• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, January 1, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

10 Tahun Pasca Kebijakan Satu Anak, Upaya China Dorong Kelahiran Masih Belum Berhasil

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
January 1, 2026
in News
0
10 Tahun Pasca Kebijakan Satu Anak, Upaya China Dorong Kelahiran Masih Belum Berhasil

JAKARTA, Cobisnis.com – Sepuluh tahun setelah China secara resmi mengakhiri kebijakan kontroversial “satu anak,” upaya pemerintah untuk mendorong warganya memiliki lebih banyak anak masih belum mendapat respons positif. Banyak warga, khususnya generasi muda, menilai insentif yang diberikan belum sebanding dengan beban ekonomi dan sosial yang harus ditanggung dalam membesarkan anak.

Welkin Lei, pria berusia 30 tahun asal Beijing, kini tengah mempertimbangkan apakah ia dan istrinya akan memiliki anak kedua. Mereka sudah memiliki seorang anak berusia tiga tahun, yang perawatannya membutuhkan jasa penitipan anak berbayar. Di sisi lain, sebagai pasangan yang sama-sama anak tunggal, mereka juga harus memikirkan biaya dan waktu untuk merawat orang tua masing-masing yang mulai menua.

Dilema seperti ini menjadi cerminan tantangan besar yang dihadapi pemerintah China: bagaimana mendorong angka kelahiran setelah puluhan tahun pembatasan ketat yang mengubah struktur demografi. Lei menilai dukungan finansial pemerintah masih kurang. Menurutnya, jika negara benar-benar ingin mendorong warga punya lebih banyak anak, maka komitmen dan upaya yang diberikan harus jauh lebih besar.

Sejak kebijakan satu anak dicabut pada 1 Januari 2016, pemerintah China telah meluncurkan berbagai kebijakan pro-kelahiran. Namun, hasilnya belum signifikan. Populasi China justru menyusut selama tiga tahun hingga 2024. Meski terjadi sedikit peningkatan angka kelahiran pada 2024, jumlah tersebut masih kalah dibandingkan angka kematian dan diperkirakan tidak akan berkelanjutan.

Saat ini, penduduk berusia di atas 60 tahun mencakup lebih dari 20% dari total populasi sekitar 1,4 miliar jiwa. Proyeksi PBB menunjukkan angka ini berpotensi meningkat hingga setengah populasi pada tahun 2100. Kondisi ini menjadi ancaman serius bagi pertumbuhan ekonomi China dan ambisinya menyaingi Amerika Serikat, termasuk di bidang militer.

Presiden Xi Jinping telah menekankan pentingnya “keamanan populasi” dan menjadikan pembangunan “populasi berkualitas tinggi” sebagai prioritas nasional. Berbagai kebijakan baru diperkirakan akan terus digulirkan, mulai dari insentif pernikahan hingga dukungan kelahiran.

Namun, banyak warga menilai masalah mendasarnya belum tersentuh. Tingginya pengangguran anak muda, mahalnya biaya membesarkan anak, serta beban pengasuhan yang tidak seimbang terutama pada perempuan menjadi faktor utama rendahnya minat memiliki anak. Warisan kebijakan satu anak juga meninggalkan generasi yang harus menanggung tanggung jawab ganda merawat anak sekaligus orang tua, di tengah sistem jaminan sosial yang masih lemah.

Pemerintah pusat telah memperkenalkan bonus tunai tahunan sebesar 3.600 yuan untuk anak di bawah tiga tahun, memperlonggar aturan pendaftaran pernikahan, menyediakan prasekolah negeri gratis, serta berencana menghapus biaya persalinan rumah sakit pada 2026. Meski demikian, banyak keluarga menilai bantuan tersebut hanya “setetes air di lautan” dibandingkan biaya riil membesarkan anak, terutama di kota besar seperti Beijing dan Shanghai.

Selain itu, rendahnya angka pernikahan juga menjadi penghambat utama. Banyak perempuan muda memilih fokus pada karier dan menolak norma tradisional yang menempatkan mereka sebagai penanggung jawab utama urusan rumah tangga dan pendidikan anak. Ketidakpastian ekonomi pasca-pandemi Covid-19 turut memperkuat sikap enggan menikah dan punya anak di kalangan generasi muda.

Para ahli menilai tantangan demografi China bersifat struktural dan sulit dibalikkan. Menurut ekonom Yao Yang, penurunan angka kelahiran sudah mencapai titik yang hampir tidak dapat dipulihkan. Meski kebijakan dapat memperlambat laju penurunan, kembalinya era puluhan juta kelahiran per tahun dinilai sangat kecil kemungkinannya.

Bagi sebagian warga yang hidup di era kebijakan satu anak, refleksi ini menimbulkan penyesalan. Banyak yang kini menyadari bahwa jika memiliki kebebasan memilih di masa lalu, mereka mungkin akan memilih memiliki lebih dari satu anak.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download Premium WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
udemy course download free
download intex firmware
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: Chinacobisnis.comDemografiChinaKebijakanSatuAnakKrisisKelahiran

Related Posts

Zohran Mamdani Resmi Dilantik Sebagai Wali Kota New York City

Zohran Mamdani Resmi Dilantik Sebagai Wali Kota New York City

by Zahra Zahwa
January 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Zohran Mamdani, politisi sosialis demokrat yang berkampanye dengan janji mengatasi krisis keterjangkauan hidup di salah satu kota...

Di Tengah Dinamika Amerika Latin, Ketegangan Amerika Serikat Dan Venezuela Tetap Menjadi Konstanta

Di Tengah Dinamika Amerika Latin, Ketegangan Amerika Serikat Dan Venezuela Tetap Menjadi Konstanta

by Zahra Zahwa
January 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Di Amerika Latin yang terus berubah, hanya ada satu kepastian dalam 25 tahun terakhir: Venezuela yang sosialis...

Trump Tunda Kenaikan Tarif Furnitur Dan Kabinet Dapur Selama Satu Tahun

Trump Tunda Kenaikan Tarif Furnitur Dan Kabinet Dapur Selama Satu Tahun

by Zahra Zahwa
January 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunda kenaikan tarif baru atas furnitur berlapis kain (upholstered furniture), kabinet dapur,...

Miami Kejutkan Juara Bertahan Ohio State Di Perempat Final CFP Cotton Bowl

Miami Kejutkan Juara Bertahan Ohio State Di Perempat Final CFP Cotton Bowl

by Zahra Zahwa
January 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Miami Hurricanes secara mengejutkan menumbangkan juara bertahan nasional Ohio State Buckeyes dengan skor 24-14 pada laga perempat...

Rayakan Ulang Tahun pada 1 Januari 2026, Ini 9 Artis K-Pop yang Lahir di Hari Tahun Baru

Mengenal Sejarah dan Fakta Menarik Perayaan Tahun Baru di Berbagai Belahan Dunia

by Desti Dwi Natasya
January 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pergantian tahun dirayakan oleh masyarakat di hampir seluruh penjuru dunia dengan tradisi dan kebiasaan yang beragam. Di...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jadwal Rilis Final Stranger Things Season 5 Volume 3 Terungkap

Jadwal Rilis Final Stranger Things Season 5 Volume 3 Terungkap

December 30, 2025
BBM Nonsubsidi Turun, Ini Daftar Harga Terbaru per 1 Januari 2026

BBM Nonsubsidi Turun, Ini Daftar Harga Terbaru per 1 Januari 2026

January 1, 2026
Isu MBG Dongkrak Harga Pangan Dinilai Keliru, Pengamat Soroti Dampak Positif bagi Petani dan Tenaga Kerja

Pendiri INDEF Nilai Dampak Program MBG Tak Biasa, Dorong Arah Baru Ekonomi Nasional

December 31, 2025
Meksiko Naikkan Tarif Impor hingga 35 Persen, Produk RI Terdampak

Meksiko Naikkan Tarif Impor hingga 35 Persen, Produk RI Terdampak

December 31, 2025
Wujudkan Kehadiran Negara, BSI Dukung Danantara Bangun Hunian Layak untuk Percepat Pemulihan Warga Aceh

Wujudkan Kehadiran Negara, BSI Dukung Danantara Bangun Hunian Layak untuk Percepat Pemulihan Warga Aceh

January 1, 2026
Nasi Bukan Penyebab Utama Gemuk, Ini Penjelasan Ahli Gizi

Nasi Bukan Penyebab Utama Gemuk, Ini Penjelasan Ahli Gizi

January 1, 2026
10 Tahun Pasca Kebijakan Satu Anak, Upaya China Dorong Kelahiran Masih Belum Berhasil

10 Tahun Pasca Kebijakan Satu Anak, Upaya China Dorong Kelahiran Masih Belum Berhasil

January 1, 2026
Zohran Mamdani Resmi Dilantik Sebagai Wali Kota New York City

Zohran Mamdani Resmi Dilantik Sebagai Wali Kota New York City

January 1, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved