• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, February 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Musim Rambutan Diprediksi Mundur, Petani Ungkap Penyebabnya

Desti Dwi Natasya by Desti Dwi Natasya
October 23, 2025
in Nasional
0
Musim Rambutan Diprediksi Mundur, Petani Ungkap Penyebabnya

JAKARTA, Cobisnis.com – Rambutan dikenal sebagai buah tropis khas Asia Tenggara yang banyak tumbuh di Indonesia. Buah dengan kulit berwarna merah, kuning, atau hijau ini disukai karena rasanya manis dan mudah ditemukan saat musim panen tiba. Namun, karena termasuk buah musiman, rambutan hanya bisa dinikmati pada waktu tertentu saja.

Belakangan, banyak pengguna media sosial yang mengeluhkan belum sempat mencicipi rambutan di tahun 2025. Hal ini wajar, karena masa berbuah rambutan memang belum tiba.

Tanaman rambutan tumbuh baik di wilayah beriklim tropis dengan dua musim, yaitu hujan dan kemarau. Biasanya, rambutan mulai berbunga menjelang akhir musim kemarau ketika curah hujan mulai meningkat. Berdasarkan penelitian “Induksi Pembungaan Rambutan dengan Aplikasi Paklobutrazol” (2005) dari Institut Pertanian Bogor, tanaman rambutan memiliki masa berbunga dan berbuah yang berlangsung serempak dan relatif singkat. Umumnya, masa berbunga terjadi pada Juli–Oktober, sementara panen berlangsung antara November–Februari.

Penjelasan serupa juga terdapat dalam buku Berkebun 26 Jenis Tanaman Buah karya Hendro Sunarjono (2013) yang menyebut rambutan dapat dipanen sekitar 120 hari setelah bunganya mekar.

Meski begitu, waktu panen di setiap daerah bisa berbeda-beda, tergantung kondisi cuaca dan lokasi tanam. Isti Sitihindun (35), seorang petani rambutan dari Purwadadi, Subang, Jawa Barat, mengatakan bahwa musim rambutan tahun 2025 ini kemungkinan besar mengalami kemunduran dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Biasanya rambutan mulai berbunga di bulan Juni dan bisa dipanen sekitar Desember sampai Februari. Tapi karena hujan masih turun di Juli dan Agustus, banyak pohon yang tidak berbunga, malah tumbuh daun baru,” ujarnya.

Menurut Isti yang juga dosen di Universitas Mandiri Subang, perubahan pola cuaca ini membuat masa panen rambutan mundur ke awal tahun depan. “Kemungkinan puncak panen baru terjadi pada Januari,” tambahnya.

Isti juga menanggapi pernyataan “belum makan rambutan di 2025” yang ramai di media sosial. Ia menilai ungkapan tersebut tidak sepenuhnya benar karena sebagian orang mungkin sudah sempat menikmati rambutan di awal tahun ini.

“Kalau dilihat dari siklusnya, rambutan memang biasanya panen di akhir tahun sampai awal tahun berikutnya. Jadi bukan berarti belum ada rambutan di tahun ini,” jelasnya.

Bagi yang belum sempat menikmati manisnya rambutan tahun ini, bersiaplah karena musim panennya sudah semakin dekat.

Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy paid course
download micromax firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
lynda course free download
Tags: akhir musim kemaraubuah tropiscobisnis.comMusim RambutanRambutan

Related Posts

BTN

Dilarang Rangkap Jabatan, Posisi Komisaris Dwi Ary Purnomo di BTN Berakhir

by Iwan Supriyatna
February 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dwi Ary Purnomo resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Anggota Dewan Komisaris PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk...

K-Pop di Kolombia: di Balik Fenomena Global Yang Terus Berkembang

K-Pop di Kolombia: di Balik Fenomena Global Yang Terus Berkembang

by Zahra Zahwa
February 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – K-pop di Kolombia kini berkembang menjadi fenomena global yang membentuk komunitas, kompetisi, hingga diplomasi budaya di Amerika...

Bill dan Hillary Clinton Bersiap Hadapi Deposisi Terkait Investigasi Jeffrey Epstein

Bill dan Hillary Clinton Bersiap Hadapi Deposisi Terkait Investigasi Jeffrey Epstein

by Zahra Zahwa
February 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bill dan Hillary Clinton tengah bersiap menghadapi deposisi penting di hadapan DPR Amerika Serikat terkait penyelidikan kasus...

Dari Lagos ke Berklee College: Tiwa Savage Akan Latih 100 Kreator Musik Generasi Baru

Dari Lagos ke Berklee College: Tiwa Savage Akan Latih 100 Kreator Musik Generasi Baru

by Zahra Zahwa
February 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tiwa Savage memperluas investasinya bagi masa depan musik Afrika dengan meluncurkan Tiwa Savage Music Foundation serta menggandeng...

Pejabat China Gunakan ChatGPT dan Tak Sengaja Ungkap Operasi Intimidasi Global

Pejabat China Gunakan ChatGPT dan Tak Sengaja Ungkap Operasi Intimidasi Global

by Zahra Zahwa
February 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Seorang pejabat penegak hukum China dilaporkan tanpa sengaja membongkar operasi pengaruh global setelah menggunakan OpenAI dan platform...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

Reshuffle Kabinet: Langkah Prabowo Perkuat Agenda Ekonomi-Politik

September 18, 2025
Safari Ramadan dan HUT ke-56, Jamkrindo Tebar 5.600 Paket Sembako dan Santuni Ratusan Anak Yatim

Safari Ramadan dan HUT ke-56, Jamkrindo Tebar 5.600 Paket Sembako dan Santuni Ratusan Anak Yatim

February 25, 2026
Transfer Data RI ke AS, Aman atau Lagi-lagi Kita Dipermainkan?

Transfer Data RI ke AS, Aman atau Lagi-lagi Kita Dipermainkan?

February 26, 2026
Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

Pemerintah Gelontorkan Rp2 Triliun Sebulan Jalankan Program MBG

March 3, 2025
BTN

Dilarang Rangkap Jabatan, Posisi Komisaris Dwi Ary Purnomo di BTN Berakhir

February 27, 2026
Jangan Kehabisan! Kuota Mudik Gratis Lebaran 2026 Terbatas

Jangan Kehabisan! Kuota Mudik Gratis Lebaran 2026 Terbatas

February 27, 2026
Harga Bitcoin Masih Rawan Turun, Tekanan Jual dan Sentimen Global Jadi Pemicu

Harga Bitcoin Masih Rawan Turun, Tekanan Jual dan Sentimen Global Jadi Pemicu

February 27, 2026
OJK Soroti Tambahan Rp 200 T di Perbankan hingga September

OJK Soroti Tambahan Rp 200 T di Perbankan hingga September

February 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved