• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Teknologi

Wegmans Memindai Wajah Pelanggan di Sejumlah Toko, Bukan Satu-satunya Perusahaan

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 14, 2026
in Teknologi
0
Wegmans Memindai Wajah Pelanggan di Sejumlah Toko, Bukan Satu-satunya Perusahaan

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah jaringan ritel terbesar di Amerika Serikat kini menggunakan teknologi pengenalan wajah untuk mencegah pencurian di toko. Namun, sebagian besar pelanggan tidak menyadari bahwa wajah mereka dipindai saat berbelanja.

Teknologi pengenalan wajah sebenarnya bukan hal baru dan telah digunakan secara kontroversial selama lebih dari satu dekade. Meski menuai penolakan luas di Amerika Serikat dan lebih umum digunakan di Inggris adopsinya terus meningkat di toko-toko AS dengan aturan yang minim dan hasil yang belum pasti. Satu hal yang konsisten: ketika publik mengetahuinya, penolakan keras pun muncul.

Hal ini terlihat dari kehebohan yang terjadi pekan ini terkait Wegmans, jaringan supermarket yang dikenal memiliki basis pelanggan fanatik. Perusahaan tersebut memicu kemarahan sebagian pembeli setelah mengungkapkan bahwa mereka menggunakan teknologi pengenalan wajah di toko-toko New York City.

New York City menjadi salah satu dari sedikit wilayah di AS yang mewajibkan tempat usaha komersial untuk mengungkapkan jika mereka mengumpulkan atau menyimpan data biometrik pelanggan. Undang-undang kota yang berlaku sejak 2021 juga melarang penjualan atau pembagian data biometrik tersebut. Sementara itu, upaya legislator negara bagian New York untuk melarang penggunaan teknologi pengenalan wajah oleh bisnis masih mandek.

Untuk mematuhi aturan tersebut, Wegmans memasang papan pemberitahuan di pintu masuk toko di Manhattan dan Brooklyn. Papan itu menyatakan bahwa data wajah, mata, dan suara pelanggan dapat dikumpulkan dan disimpan. Wegmans menyebut penggunaan teknologi ini bertujuan melindungi keselamatan pelanggan dan karyawan.

Laporan awal dari media Gothamist memicu perhatian luas, hingga mendorong Wegmans yang biasanya tertutup terhadap media mengeluarkan pernyataan publik. Perusahaan mengatakan teknologi tersebut hanya diterapkan di sebagian kecil toko yang dinilai memiliki risiko tinggi, dan digunakan untuk mengidentifikasi individu yang sebelumnya ditandai karena “perilaku tidak pantas”.

Namun, New York City merupakan pengecualian. Di sebagian besar wilayah AS, penggunaan teknologi biometrik masih minim pengawasan. Pakar privasi dari Electronic Privacy Information Center menyoroti kurangnya transparansi, potensi bias, serta ketiadaan regulasi yang melindungi hak sipil.

“Banyak penggunaan pengenalan wajah terjadi tanpa sepengetahuan publik,” ujar Jeramie Scott, penasihat senior lembaga tersebut. Ia menilai hukum belum mampu mengejar pesatnya perkembangan teknologi biometrik.

Selain Wegmans, banyak perusahaan besar lain juga mengandalkan teknologi serupa. Walmart, Kroger, dan Home Depot mencantumkan penggunaan biometrik dalam kebijakan privasi mereka. Umumnya, peritel memiliki daftar pantauan terhadap orang yang dicurigai melakukan pencurian, dan sistem akan memberi peringatan saat individu tersebut memasuki toko.

Namun, penyalahgunaan teknologi ini juga tercatat. Pada 2023, Rite Aid dilarang menggunakan pengenalan wajah selama lima tahun setelah Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) menemukan adanya kesalahan identifikasi dan penargetan tidak adil terhadap kelompok minoritas. FTC menilai praktik tersebut berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi konsumen.

Teknologi pengenalan wajah juga digunakan di arena hiburan. MSG Entertainment, pemilik Madison Square Garden dan Radio City Music Hall, diketahui memanfaatkan teknologi ini untuk membatasi akses pihak tertentu ke acara olahraga dan konser.

Seiring meluasnya penggunaan biometrik, para ahli menilai hampir semua peritel besar dan menengah kini memanfaatkannya. Namun, perusahaan cenderung enggan membicarakannya secara terbuka karena kekhawatiran publik Amerika terhadap pengawasan biometrik yang dinilai mengancam privasi dan hak sipil.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
download redmi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
Tags: cobisnis.comPengenalanWajahPrivasiDataRitelAmerika

Related Posts

Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

Jelang Final ASEAN Cup, Gianni Infantino Temui Prabowo

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Gianni Infantino bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta,...

MUI Tegaskan Alat Bantu Seks untuk Warga Binaan Hukumnya Haram

MUI Tegaskan Alat Bantu Seks untuk Warga Binaan Hukumnya Haram

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan penggunaan alat bantu seksual atau sex toy untuk menyalurkan kebutuhan biologis warga...

Sering Ngorok Saat Tidur? Ini Penyebab dan Tanda Perlu ke Dokter

Sering Ngorok Saat Tidur? Ini Penyebab dan Tanda Perlu ke Dokter

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Kebiasaan mendengkur saat tidur kerap dikaitkan dengan kondisi tidur yang nyenyak. Namun, dengkuran yang terdengar keras atau...

Video Dugaan Pesta Sabu di Rutan Depok Diselidiki, Dua Petugas Terseret

Video Dugaan Pesta Sabu di Rutan Depok Diselidiki, Dua Petugas Terseret

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Dugaan penyalahgunaan narkotika di Rutan Kelas I Depok tengah menjadi perhatian setelah sebuah rekaman video beredar di...

Sengketa Pendidikan Gibran di MK, Saldi Isra Minta Semua Pihak Tenang

Sengketa Pendidikan Gibran di MK, Saldi Isra Minta Semua Pihak Tenang

by Hidayat Taufik
October 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Mahkamah Konstitusi (MK) telah menyelesaikan seluruh rangkaian persidangan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang mempersoalkan syarat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

LPS Selesaikan Klaim Simpanan Rp243,02 Miliar di Jabar

October 4, 2026
DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

DMO Batu Bara 2027 Diusulkan Fokus untuk Kelistrikan

October 4, 2026
Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

Mobil Paling Mahal di Dunia Saat Ini Adalah Rolls‑Royce Droptail

November 21, 2025
Spanyol Comeback, Kalahkan Inggris 3-2 di Wembley

Malaysia Menang 3-0, Siap Hadapi Indonesia

September 27, 2026
Kualitas Air dan Izin Bermasalah, 18 DAMIU Ditutup

Desa Maju Prudential Dorong Sanitasi dan Lingkungan Sehat di Bogor

October 5, 2026
Kualitas Air dan Izin Bermasalah, 18 DAMIU Ditutup

YE Bagikan Momen Jakarta, Antusiasme Jelang Konser Makin Terasa

October 5, 2026
Kualitas Air dan Izin Bermasalah, 18 DAMIU Ditutup

Kualitas Air dan Izin Bermasalah, 18 DAMIU Ditutup

October 5, 2026
Portugal memastikan tiket perempat final UEFA Nations League usai mengalahkan Norwegia, sementara Jerman ditahan Yunani.

Portugal Lolos, Jerman Masih Tertahan

October 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved