• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, February 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Minuman Musim Gugur AS yang Memecah Belah dan Memiliki Masa Lalu Kelam

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
November 15, 2025
in Lifestyle
0
Minuman Musim Gugur AS yang Memecah Belah dan Memiliki Masa Lalu Kelam

JAKARTA, Cobisnis.com – Aroma kayu manis dan pala yang identik dengan musim gugur di Amerika Serikat ternyata memiliki sejarah yang jauh lebih kelam dibanding kesan hangat dan nostalgia yang melekat pada pumpkin spice.

Sebelum minuman Pumpkin Spice Latte (PSL) mendunia, pumpkin spice hanyalah campuran rempah sederhana nutmeg, ginger, cinnamon, dan clove yang biasa dipakai dalam pai labu. Bagi banyak orang Amerika, rempah ini dulunya hanya muncul saat perayaan Thanksgiving. Namun kini, masyarakat AS menghabiskan sekitar US$500 juta setiap tahun untuk produk berlabel pumpkin spice, dan industri ini diproyeksikan lebih dari dua kali lipat pada 2035.

Popularitas modernnya dimulai pada awal 2000-an, terutama setelah Starbucks memperkenalkan PSL pada 2003. Minuman itu langsung melekat sebagai simbol musim gugur di AS. Namun di balik keharumannya, sejarah pumpkin spice berasal dari masa kolonialisme yang brutal.

Pada abad ke-17, Belanda berupaya memonopoli perdagangan pala komoditas yang hanya tumbuh di Kepulauan Banda, Indonesia hingga melakukan pembantaian besar terhadap penduduk asli Bandanese pada 1621. Di Sri Lanka, tempat tumbuhnya kayu manis, penduduk lokal dipaksa memanen rempah tersebut di bawah penjajahan Portugis, Belanda, dan Inggris. Rempah seperti cengkih dan jahe juga tak lepas dari sejarah kekerasan dan perbudakan di bawah kekuasaan kolonial Eropa.

Rempah yang berasal dari Asia itu justru menjadi bagian penting kuliner Eropa dan kemudian Amerika Utara, terutama dalam kue dan makanan perayaan. Pada 1796, Amelia Simmons melalui bukunya American Cookery mencantumkan nutmeg, ginger, dan allspice sebagai bahan utama “pompkin pie”. Seiring berkembangnya budaya masak praktis pada abad ke-19, perusahaan seperti McCormick mulai menjual campuran pumpkin spice yang siap pakai.

Pada akhir 1800-an, warga Amerika menganggap rempah ini sebagai bagian dari identitas kuliner mereka, terutama melalui tradisi Thanksgiving yang dijadikan hari libur nasional oleh Presiden Lincoln pada 1863 meski narasi sejarahnya kerap menutupi realitas kolonialisme yang dialami masyarakat adat.

Popularitas pumpkin spice meroket pada abad ke-21 berkat Starbucks. PSL diracik dari espresso, susu panas, sirup pumpkin spice, dan whipped cream. Pendekatan emosional kehangatan, nostalgia, kebersamaan ditambah statusnya sebagai minuman musiman, menciptakan rasa eksklusivitas yang memicu permintaan besar. Pada 2025, peluncuran PSL pada 26 Agustus meningkatkan jumlah pengunjung Starbucks AS sebesar 27%.

Namun tidak semua orang menyukai fenomena ini. Mendiang Anthony Bourdain pernah menyatakan keengganannya terhadap pumpkin spice, sementara sebagian publik menganggapnya simbol budaya “basic”. Gerakan #decolonizepumpkinspice pada 2015 muncul sebagai kritik terhadap kolonialisme dalam sejarah perdagangan rempah.

Meski demikian, PSL tetap berkembang menjadi fenomena besar. Kini hampir semua jaringan ritel besar memiliki varian pumpkin spice, dari McDonald’s, Dunkin’, hingga produk unik seperti hummus pumpkin spice, keju oles, bahkan kantong sampah beraroma pumpkin spice.

Pumpkin spice juga telah menjadi bagian budaya Amerika karena rasa dan aromanya yang memicu memori emosional. Senyawa seperti cinnamaldehyde, gingerol, dan eugenol menciptakan sensasi hangat di lidah, menambah kesan nyaman khas musim gugur. Di sisi lain, labu sendiri memiliki akar mendalam dalam tradisi kuliner masyarakat adat Amerika, yang memberi dimensi sejarah tambahan bagi rasa ini.

Aroma cinnamon dan nutmeg mengingatkan orang pada kehangatan, kebersamaan, dan kenangan masa lalu alasan mengapa PSL terus bertahan meskipun sering dikritik. Minuman ini mencerminkan bagaimana masyarakat memproses ketidakpastian melalui ritual, kenyamanan, dan pengulangan. Pumpkin spice, rupanya, bukan sekadar rasa; ia adalah emosi yang dikemas dalam secangkir minuman.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
online free course
download lava firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
Tags: BudayaKonsumsicobisnis.comMusimGugurASPumpkinSpiceSejarahRempah

Related Posts

Tata Cara Sholat Nisfu Syaban 2026 Lengkap dengan Niat dan Bacaan Doa

Panduan Lengkap Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh dan Harian Sesuai Pendapat Ulama

by Desti Dwi Natasya
February 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menjelang Ramadan, banyak umat Muslim kembali mencari tahu tentang tata cara membaca niat puasa. Salah satu hal...

Hilal Masih di Bawah Ufuk! Pemerintah Tetapkan Puasa Ramadan 2026 Mulai 19 Februari

Hilal Masih di Bawah Ufuk! Pemerintah Tetapkan Puasa Ramadan 2026 Mulai 19 Februari

by Desti Dwi Natasya
February 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Februari 2026....

Sidang Isbat Kemenag Tetapkan Awal Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026

Sidang Isbat Kemenag Tetapkan Awal Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026

by Hidayat Taufik
February 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  - Kamis (19/2/2026) Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) secara resmi menetapkan bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada...

Gaza Dibombardir Senjata Pemusnah, MUI Kecam Israel dan Kritik Board of Peace

Gaza Dibombardir Senjata Pemusnah, MUI Kecam Israel dan Kritik Board of Peace

by Hidayat Taufik
February 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Serangan militer kembali dilancarkan Israel ke wilayah Gaza, Palestina, dengan menggunakan senjata termal dan bom vakum. Laporan...

Jordan Stolz Jadi Penyelamat Team USA Di Olimpiade Musim Dingin Milan Cortina

Jordan Stolz Jadi Penyelamat Team USA Di Olimpiade Musim Dingin Milan Cortina

by Zahra Zahwa
February 17, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sensasi speed skating Amerika Serikat, Jordan Stolz, menunjukkan bagaimana cara menghadapi tekanan besar untuk menjadi penyelamat Team...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mulai 2027, Biaya Parkir Akan Digabung STNK dan Dibayar Sekali Setahun

Mulai 2027, Biaya Parkir Akan Digabung STNK dan Dibayar Sekali Setahun

February 16, 2026
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Bripka Alexander Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Lalu Lintas yang Menewaskan Anak Usia 13 Tahun di Lubuklinggau

Bripka Alexander Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Lalu Lintas yang Menewaskan Anak Usia 13 Tahun di Lubuklinggau

January 20, 2024
Ada Promo Tiket Pesawat Murah di Ulang Tahun ke-75 Garuda Indonesia

Ada Promo Tiket Pesawat Murah di Ulang Tahun ke-75 Garuda Indonesia

January 20, 2024
Tata Cara Sholat Nisfu Syaban 2026 Lengkap dengan Niat dan Bacaan Doa

Panduan Lengkap Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh dan Harian Sesuai Pendapat Ulama

February 17, 2026
Hilal Masih di Bawah Ufuk! Pemerintah Tetapkan Puasa Ramadan 2026 Mulai 19 Februari

Hilal Masih di Bawah Ufuk! Pemerintah Tetapkan Puasa Ramadan 2026 Mulai 19 Februari

February 17, 2026
Sidang Isbat Kemenag Tetapkan Awal Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026

Sidang Isbat Kemenag Tetapkan Awal Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026

February 17, 2026
Pengamatan Hilal di Jakarta

Pengamatan Hilal di Jakarta

February 17, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved