCI Ancam Pasar Modal RI, Muhammad Lutfi Singgung Dugaan Campur Tangan Singapura

MSCI Ancam Pasar Modal RI, Muhammad Lutfi Singgung Dugaan Campur Tangan Singapura

October 20, 2026
Tokopedia, TikTok Shop, dan Pemerintah Perkuat Ekosistem Halal

Tokopedia, TikTok Shop, dan Pemerintah Perkuat Ekosistem Halal

October 20, 2026
Dwayne "The Rock" Johnson - IST

Resep Smoothie Kaya Protein ala The Rock, Mau Coba?

October 20, 2026
Ilustrasi Diet - pexels/Beyzaa Yurtkuran

Diet Keto atau Defisit Kalori? Mana yang Baik bagi Kesehatan untuk Jangka Panjang?

October 20, 2026
Studi: Bahaya Konsumsi Makanan Ultra Proses, Picu Kerusakan Otak di Masa Depan

Studi: Bahaya Konsumsi Makanan Ultra Proses, Picu Kerusakan Otak di Masa Depan

October 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved