• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Jasad Orangutan Tapanuli Ditemukan Setelah Banjir Besar Sumatra

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 15, 2025
in News
0
Jasad Orangutan Tapanuli Ditemukan Setelah Banjir Besar Sumatra

JAKARTA, Cobisnis.com – Tim relawan menemukan satu jasad orangutan tapanuli yang terkubur lumpur dan tumpukan kayu setelah banjir dan longsor menghantam kawasan pegunungan di Sumatra. Temuan ini menambah kekhawatiran atas kondisi habitat dan keselamatan satwa langka tersebut.

Jasad orangutan ditemukan dalam kondisi rusak, diduga akibat terseret arus kuat saat banjir bandang. Luka pada tubuhnya mengindikasikan proses pembusukan yang sudah berlangsung beberapa hari. Lokasi ditemukannya bangkai berdekatan dengan area yang sebelumnya mengalami longsor besar.

Sebelum bencana, kawasan itu dikenal sebagai salah satu titik aktivitas orangutan tapanuli. Warga dan pegiat konservasi sering melihat satwa tersebut mencari makan di lereng hutan. Namun setelah banjir dan longsor besar, suara satwa hampir tidak lagi terdengar.

Para relawan menyebut temuan jasad ini sebagai sinyal awal bahwa bencana tersebut kemungkinan menewaskan lebih banyak individu. Jenis ini merupakan primata paling langka di dunia, dengan populasi yang diperkirakan kurang dari 800 ekor. Setiap kehilangan menjadi ancaman serius bagi kelangsungan spesies.

Pemantauan awal menggunakan citra satelit menunjukkan ribuan hektare tutupan hutan di lereng gunung rusak akibat longsor. Luas area terdampak diperkirakan mencapai lebih dari 7.000 hektare, dan sebagian besar merupakan hutan primer yang menjadi habitat orangutan tapanuli.

Ahli konservasi menilai kerusakan sebesar itu bisa menghancurkan wilayah jelajah puluhan individu. Jika mereka terjebak saat longsor terjadi, peluang untuk bertahan hidup sangat kecil. Kondisi tersebut memperkuat kekhawatiran bahwa populasi orangutan tapanuli semakin tertekan.

Kerusakan habitat ini juga berdampak pada primata lain seperti gibbon, serta satwa besar lain di Sumatra. Banjir dan longsor turut memutus jalur jelajah satwa, merusak pohon pakan, dan mengubah struktur hutan dalam waktu singkat.

Selain rusaknya alam liar, sejumlah pusat penelitian dan monitoring satwa di Sumatra juga terdampak bencana. Beberapa fasilitas yang selama ini menjadi lokasi pemantauan perilaku orangutan mengalami kerusakan berat sehingga kegiatan konservasi terhambat.

Banjir dan longsor yang meluas di sejumlah wilayah Sumatra telah menewaskan lebih dari 900 orang. Namun dampaknya pada satwa liar diperkirakan tidak kalah besar, terutama bagi spesies yang populasinya sudah sangat terbatas.

Temuan bangkai orangutan ini dipandang sebagai bukti nyata bahwa bencana alam semakin mempercepat krisis konservasi. Para pegiat lingkungan mendesak adanya investigasi menyeluruh terhadap kerusakan hutan dan perlindungan habitat yang lebih ketat.

Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
download micromax firmware
Download WordPress Themes Free
udemy course download free
Tags: Banjir SumatraCobisnishabitat rusakKonservasiorangutan tapanuliPebisnismudaSatwa liar

Related Posts

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

Airlangga Sebut Kenaikan Harga Avtur Berdampak Langsung ke Tarif Tiket Pesawat

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kenaikan harga avtur global disebut menjadi penyebab utama melonjaknya harga tiket pesawat domestik dalam beberapa waktu terakhir....

Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wacana pemotongan gaji menteri mencuat di tengah upaya pemerintah menjaga defisit APBN tetap di bawah 3%, dengan...

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memberi lampu hijau bagi maskapai domestik untuk menaikkan fuel surcharge hingga 38% akibat kenaikan harga avtur...

Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

Ada 14 Perusahaan Asuransi dan Dana Pensiun dalam Pantauan Ketat OJK

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah melakukan pengawasan ketat terhadap 14 perusahaan di sektor asuransi dan dana pensiun....

ADRO Siapkan Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham dalam Rencana yang Diperbarui

ADRO Siapkan Rp 5 Triliun untuk Buyback Saham dalam Rencana yang Diperbarui

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) merevisi rencana buyback saham dengan menaikkan anggaran menjadi maksimal Rp 5...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

April 6, 2026
Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
GT World Challenge Asia 2026 Kembali ke Mandalika

GT World Challenge Asia 2026 Kembali ke Mandalika

April 7, 2026
Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

April 7, 2026
Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved