• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Sport

Dari Membunuh Waktu Di Laundromat, Lily Zhang Menemukan Jalan Menuju Banyak Olimpiade

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 15, 2026
in Sport
0
Dari Membunuh Waktu Di Laundromat, Lily Zhang Menemukan Jalan Menuju Banyak Olimpiade

JAKARTA, Cobisnis.com – Menunggu pakaian berputar di mesin cuci biasanya terasa membosankan. Namun bagi Lily Zhang, momen itu justru mengubah hidupnya. Saat berusia tujuh tahun, ia menghabiskan waktu di sebuah laundromat dengan belajar jenis “putaran” lain putaran bola tenis meja yang tanpa disadarinya menjadi awal perjalanan menuju panggung Olimpiade.

Ayahnya adalah profesor matematika di Stanford, California, dan di laundromat tersebut tersedia sebuah meja tenis meja. Di sanalah kisah luar biasa Zhang dimulai.

“Kedua orang tua saya berasal dari China,” kata Zhang, atlet tenis meja Olimpiade. “Di sana, tenis meja seperti olahraga nasional, semua orang memainkannya. Awalnya hanya permainan kecil yang menyenangkan; saya sama sekali tidak tahu ke mana ini akan membawa saya.”

Kunjungan ke klub tenis meja lokal membuka matanya terhadap kemungkinan yang lebih besar. Teknik, strategi, dan intensitas permainan benar-benar memikat imajinasinya.
“Saya langsung jatuh cinta dengan olahraga ini,” ujarnya. “Saya terjun sepenuhnya.”

Saat ditanya apakah ia merasa memiliki bakat alami, Zhang tertawa kecil. “Saya tidak mau sombong, tapi ya. Saya rasa saya memang punya kecocokan alami dengan olahraga ini.”

Kerendahan hatinya berbanding terbalik dengan prestasinya. Pada usia 12 tahun, ia sudah bermain untuk tim nasional AS U-15, di usia yang sama masuk tim senior, dan empat tahun kemudian terbang ke London sebagai pemain tenis meja termuda di Olimpiade 2012. Kesuksesan yang begitu cepat bahkan sempat membuatnya kewalahan.

“Saya ingat beberapa kali berpikir di Olimpiade, ‘Kenapa saya ada di sini?’” kenangnya. “Di upacara pembukaan, Serena Williams ada di kanan saya dan Kobe Bryant di kiri saya. Rasanya tidak nyata.”

Jika di London ia merasa kewalahan, Zhang jauh lebih nyaman di Olimpiade Remaja 2014 di China. Di sana, ia meraih medali perunggu dan menjadi atlet tenis meja Amerika pertama yang naik podium di ajang Olimpiade tingkat apa pun. Meski begitu, tenis meja awalnya bukan rencana hidup jangka panjangnya.

“Di AS, biasanya anak-anak berhenti berolahraga serius saat masuk usia kuliah,” katanya. “Rencana awal saya hanya lolos Olimpiade, menambahkannya ke CV kuliah, lalu fokus ke pendidikan.”

Namun ia kembali tampil di Olimpiade Rio 2016. Berkali-kali mencoba berhenti, Zhang selalu kembali. “Saya sudah berhenti berkali-kali dalam karier saya, hampir setelah setiap Olimpiade,” tuturnya. “Tapi selalu ada sesuatu dari olahraga ini yang memanggil saya kembali. Rasanya masih ada urusan yang belum selesai.”

Ikatan Zhang dengan tenis meja begitu kuat hingga pada kencan pertamanya dengan pasangannya, Jessie Xiao, di San Francisco, ia mengajaknya ke bar tenis meja dan menantangnya bermain tanpa memberi tahu bahwa dirinya atlet Olimpiade.
“Kalau dipikir-pikir, itu agak memalukan, tapi ternyata berhasil,” katanya sambil tertawa. Untuk sedikit menyeimbangkan keadaan, Zhang bahkan bermain menggunakan iPhone, bukan bet.

Setelah lulus kuliah, Zhang pindah ke Jerman untuk menjadi pemain profesional. Ia kemudian tampil di dua Olimpiade lagi, Tokyo dan Paris. Di Olimpiade Paris 2024, ia mencatat pencapaian terbaiknya dengan menembus babak 16 besar. Di sana pula, sebuah video tantangan tenis meja antara Zhang dan bintang NBA Anthony Edwards viral di media sosial.

Hubungan Zhang dan Xiao juga semakin terbuka ke publik dan menjadi inspirasi di komunitas LGBTQ+.
“Dia selalu menjadi pendukung nomor satu saya,” kata Zhang. “Bahkan saat saya sendiri ragu.”

Kini di usia 29 tahun, karier Zhang terus menanjak. Pada 2023, Major League Table Tennis menjadi liga profesional pertama tenis meja di AS. Pada Desember lalu, bintang Bay Area Blasters itu menjadi pemain perempuan pertama yang memuncaki peringkat kekuatan liga — satu-satunya perempuan di 10 besar.

“Awalnya saya sangat terkejut,” katanya. “Tapi ini perasaan yang luar biasa. Semua kerja keras itu akhirnya terbayar. Semoga ini bisa menunjukkan pada anak perempuan di luar sana bahwa apa pun itu mungkin.”

Jika Zhang kembali lolos ke Olimpiade Los Angeles 2028, itu akan menjadi penampilan Olimpiade kelimanya sebuah lingkaran kisah yang sempurna, membawa perjalanan hidupnya dari laundromat sederhana ke panggung olahraga terbesar di dunia, tak jauh dari tempat semuanya bermula.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
online free course
download samsung firmware
Download Nulled WordPress Themes
free download udemy course
Tags: cobisnis.comLilyZhangolimpiadeTenisMeja

Related Posts

Tidur Terganggu karena Terbangun Tengah Malam, Kenali Faktor Pemicunya

Tidur Terganggu karena Terbangun Tengah Malam, Kenali Faktor Pemicunya

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Terbangun di tengah malam dan tidak bisa kembali tidur dapat mengganggu waktu istirahat. Jika sering terjadi, kondisi...

Mau Naik Pesawat? Pastikan 5 Barang Ini Ada di Tas Kabin

Mau Naik Pesawat? Pastikan 5 Barang Ini Ada di Tas Kabin

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Membawa perlengkapan yang tepat ke dalam kabin pesawat dapat membantu perjalanan menjadi lebih nyaman dan praktis. Karena...

Langkah Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Berlanjut di French Open 2026

Langkah Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Berlanjut di French Open 2026

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Alwi Farhan dan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhasil mengamankan tempat di babak 16 besar French Open...

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan bahwa rencana Presiden Prabowo Subianto untuk memperketat penghematan anggaran negara ditujukan bagi...

Sistem Prasmanan MBG Diuji, Pemerintah Bidik Kualitas Makanan dan Gizi

Sistem Prasmanan MBG Diuji, Pemerintah Bidik Kualitas Makanan dan Gizi

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pemerintah mulai menguji metode penyajian prasmanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di 66 Satuan Pelayanan Pemenuhan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BI Bidik Transaksi QRIS untuk Judi Online

BI Bidik Transaksi QRIS untuk Judi Online

October 21, 2026
Sebagian Warga Yang Merasakan Tekanan Ekonomi Cenderung Menyalurkan Keluhan Lewat Media Sosial

Sebagian Warga Yang Merasakan Tekanan Ekonomi Cenderung Menyalurkan Keluhan Lewat Media Sosial

October 21, 2026
PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

October 22, 2026
Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

October 22, 2026
Presiden AS Donald Trump

Tidak Bernegosiasi dengan Iran, Trump Sebut Sesuatu Akan Terjadi dalam Waktu Dekat

October 22, 2026
Kodam XVII/Cenderawasih memperkuat koordinasi penanganan karhutla di Papua setelah kabut asap mengganggu jarak pandang dan aktivitas penerbangan.

Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Kodam Cenderawasih Siaga

October 22, 2026
Tingkatkan Kunjungan Wisman Tiongkok, Kemenpar Sambut Kembalinya Penerbangan Langsung Shenzhen–Jakarta

Tingkatkan Kunjungan Wisman Tiongkok, Kemenpar Sambut Kembalinya Penerbangan Langsung Shenzhen–Jakarta

October 22, 2026
Didimax Luncurkan AI Trading Assistant Gratis Tanpa Token

Didimax Luncurkan AI Trading Assistant Gratis Tanpa Token

October 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved