• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, August 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Adu Harta Pemilik Alfamart dan Indomaret, Siapa Paling Kaya?

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
December 17, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Adu Harta Pemilik Alfamart dan Indomaret, Siapa Paling Kaya?

JAKARTA, Cobisnis.com – Dua jaringan minimarket terbesar di Indonesia, Alfamart dan Indomaret, telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Keberadaan keduanya yang kerap berdekatan membuat publik kerap membandingkan bukan hanya layanan dan konsep bisnis, tetapi juga kekayaan para pemiliknya, Djoko Susanto dan Anthony Salim.

Alfamart dan Indomaret sama-sama memiliki jaringan gerai yang sangat luas dan terus berkembang di berbagai daerah. Ekspansi agresif tersebut berkontribusi besar terhadap pertumbuhan bisnis dan nilai kekayaan para pengendali masing-masing perusahaan. Namun, di balik kemiripan model usaha, kedua minimarket ini dijalankan oleh grup dan sosok yang berbeda, dengan latar belakang serta strategi yang tidak sama.

Profil Alfamart dan Djoko Susanto

Djoko Susanto, yang juga dikenal dengan nama Kwok Kwie Fo, merupakan pendiri sekaligus pemilik Alfamart. Berdasarkan laporan perusahaan tahun 2024, Alfamart terus memperkuat jaringan distribusinya dengan membangun gudang baru di Tegal, Gorontalo, dan Luwu. Hingga tahun tersebut, Alfamart mengoperasikan lebih dari 20.120 gerai, ditambah 3.516 gerai entitas anak, serta lebih dari 2.000 gerai di Filipina yang didukung lima gudang logistik.

Perjalanan Djoko Susanto dimulai dari usaha kecil berupa kios rokok bernama Toko Sumber Bahagia, yang ia kelola setelah sekolah Tionghoa tempatnya belajar ditutup. Dari bisnis rokok inilah ia berkenalan dengan Putera Sampoerna dan bersama-sama mengembangkan jaringan kios serta supermarket Alfa. Momentum besar terjadi ketika Philip Morris International mengakuisisi HM Sampoerna dan melepas sebagian unit ritel, yang kemudian dikuasai oleh Djoko Susanto.

Melalui PT Sumber Alfaria Trijaya, Djoko mengembangkan berbagai merek ritel seperti Alfamart, Alfamidi, Alfa Express, dan Lawson. Saat ini, keberlanjutan bisnis Alfamart dijaga oleh dua anaknya, Feny Djoko Susanto dan Budi Djoko Susanto.

Profil Indomaret dan Anthony Salim

Indomaret berada di bawah naungan Salim Group dan dikendalikan oleh Anthony Salim, putra bungsu Sudono Salim. Anthony Salim, yang lahir di Kudus pada 15 Oktober 1949, mulai memimpin Salim Group sejak 1998. PT Indomarco Prismatama, pengelola Indomaret, telah menjadi bagian dari grup ini sejak 1988.

Awalnya, Indomaret dibangun untuk memenuhi kebutuhan harian karyawan Salim Group. Namun, seiring waktu, konsep minimarket yang dekat dengan kawasan permukiman dinilai lebih efektif dan kemudian menjadi ciri utama Indomaret. Saat ini, Indomaret memiliki lebih dari 23.000 gerai, 32 cabang, serta sekitar 190.000 karyawan di seluruh Indonesia.

Perbandingan Kekayaan

Mengacu pada data Real Time Net Worth Forbes per 19 November 2025, kekayaan Djoko Susanto tercatat sebesar US$2,8 miliar atau sekitar Rp46,64 triliun dengan asumsi kurs Rp16.657,30. Angka tersebut menempatkannya di peringkat ke-1.419 orang terkaya di dunia.

Sementara itu, Anthony Salim berdasarkan daftar Indonesia’s 50 Richest 2024 versi Forbes (per 11 Desember 2024) memiliki kekayaan sekitar US$12,8 miliar atau setara Rp213,26 triliun. Dengan nilai tersebut, Anthony Salim menempati posisi kelima orang terkaya di Indonesia.

Siapa Lebih Tajir?

Jika melihat data Forbes, selisih kekayaan antara pemilik Alfamart dan Indomaret terlihat cukup jauh. Djoko Susanto memiliki kekayaan sekitar US$2,8 miliar, sedangkan Anthony Salim mencapai US$12,8 miliar. Meski demikian, perlu dicatat bahwa data kekayaan Anthony Salim bersifat estimasi tahunan, sementara Djoko Susanto tercatat dalam pembaruan kekayaan secara real-time.

Dengan demikian, meskipun keduanya sama-sama sukses membangun jaringan ritel raksasa di Indonesia, dari sisi nilai kekayaan, Anthony Salim tercatat lebih unggul dibandingkan Djoko Susanto.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
download lenevo firmware
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: AlfamartAnthony Salimcobisnis.comDjoko SusantoindomaretPerbandingan Kekayaan

Related Posts

Mengapa Arsitek Kini Merancang Lebih dari Sekadar Bangunan?

Mengapa Arsitek Kini Merancang Lebih dari Sekadar Bangunan?

by Zahra Zahwa
August 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Arsitek modern kini tidak hanya merancang bentuk bangunan. Mereka juga menyusun cara orang bergerak, berinteraksi, dan merasakan...

Auto Draft

FIFA Perkuat Dukungan untuk Gianni Infantino Setelah Pertemuan Darurat di Maroko

by Zahra Zahwa
August 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – FIFA menyatakan dukungan kepada Presiden Gianni Infantino meski desakan agar ia mundur terus bermunculan. Dukungan itu muncul...

Inspeksi Alpukat di Michoacán Ditangguhkan, Pasokan ke AS Berisiko Melambat

Inspeksi Alpukat di Michoacán Ditangguhkan, Pasokan ke AS Berisiko Melambat

by Zahra Zahwa
August 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah Amerika Serikat menghentikan sementara aktivitas pemerintah di negara bagian Michoacán, Meksiko, pada Rabu. Keputusan itu diambil...

iOS 27 Dual Capture FaceTime

iOS 27 Hadirkan Dual Capture di FaceTime, iPhone 17 Bisa Pakai Dua Kamera Sekaligus

by Desti Dwi Natasya
August 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Apple menghadirkan pembaruan besar pada FaceTime melalui iOS 27 dengan membawa fitur Dual Capture. Fitur ini memungkinkan...

PLN

Diskon Listrik 50 Persen Kembali Hadir, PLN Gelar Promo Tambah Daya di Agustus 2026

by Desti Dwi Natasya
August 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT PLN (Persero) kembali menghadirkan program diskon listrik 50 persen Agustus 2026 melalui promo tambah daya bertajuk...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Halal Indo 2026

Halal Indo 2026 Dorong Sinergi Kreator dan Industri Perkuat Produk Halal Lokal

August 5, 2026
Kemenkes

Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Kemenkes Imbau Utamakan Empati

August 5, 2026
PT GSPP Perkuat Infrastruktur Pendidikan dan Akses Ekonomi Masyarakat

PT GSPP Perkuat Infrastruktur Pendidikan dan Akses Ekonomi Masyarakat

August 5, 2026
BUMI Raup Laba Lebih Tinggi di Semester I 2026, Profitabilitas Terus Menguat

BUMI Raup Laba Lebih Tinggi di Semester I 2026, Profitabilitas Terus Menguat

August 5, 2026
Pemerintah Naikkan Margin Bulog Jadi 7% agar Kualitas Beras Meningkat

Pemerintah Naikkan Margin Bulog Jadi 7% agar Kualitas Beras Meningkat

August 6, 2026
Persebaya Surabaya

Bernardo Tavares Akui Kekuatan Persib, Persebaya Siap Beri Perlawanan di Final Piala Presiden 2026

August 6, 2026
Mengapa Arsitek Kini Merancang Lebih dari Sekadar Bangunan?

Mengapa Arsitek Kini Merancang Lebih dari Sekadar Bangunan?

August 6, 2026
Indonesia Incar Posisi Pemimpin Industri Protein ASEAN

Indonesia Incar Posisi Pemimpin Industri Protein ASEAN

August 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved