JAKARTA, Cobisnis.com – Warner Bros. kembali membuka dunia Middle-Earth dengan proyek film terbaru berjudul The Lord of the Rings: The Hunt for Gollum. Film ini akan menyorot periode yang sebelumnya hanya disebut singkat dalam trilogi original, dengan fokus pada perburuan Gollum oleh Gandalf dan Aragorn demi mencegah rahasia One Ring jatuh ke tangan Sauron.
Proses syuting dimulai Mei 2026, rilis 2027
Film ini dijadwalkan mulai produksi pada Mei 2026 dan siap tayang di bioskop pada 2027. Strategi perilisan mengingatkan pada kesuksesan trilogi Peter Jackson sebelumnya, dengan tujuan menghidupkan kembali atmosfer epik Middle-Earth.
Andy Serkis kembali sebagai Gollum sekaligus sutradara
Kembalinya Serkis tidak hanya sebagai aktor motion-capture legendaris, tetapi juga mengisi peran sutradara, membuat karakter Gollum tetap hidup secara emosional dan personal. Pendekatan ini diharapkan lebih mendalam dibanding sekadar efek visual.
Karakter klasik lain ikut hadir
Ian McKellen akan kembali sebagai Gandalf, berperan penuh dalam narasi perburuan Gollum, sementara Frodo Baggins (Elijah Wood) muncul meski bukan pemeran utama. Kehadiran Frodo menekankan kepolosan dan risiko besar yang tengah mengintai Middle-Earth.
Fokus cerita lebih sempit dan personal
Berbeda dengan trilogi sebelumnya yang berskala epik, film ini menyorot satu misi spesifik dengan fokus karakter Gollum, menghadirkan kisah tragis yang sebelumnya jarang digali. Aragorn juga hadir dalam versi lebih muda, menyesuaikan alur sebelum ia menjadi raja.
Naskah tetap dari tim kreatif asli LOTR
Philippa Boyens dan Fran Walsh, penulis trilogi The Lord of the Rings dan The Hobbit, kembali menulis naskah film ini bersama Phoebe Gittins dan Arty Papageorgiou. Kehadiran mereka memastikan cerita tetap setia pada semangat Tolkien.
Antusiasme dan kekhawatiran penggemar
Proyek ini memunculkan rasa penasaran sekaligus khawatir di kalangan penggemar. Sisi hangat emosional dari kembalinya karakter ikonik bersanding dengan pertanyaan: apakah film ini akan memperkaya Middle-Earth atau sekadar memanfaatkan nostalgia?
Dengan semua fakta ini, The Hunt for Gollum menjanjikan pengalaman baru yang menyelami sisi gelap Middle-Earth, menambah kedalaman cerita bagi penggemar lama maupun penonton baru.














