• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, March 31, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Beban Utang Kereta Cepat Rp 116 T Tak Ditanggung APBN, Pemerintah Cari Solusi

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 13, 2025
in Ekonomi Bisnis
0
Beban Utang Kereta Cepat Rp 116 T Tak Ditanggung APBN, Pemerintah Cari Solusi

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memastikan beban utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) senilai Rp 116 triliun tidak akan ditanggung oleh APBN. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tanggung jawab pembayaran berada pada BPI Danantara, lembaga yang mengelola KCIC bersama sejumlah BUMN strategis.

Purbaya menjelaskan, KCIC berada di bawah Danantara sehingga perusahaan memiliki manajemen sendiri dan dividen rata-rata mencapai Rp 80 triliun per tahun. Dividen ini seharusnya cukup untuk menutup kewajiban utang tanpa melibatkan kas negara. Pemerintah menekankan pemisahan jelas antara kepentingan swasta dan pemerintah.

Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan lembaganya sedang menyiapkan dua opsi penyelesaian utang. Opsi pertama menambah penyertaan modal (equity), sementara opsi kedua menyerahkan infrastruktur KCIC ke pemerintah. Tujuannya menjaga keberlanjutan proyek dan industri kereta api nasional.

Dony menambahkan, proyek kereta cepat memberikan dampak ekonomi besar, mempercepat mobilitas masyarakat, dan saat ini melayani sekitar 30.000 penumpang per hari. Proyek ini juga berpotensi dikembangkan hingga Surabaya untuk memperluas konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi regional.

CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, memastikan proses restrukturisasi utang tengah berjalan. Negosiasi dilakukan antara pemerintah Indonesia, pemerintah China, dan National Development and Reform Commission (NDRC) untuk memperbaiki struktur pembiayaan agar risiko serupa tidak terulang.

Rosan menegaskan, restrukturisasi bertujuan meredam beban jangka pendek sekaligus melakukan reformasi pembiayaan. Dengan langkah ini, potensi keputusan default dan tekanan keuangan BUMN maupun konsorsium KCIC di masa depan dapat diminimalkan.

Tekanan utang juga dirasakan konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) sebagai pemegang saham mayoritas KCIC. KAI memiliki saham 58,53 persen, Wika 33,36 persen, Jasa Marga 7,08 persen, dan PTPN VIII 1,03 persen. Konsorsium China Railway memegang 40 persen saham sisanya.

Laporan keuangan KAI per 30 Juni 2025 (unaudited) menunjukkan PSBI menderita rugi Rp 1,625 triliun di semester I-2025 dan Rp 4,195 triliun sepanjang 2024. Dengan kepemilikan terbesar, KAI menanggung kerugian hingga Rp 951,48 miliar. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyebut utang KCIC sebagai “bom waktu” bagi perusahaan.

Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran pemerintah mencari skema solusi pembiayaan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan skema ini bertujuan menyelesaikan beban keuangan tanpa membebani APBN. Pemerintah juga mendukung pengembangan jalur kereta cepat hingga Surabaya.

Proyek KCJB mulai dibangun pada 2016 dan resmi beroperasi Oktober 2023. Total investasi mencapai 7,27 miliar dollar AS atau sekitar Rp 118,37 triliun, termasuk pembengkakan biaya 1,2 miliar dollar AS. Sekitar 75 persen pendanaan berasal dari pinjaman China Development Bank, sisanya ekuitas konsorsium KCIC. Pendapatan tiket belum menutup biaya bunga, cicilan pinjaman, dan operasional harian, sehingga restrukturisasi menjadi langkah krusial.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free download udemy paid course
download micromax firmware
Premium WordPress Themes Download
lynda course free download
Tags: apbnCobisniskereta cepatPebisnismudapemerintahUtangwhoosh

Related Posts

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat mulai mengevaluasi strategi militernya setelah menghadapi efektivitas serangan murah yang digunakan Iran dalam konflik terbaru....

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memastikan harga BBM subsidi tetap stabil per 1 April 2026, sementara harga BBM nonsubsidi masih dalam...

Konflik Memanas AS Hantam Isfahan Iran Balas Serang Kapal Minyak Bernilai Triliunan

Konflik Memanas AS Hantam Isfahan Iran Balas Serang Kapal Minyak Bernilai Triliunan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Serangan ke fasilitas nuklir Iran di Isfahan yang diduga dilakukan Amerika Serikat memicu eskalasi konflik. Iran langsung...

Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Timteng terhadap Haji 2026, Ini Rencananya

Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Timteng terhadap Haji 2026, Ini Rencananya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah menyiapkan sejumlah skenario penyelenggaraan haji 2026 di tengah konflik Timur Tengah. Fokus utama diarahkan pada keamanan...

Clara Shinta Blak-blakan Soal Suami: Nafkah Nihil, Rumah-Listrik Ditanggung Sendiri

Clara Shinta Blak-blakan Soal Suami: Nafkah Nihil, Rumah-Listrik Ditanggung Sendiri

by M.Dhayfan Al-ghiffari
March 31, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Clara Shinta mengungkapkan kekecewaannya terhadap suami, Muhammad Alexander Assad, yang disebutnya tidak pernah memberi nafkah. Ia menilai...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ini Daftar Tarif  Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

Ini Daftar Tarif Listrik Per 1 April 2026 Cek Rincian Terbaru

March 31, 2026
Memahami Masa Tunggu Asuransi Kesehatan, Ini Panduan untuk Nasabah

Memahami Masa Tunggu Asuransi Kesehatan, Ini Panduan untuk Nasabah

March 30, 2026
Ganjil Genap Jakarta Hari Ini (30 Maret 2026): Berlaku atau Ditiadakan?

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini (30 Maret 2026): Berlaku atau Ditiadakan?

March 30, 2026
RUPST 2026, WOM Finance Catat Kinerja Positif dan Setujui Perubahan Pengurus

RUPST 2026, WOM Finance Catat Kinerja Positif dan Setujui Perubahan Pengurus

March 30, 2026
AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

AS Mulai Kewalahan Hadapi Iran, Biaya Perang Tembus Rp95 Triliun dalam 2 Hari

March 31, 2026
Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

Harga BBM Subsidi Tetap per 1 April 2026, Nasib Pertamax Masih Ditahan Pemerintah

March 31, 2026
Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

Mulai April 2026, Perjalanan Dinas ASN Dibatasi: Luar Negeri 70%, Dalam Negeri 50%

March 31, 2026
KAI Logistik Operasikan Container Yard 2 Merapi , Perkuat Akselerasi Distribusi Energi Nasional hingga 3 Juta Ton per Tahun

KAI Logistik Operasikan Container Yard 2 Merapi , Perkuat Akselerasi Distribusi Energi Nasional hingga 3 Juta Ton per Tahun

March 31, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved