• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, September 9, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Mau Hidup Enak tapi Tak Mau Belajar Finansial, Ini Dampaknya

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 20, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Mau Hidup Enak tapi Tak Mau Belajar Finansial, Ini Dampaknya

JAKARTA, Cobisnis.com – Hampir semua orang ingin hidup mapan dan bebas finansial. Tapi ironisnya, cuma sedikit yang benar-benar mau belajar soal uang. Banyak yang ingin hasilnya instan, tanpa memahami proses dan ilmu di baliknya.

Fenomena ini terlihat jelas di kalangan muda perkotaan. Mereka paham pentingnya uang, tapi enggan mempelajari cara mengatur, menabung, atau berinvestasi dengan benar. Padahal, pengelolaan keuangan bukan sekadar teori rumit, tapi keterampilan hidup yang menentukan masa depan.

Dalam sistem pendidikan pun, literasi keuangan belum mendapat porsi yang memadai. Anak muda belajar rumus bunga, tapi tidak pernah diajarkan cara membuat anggaran bulanan. Akibatnya, banyak yang baru sadar pentingnya belajar keuangan setelah mengalami krisis pribadi.

Sebagian besar menganggap urusan uang itu rumit dan menakutkan. Istilah seperti investasi, inflasi, atau diversifikasi membuat banyak orang merasa tidak cukup pintar untuk memahaminya. Padahal, inti dari semua itu hanyalah tentang bagaimana mengatur pemasukan dan pengeluaran secara bijak.

Kultur media sosial juga berperan besar. Di era visual seperti sekarang, gaya hidup sering kali jadi prioritas dibanding kestabilan finansial. Banyak yang rela menghabiskan gaji demi tampil sukses di layar, meski di dunia nyata sedang menumpuk cicilan dan tagihan.

Kondisi ini menggambarkan paradoks: ingin kaya, tapi takut memulai. Padahal, memahami uang justru membuat seseorang lebih tenang dan realistis dalam menjalani hidup. Ilmu finansial bukan hanya untuk orang kaya, tapi untuk siapa pun yang ingin bertahan di dunia modern.

Ekonom dan perencana keuangan menilai, rendahnya literasi finansial berpotensi memperlebar kesenjangan ekonomi. Mereka yang melek finansial mampu mengembangkan aset, sementara yang tidak terjebak dalam siklus konsumsi tanpa arah.

Tren “cepat kaya” di media sosial juga menambah masalah. Banyak orang tergoda ikut investasi tanpa paham risikonya. Alhasil, bukan untung yang didapat, malah rugi karena hanya ikut-ikutan tanpa dasar pengetahuan.

Kesadaran belajar soal uang perlu dibangun sejak dini, terutama di era digital yang penuh tawaran konsumtif. Mulai dari memahami anggaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, sampai mengenal investasi dasar semua bisa dipelajari pelan-pelan.

Pada akhirnya, keinginan untuk kaya itu wajar. Tapi kekayaan yang bertahan hanya datang dari pemahaman dan kebiasaan yang sehat terhadap uang. Belajar finansial bukan soal jadi ahli, melainkan tentang bagaimana hidup lebih tenang dan terarah secara ekonomi.

Tags: Belajar keuanganCobisnisEkonomiFinansialPebisnismuda

Related Posts

Auto Draft

Kenaikan Harga BBM dan Tiket Pesawat Masih Membebani Warga Amerika Serikat

by Zahra Zahwa
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Warga Amerika Serikat masih menghadapi tekanan akibat tingginya harga bahan bakar. Kondisi tersebut diperkirakan akan terus berlanjut...

Mulai Jam 2 Pagi, Kepala Dapur MBG Wajib Hadir di Lokasi

Mulai Jam 2 Pagi, Kepala Dapur MBG Wajib Hadir di Lokasi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan Gizi Nasional atau BGN memperketat pengawasan dapur program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Kepala Satuan Pelayanan...

Kenapa Matahari Tampak Merah di Medan, BMKG Ungkap Penjelasannya

Kenapa Matahari Tampak Merah di Medan, BMKG Ungkap Penjelasannya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Fenomena Matahari yang tampak berwarna merah terlihat di Kota Medan, Sumatera Utara, pada Minggu (6/9/2026). Badan Meteorologi,...

Penerbangan Kacau akibat Abu Anak Krakatau Kerugian Maskapai Rp19 Miliar per Hari

Penerbangan Kacau akibat Abu Anak Krakatau Kerugian Maskapai Rp19 Miliar per Hari

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) mulai memberikan tekanan besar terhadap industri penerbangan. Indonesia National Air Carriers Association...

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 8, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa (8/9/2026) pagi. Rupiah berada di level Rp17.645 per dolar...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI mendukung MotoGP Mandalika 2026 dengan memperkuat layanan keuangan syariah dan ekosistem pariwisata terintegrasi di NTB.

BSI Perkuat Ekosistem Wisata Syariah di Mandalika

September 8, 2026
Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

Laba Pupuk Indonesia Tembus Rp8,51 Triliun, Harga Pupuk Justru Turun

September 8, 2026
Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

Silmy Karim Tempuh Praperadilan, Persoalkan Penyitaan KPK

September 8, 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Rupiah Melemah ke Rp17.645 per Dolar AS pada Selasa Pagi

September 8, 2026
PDIP Buka Suara Disebut Jadi Poros Kuat Pilpres 2029

PDIP Buka Suara Disebut Jadi Poros Kuat Pilpres 2029

September 9, 2026
Menyimpan Kopi - pexels/Jonathan Borba

Cara Simpan Kopi Bubuk dan Biji Kopi Biar Tetap Segar Tidak Cepat Basi

September 9, 2026
Telkomsel meluncurkan Halo Optima dengan kuota hingga 2.000 GB, benefit digital, roaming, perlindungan anti-scam, dan layanan prioritas.

Telkomsel Luncurkan Halo Optima dengan Kuota 2 TB

September 9, 2026
Jamkrindo terlibat dalam penyusunan RSKKNI Bidang Penjaminan untuk memperkuat kompetensi SDM, tata kelola, dan daya saing industri penjaminan nasional.

Jamkrindo Dorong Penguatan Standar Kompetensi Penjaminan

September 9, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved