JAKARTA, Cobisnis.com – Terbang dengan kelas ekonomi tidak selalu identik dengan pengalaman tidak nyaman. Sejumlah maskapai justru menghadirkan standar kenyamanan tinggi meski di kelas paling dasar.
Skytrax kembali merilis penghargaan tahunan maskapai penerbangan dunia. Salah satu kategori yang paling disorot adalah kursi kelas ekonomi terbaik dunia untuk tahun 2025.
Japan Airlines (JAL) keluar sebagai pemenang dalam kategori ini. Maskapai asal Jepang tersebut mempertahankan posisinya sebagai yang terbaik selama enam tahun berturut-turut.
Penilaian Skytrax mencakup desain kursi, jarak antar kursi, hingga kenyamanan sandaran kepala. Faktor-faktor tersebut dinilai memberikan pengalaman terbang yang lebih manusiawi bagi penumpang ekonomi.
Rata-rata jarak antar kursi pesawat ekonomi di dunia berada di kisaran 30–32 inci atau sekitar 76–81 cm. Namun JAL menawarkan jarak kursi hingga 34 inci atau sekitar 86 cm.
Perbedaan ruang kaki sekitar 5 cm ini dinilai signifikan, terutama untuk penerbangan jarak jauh seperti rute Eropa ke Asia Timur. Dampaknya terasa langsung pada kenyamanan penumpang.
Selain ruang kaki yang lebih lega, kursi ekonomi JAL juga dilengkapi layar hiburan 4K berukuran 13 inci, sandaran kepala yang bisa disesuaikan penuh, stopkontak, serta ruang penyimpanan tambahan.
Konfigurasi kursi JAL menggunakan pola 2-4-2, berbeda dari konfigurasi standar sembilan kursi yang umum digunakan maskapai lain. Susunan ini memberi ruang lebih tanpa mengorbankan kapasitas secara ekstrem.
Di posisi kedua dan ketiga kategori kursi ekonomi terbaik dunia ditempati oleh Cathay Pacific Airways dan Korean Air. Keduanya dikenal konsisten menjaga standar layanan kabin.
Skytrax sendiri telah menggelar World Airline Awards sejak 1999. Penghargaan ini sering disebut sebagai “Oscar industri penerbangan” karena berbasis pada jutaan suara penumpang global.
Dalam kategori lain, Cathay Pacific juga dinobatkan sebagai maskapai kelas ekonomi terbaik secara keseluruhan tahun 2025, disusul Qatar Airways dan Singapore Airlines.














