• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, September 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Rokok di Luar Negeri Mahal, Bukan Karena Produksi Tapi Kebijakan

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 16, 2025
in Nasional
0
Rokok di Luar Negeri Mahal, Bukan Karena Produksi Tapi Kebijakan

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga rokok di banyak negara luar negeri jauh lebih mahal dibandingkan Indonesia. Kondisi ini bukan disebabkan biaya produksi yang tinggi, melainkan kebijakan pemerintah yang disengaja.

Faktor utama mahalnya rokok adalah pajak dan cukai yang tinggi. Di sejumlah negara Eropa dan Australia, pajak rokok bisa mencapai lebih dari 60 hingga 80 persen dari harga jual.

Kebijakan tersebut diterapkan sebagai upaya menekan jumlah perokok. Pemerintah memanfaatkan harga mahal untuk mengurangi konsumsi rokok, terutama di kalangan generasi muda.

Selain pajak, negara-negara tersebut memiliki kebijakan kesehatan publik yang ketat. Rokok dianggap sebagai penyebab utama beban biaya kesehatan jangka panjang.

Biaya pengobatan penyakit akibat rokok dinilai lebih besar dibandingkan pendapatan dari industri tembakau. Karena itu, harga tinggi dipakai sebagai alat pengendalian konsumsi.

Aturan ketat juga memengaruhi harga rokok. Banyak negara melarang iklan rokok, menerapkan kemasan polos, serta mewajibkan peringatan kesehatan besar di bungkus rokok.

Biaya kepatuhan terhadap regulasi tersebut ikut dibebankan ke harga jual. Produsen harus menyesuaikan proses produksi dan distribusi sesuai standar pemerintah.

Faktor daya beli masyarakat juga berperan. Di negara dengan pendapatan per kapita tinggi, harga rokok disesuaikan agar tetap memberi efek jera bagi konsumen.

Pemerintah juga menggunakan harga mahal sebagai strategi sosial. Dengan rokok sulit dijangkau, angka perokok pemula diharapkan terus menurun.

Secara keseluruhan, mahalnya rokok di luar negeri merupakan hasil kombinasi kebijakan fiskal, kesehatan, dan sosial, bukan semata-mata faktor pasar.

Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
udemy paid course free download
download karbonn firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: CobisnisEkonomi globalHarga rokokKebijakan KesehatanPajak RokokPebisnismuda

Related Posts

Cabai Rawit Merah Hampir Rp100 Ribu per Kg karena Stok Berkurang

Cabai Rawit Merah Hampir Rp100 Ribu per Kg karena Stok Berkurang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Harga cabai rawit merah di pasaran terus mengalami kenaikan. Pada Minggu, 20 September 2026, harganya tercatat mencapai...

Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Jakut, Abdullah Syauqi Dihukum Seumur Hidup

Pelajaran dari Sengketa CHERIA: Keluarga Pendiri Pertahankan Hak Merek dan Persoalkan Dugaan Informasi Keuangan yang Tidak Sesuai

by Rizki Meirino
September 20, 2026
0

JAKARTA,Cobisnis.com – Bagi setiap pengusaha, membangun bisnis dari nol hingga mendapatkan kepercayaan investor adalah sebuah pencapaian. Namun, perjalanan bisnis *Cheria...

Kejagung Kawal Tiga Proyek Jalan IKN dengan Nilai Rp3,9 Triliun

Kejagung Kawal Tiga Proyek Jalan IKN dengan Nilai Rp3,9 Triliun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kejaksaan Agung ikut mengawal pembangunan infrastruktur jalan di Ibu Kota Nusantara atau IKN untuk tahun anggaran 2026...

Moreno Soeprapto Klarifikasi Video Call saat Rapat

Moreno Soeprapto Klarifikasi Video Call saat Rapat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Moreno Soeprapto, menyampaikan permintaan maaf setelah rekaman dirinya melakukan...

Seraf Naro Buka Medali Indonesia di Asian Games 2026 dengan Perunggu

Seraf Naro Buka Medali Indonesia di Asian Games 2026 dengan Perunggu

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Atlet wushu Indonesia, Seraf Naro Siregar, menjadi penyumbang medali pertama Indonesia di Asian Games Aichi Nagoya 2026....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ilustrasi Menyiapkan Bekal - pexels/Alex Green

Anti Ribet, 5 Tips Praktis Menyiapkan Bekal Sekolah

September 20, 2026
Sarapan Oatmeal - pexels/https://kaboompics.com/

Oatmeal, Sarapan Sehat untuk Menurunkan Kadar Kolesterol

September 20, 2026
World Cleanup Day 2026 Dorong Kebiasaan Pilah Sampah dari Rumah untuk Kota yang Lebih Bersih

World Cleanup Day 2026 Dorong Kebiasaan Pilah Sampah dari Rumah untuk Kota yang Lebih Bersih

September 20, 2026
Segelas Air Putih - pexels/Lisa Fotios

Pentingnya Harus Minum Segelas Air Sebelum Minum Kopi di Pagi Hari

September 20, 2026
Jamkrindo Perkuat Literasi Pelaku Usaha Lewat Jejak

Jamkrindo Perkuat Literasi Pelaku Usaha Lewat Jejak

September 20, 2026
Jika Purbaya Diganti Sejak Pagi, Pengamat Sebut Pasar Bisa Lebih Bergejolak

Jika Purbaya Diganti Sejak Pagi, Pengamat Sebut Pasar Bisa Lebih Bergejolak

September 20, 2026
Cabai Rawit Merah Hampir Rp100 Ribu per Kg karena Stok Berkurang

Cabai Rawit Merah Hampir Rp100 Ribu per Kg karena Stok Berkurang

September 20, 2026
Sosialisasi dan Arahan Adiatma, Ketua DPD Gerakan Rakyat Jakarta Timur, Dihadiri Perwakilan 8 Kelurahan di Cipayung

Sosialisasi dan Arahan Adiatma, Ketua DPD Gerakan Rakyat Jakarta Timur, Dihadiri Perwakilan 8 Kelurahan di Cipayung

September 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved