• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, April 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Rokok di Luar Negeri Mahal, Bukan Karena Produksi Tapi Kebijakan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 16, 2025
in Nasional
0
Rokok di Luar Negeri Mahal, Bukan Karena Produksi Tapi Kebijakan

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga rokok di banyak negara luar negeri jauh lebih mahal dibandingkan Indonesia. Kondisi ini bukan disebabkan biaya produksi yang tinggi, melainkan kebijakan pemerintah yang disengaja.

Faktor utama mahalnya rokok adalah pajak dan cukai yang tinggi. Di sejumlah negara Eropa dan Australia, pajak rokok bisa mencapai lebih dari 60 hingga 80 persen dari harga jual.

Kebijakan tersebut diterapkan sebagai upaya menekan jumlah perokok. Pemerintah memanfaatkan harga mahal untuk mengurangi konsumsi rokok, terutama di kalangan generasi muda.

Selain pajak, negara-negara tersebut memiliki kebijakan kesehatan publik yang ketat. Rokok dianggap sebagai penyebab utama beban biaya kesehatan jangka panjang.

Biaya pengobatan penyakit akibat rokok dinilai lebih besar dibandingkan pendapatan dari industri tembakau. Karena itu, harga tinggi dipakai sebagai alat pengendalian konsumsi.

Aturan ketat juga memengaruhi harga rokok. Banyak negara melarang iklan rokok, menerapkan kemasan polos, serta mewajibkan peringatan kesehatan besar di bungkus rokok.

Biaya kepatuhan terhadap regulasi tersebut ikut dibebankan ke harga jual. Produsen harus menyesuaikan proses produksi dan distribusi sesuai standar pemerintah.

Faktor daya beli masyarakat juga berperan. Di negara dengan pendapatan per kapita tinggi, harga rokok disesuaikan agar tetap memberi efek jera bagi konsumen.

Pemerintah juga menggunakan harga mahal sebagai strategi sosial. Dengan rokok sulit dijangkau, angka perokok pemula diharapkan terus menurun.

Secara keseluruhan, mahalnya rokok di luar negeri merupakan hasil kombinasi kebijakan fiskal, kesehatan, dan sosial, bukan semata-mata faktor pasar.

Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
download udemy paid course for free
download lava firmware
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: CobisnisEkonomi globalHarga rokokKebijakan KesehatanPajak RokokPebisnismuda

Related Posts

Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah melakukan pengawasan ketat terhadap 14 perusahaan di sektor asuransi dan dana pensiun....

ADRO Siapkan Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham dalam Rencana yang Diperbarui

ADRO Siapkan Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham dalam Rencana yang Diperbarui

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) merevisi rencana buyback saham dengan menaikkan anggaran menjadi maksimal Rp 5...

Panas! Trump Dorong Sekutu Rebut Selat Hormuz di Tengah Perang Iran

Panas! Trump Dorong Sekutu Rebut Selat Hormuz di Tengah Perang Iran

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta negara-negara sekutu untuk menunjukkan keberanian dan membantu membuka kembali Selat Hormuz...

WFH Tiap Jumat Dinilai Bisa Hemat BBM, Kuncinya Ada di Disiplin ASN

WFH Tiap Jumat Dinilai Bisa Hemat BBM, Kuncinya Ada di Disiplin ASN

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kebijakan work from home (WFH) setiap Jumat bagi aparatur sipil negara (ASN) dinilai berpotensi menghemat bahan bakar...

Kepemilikan Super Terkonsentrasi! 9 Saham Ini Jadi Sorotan, Mana yang Layak Dibeli?

Kepemilikan Super Terkonsentrasi! 9 Saham Ini Jadi Sorotan, Mana yang Layak Dibeli?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkap sembilan saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi per Maret 2026. Kondisi ini dinilai...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Harga Batu Bara Naik, Ikuti Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan Energi

Harga Batu Bara Naik, Ikuti Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan Energi

April 6, 2026
BSI Scholarship Pelajar Catat 413 Lolos SNBP ke 83 Kampus

BSI Scholarship Pelajar Catat 413 Lolos SNBP ke 83 Kampus

April 5, 2026
Warga Taiwan Siapkan Rencana Kabur Saat Ancaman China Meningkat

Warga Taiwan Siapkan Rencana Kabur Saat Ancaman China Meningkat

April 4, 2026
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Masih Berlaku di Aceh dan Sultra

Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Masih Berlaku di Aceh dan Sultra

April 5, 2026
AI Bikin Diskusi Kuliah Makin Seragam, Mahasiswa Mulai Kehilangan Suara Asli

AI Bikin Diskusi Kuliah Makin Seragam, Mahasiswa Mulai Kehilangan Suara Asli

April 6, 2026
Kasus Keracunan MBG di Duren Sawit, Ini Penjelasan Wamenkes

Kasus Keracunan MBG di Duren Sawit, Ini Penjelasan Wamenkes

April 6, 2026
UCLA Menang Telak Atas South Carolina dan Ukir Sejarah di Final NCAA Putri 2026

UCLA Menang Telak Atas South Carolina dan Ukir Sejarah di Final NCAA Putri 2026

April 6, 2026
Trump Dorong Basis Data Pemilih Nasional, Pejabat Pemilu AS Khawatir Penyalahgunaan

Trump Dorong Basis Data Pemilih Nasional, Pejabat Pemilu AS Khawatir Penyalahgunaan

April 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved