• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, August 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home News

Sukanto Tanoto, Konglomerat yang Kembali Terseret dalam Polemik PT TPL

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
December 6, 2025
in News
0
Sukanto Tanoto, Konglomerat yang Kembali Terseret dalam Polemik PT TPL

JAKARTA, Cobisnis.com – Sukanto Tanoto dikenal sebagai salah satu pengusaha Indonesia yang berhasil membangun bisnisnya hingga ke tingkat internasional. Ia merupakan pendiri Royal Golden Eagle (RGE), grup usaha berbasis sumber daya alam yang beroperasi secara berkelanjutan. Di balik kesuksesan besar yang diraih RGE, perjalanan yang dilalui Sukanto tidaklah mudah.

Perjalanan bisnisnya dimulai dari sebuah usaha kecil berupa toko suku cadang. Dari titik awal itulah ia kemudian berkembang hingga membawa RGE menjadi perusahaan kelas dunia. Mengutip informasi dari Tanoto Foundation, RGE saat ini memiliki aset lebih dari US$20 miliar dan mempekerjakan lebih dari 60.000 karyawan yang tersebar di berbagai negara.

Nama Sukanto kembali menjadi sorotan setelah bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera Utara. PT Toba Pulp Lestari (PT TPL) yang sebelumnya bernama PT Inti Indorayon Utama Tbk dan didirikan Sukanto pada 1983 disebut oleh sebagian masyarakat sebagai penyebab kerusakan lingkungan yang berujung pada bencana. Tuduhan tersebut telah dibantah pihak perusahaan, namun desakan masyarakat sekitar untuk menutup PT TPL tetap berlangsung sepanjang tahun 2025.

Lantas, siapa sebenarnya Sukanto Tanoto? Berikut profil lengkap dan perjalanan kariernya, dirangkum dari berbagai sumber pada Sabtu (6/12/2025).

Profil Sukanto Tanoto

Sukanto Tanoto lahir dengan nama Tan Kang Hoo di Medan, Sumatera Utara, pada 25 Desember 1949. Ia berasal dari keluarga keturunan Tionghoa dan merupakan anak dari pasangan Amin Tanoto dan Anisah Tanoto. Ia beragama Buddha dan memiliki zodiak Capricorn.

Sukanto menikah dengan Tinah Bingei Tanoto. Pasangan ini dikaruniai empat anak: Anderson Tanoto, Imelda Tanoto, Belinda Tanoto, dan Andre Tanoto.

Awal Karier dan Pendirian RGE

Sukanto tumbuh di keluarga perantauan Tionghoa di Medan dan sejak kecil sudah terbiasa membantu orang tuanya di usaha perdagangan suku cadang. Situasi berubah ketika ayahnya jatuh sakit, memaksa Sukanto mengambil alih bisnis keluarga di usia muda. Dari pengalaman itu, ia belajar memahami dunia usaha secara langsung.

Pada awal 1970-an, Sukanto melihat peluang besar di industri kayu lapis yang sedang berkembang. Dengan modal keberanian, pada tahun 1973 ia mendirikan perusahaan bernama Raja Garuda Mas, yang kemudian berevolusi menjadi Royal Golden Eagle (RGE). Pada masa awal, perusahaan bergerak di bidang produksi kayu lapis untuk pasar ekspor.

Kesuksesan bisnisnya berkembang pesat. Sekitar satu dekade kemudian, Sukanto mulai masuk ke industri pulp dan kertas melalui perusahaan Asia Pacific Resources International Holdings Ltd. (APRIL), yang kini menjadi salah satu produsen terbesar di Asia.

Tak berhenti di situ, Sukanto juga mengembangkan bisnis kelapa sawit melalui Asian Agri dan Apical, yang kini menjadi pemain penting dalam rantai pasok minyak sawit global.

Di bawah payung RGE, lini usaha terus bertambah mulai dari serat viscose untuk tekstil melalui Sateri, specialty cellulose di bawah Bracell Limited, hingga energi melalui Pacific Oil & Gas.

Saat ini, unit bisnis RGE telah beroperasi di berbagai negara, termasuk Indonesia, Tiongkok, Malaysia, Brasil, Finlandia, Filipina, dan Kanada, dengan jaringan pemasaran yang menjangkau empat benua. Markas utama grup kini berada di Singapura.

Filosofi Bisnis dan Aktivitas Sosial

Dalam menjalankan bisnisnya, Sukanto Tanoto menerapkan filosofi 5C:

Good for Community, Good for Customer, Good for Country, Good for Climate, dan Good for Company.

Prinsip ini menegaskan bahwa usaha yang dijalankan harus memberikan manfaat luas, tidak hanya sekadar menghasilkan keuntungan.

Selain fokus pada bisnis, Sukanto juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Pada tahun 1981, ia mendirikan Tanoto Foundation, yayasan yang berfokus pada peningkatan mutu dan akses pendidikan di Indonesia. Program yang dijalankan meliputi pemberian beasiswa, pelatihan guru, pembangunan fasilitas pendidikan, hingga bantuan sosial dan kesehatan di daerah terpencil.

Sukanto juga terlibat dalam berbagai organisasi internasional, seperti INSEAD International Council, The Wharton Board of Overseers, dan The Wharton Executive Board for Asia. Atas kontribusinya, ia menerima Wharton School Dean’s Medal Award, salah satu penghargaan paling bergengsi dari institusi tersebut.

Bisnis dan Kekayaan Sukanto Tanoto

Di bawah kepemimpinan Sukanto, RGE berkembang di berbagai sektor, antara lain:

Industri pulp dan kertas melalui APRIL Group dan Asia Symbol.

PT Toba Pulp Lestari, sebelumnya PT Inti Indorayon Utama Tbk.

Perkebunan dan pengolahan kelapa sawit melalui Asian Agri dan Apical.

Produksi serat viscose untuk tekstil melalui Sateri.

Specialty cellulose melalui Bracell Limited.

Sektor energi melalui Pacific Oil & Gas.

Menurut data Forbes 2024, kekayaan Sukanto Tanoto diperkirakan mencapai US$3,3 miliar, atau sekitar Rp53,8 triliun, menempatkannya sebagai orang terkaya ke-19 di Indonesia dan urutan ke-1.062 di dunia.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
udemy course download free
download coolpad firmware
Download WordPress Themes
free download udemy course
Tags: cobisnis.comProfil Sukanto TanotoPT Toba Pulp LestariRGEsukanto tanoto

Related Posts

Samsung smartphone Asia Tenggara

Samsung Jadi Raja Smartphone Asia Tenggara, Ini Datanya

by Desti Dwi Natasya
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Pasar smartphone di Asia Tenggara mengalami penurunan pengiriman sebesar 15 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) pada kuartal II...

Aktor Revaldo Fifaldi

Revaldo Kembali Diamankan Polisi Terkait Dugaan Narkoba

by Desti Dwi Natasya
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Aktor Revaldo Fifaldi kembali diamankan polisi terkait dugaan penyalahgunaan narkoba. Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat...

Budi Arie Ramal Pemerintahan Tak Sampai 2029, Pengamat Bereaksi

Budi Arie Ramal Pemerintahan Tak Sampai 2029, Pengamat Bereaksi

by Hidayat Taufik
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengenai kemungkinan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak bertahan hingga 2029...

Netanyahu Jadikan Turki Sebagai Musuh Baru Israel Menjelang Pemilu 2026

Trump Usulkan Biaya Visa H-1B US$103.265, Perusahaan AS Bisa Terbebani

by Zahra Zahwa
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintahan Presiden Donald Trump mengusulkan biaya baru sebesar US$103.265 untuk visa H-1B. Usulan tersebut muncul beberapa bulan...

Netanyahu Jadikan Turki Sebagai Musuh Baru Israel Menjelang Pemilu 2026

Pemilik Toko Kelontong New York Gugat Mamdani Terkait Rencana Lima Toko Milik Kota

by Zahra Zahwa
August 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemilik usaha kecil di New York City menggugat Wali Kota Zohran Mamdani terkait rencana toko kelontong milik...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

Coach Justin Bagikan Pelajaran Hidup dari Utang Rp4 Miliar hingga Lunas

August 24, 2026
Studi Ungkap Sisi Gelap Ekspansi Solar Panel di China

Studi Ungkap Sisi Gelap Ekspansi Solar Panel di China

August 24, 2026
VW Hadapi Krisis Berat, Sejumlah Pabrik Terancam Ditutup

VW Hadapi Krisis Berat, Sejumlah Pabrik Terancam Ditutup

August 24, 2026
Kelahiran di Singapura Terus Turun Pemerintah Siapkan Bantuan Hampir Rp1 Miliar

Kelahiran di Singapura Terus Turun Pemerintah Siapkan Bantuan Hampir Rp1 Miliar

August 24, 2026
Persib Bandung meluncurkan jersey baru untuk musim 2026/2027 dengan konsep Lives Inside Us, teknologi Kelme, serta harga Rp1.191.919.

Persib Rilis Jersey Baru untuk Musim 2026/2027

August 25, 2026
Samsung smartphone Asia Tenggara

Samsung Jadi Raja Smartphone Asia Tenggara, Ini Datanya

August 25, 2026
Aktor Revaldo Fifaldi

Revaldo Kembali Diamankan Polisi Terkait Dugaan Narkoba

August 25, 2026
Budi Arie Ramal Pemerintahan Tak Sampai 2029, Pengamat Bereaksi

Budi Arie Ramal Pemerintahan Tak Sampai 2029, Pengamat Bereaksi

August 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved