• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, February 5, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Gaji Indonesia Tak Cukup untuk Hidup di Luar Negeri, Ini Faktanya

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 12, 2025
in Lifestyle
0
Gaji Indonesia Tak Cukup untuk Hidup di Luar Negeri, Ini Faktanya

JAKARTA, Cobisnis.com – Hidup di luar negeri dengan gaji standar Indonesia terdengar menarik, tetapi realitasnya bisa sangat berat. Biaya hidup di negara-negara maju jauh lebih tinggi dibandingkan Indonesia, mulai dari makanan, tempat tinggal, hingga pajak.

Perbandingan sederhana menunjukkan betapa besar selisihnya. Di Indonesia, seseorang bisa makan dengan Rp30.000–50.000 sekali makan. Namun, di Amerika Serikat, harga satu porsi makanan sederhana bisa mencapai US$10–15 atau setara Rp160.000–250.000.

Begitu juga dengan biaya tempat tinggal. Jika di Jakarta sewa kos berkisar Rp2–3 juta per bulan, maka di Singapura atau Tokyo, apartemen kecil bisa mencapai Rp15–30 juta per bulan. Selisih ini menunjukkan betapa besarnya beban biaya hidup di negara maju.

Faktor lain yang sering terlewat adalah pajak dan asuransi. Negara-negara maju memiliki sistem pajak progresif yang bisa memotong 20–30% dari pendapatan pekerja. Selain itu, masyarakat diwajibkan membayar asuransi kesehatan dan dana pensiun.

Biaya transportasi dan utilitas juga menambah pengeluaran. Tiket transportasi publik di kota besar seperti London atau Sydney bisa mencapai Rp50.000–70.000 sekali jalan, sementara tarif listrik dan internet juga jauh lebih tinggi dibanding Indonesia.

Dengan kondisi tersebut, gaji Rp7 juta per bulan yang terasa cukup di Indonesia tidak akan mampu menutupi kebutuhan dasar di luar negeri. Daya beli rupiah turun drastis ketika dihadapkan dengan harga-harga yang menggunakan standar ekonomi negara maju.

Sebaliknya, mereka yang memperoleh gaji luar negeri namun tinggal di Indonesia justru menikmati keuntungan besar. Daya beli meningkat karena biaya hidup di Indonesia relatif rendah, sementara nilai tukar dolar atau yen jauh lebih tinggi.

Fenomena ini memperlihatkan pentingnya memahami konsep paritas daya beli (purchasing power parity). Nilai nominal gaji bukanlah tolok ukur kesejahteraan sesungguhnya, melainkan seberapa besar barang dan jasa yang bisa dibeli dari gaji tersebut.

Bagi pekerja migran, hal ini menjadi pertimbangan utama dalam menentukan rencana finansial. Penghasilan tinggi di luar negeri harus diimbangi dengan pengelolaan yang bijak agar nilai riilnya tetap terasa, terutama jika ingin menabung atau berinvestasi di Indonesia.

Pada akhirnya, besarnya gaji tidak selalu berarti lebih sejahtera. Standar hidup, pajak, dan daya beli adalah faktor penentu utama keseimbangan finansial seseorang di mana pun ia berada.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
download redmi firmware
Download WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: CobisnisDaya beliEkonomi globalinvestasiLuar negeriPebisnismuda

Related Posts

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pejabat pajak...

Satgas Ungkap 10 Daerah di Sumatera Butuh Penanganan Khusus Pascabencana

Satgas Ungkap 10 Daerah di Sumatera Butuh Penanganan Khusus Pascabencana

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah menyampaikan perkembangan terbaru pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera. Dari puluhan daerah terdampak, sebagian besar mulai kembali...

Virus Baru dari Kelelawar Terdeteksi pada Manusia di Bangladesh

Virus Baru dari Kelelawar Terdeteksi pada Manusia di Bangladesh

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Para peneliti penyakit menular mengidentifikasi virus zoonosis baru yang ditularkan dari kelelawar pada manusia di Bangladesh. Virus...

ASN Dilibatkan Jadi Komcad, DPR: Strategi Jangka Panjang Perkuat Pertahanan Nasional

ASN Dilibatkan Jadi Komcad, DPR: Strategi Jangka Panjang Perkuat Pertahanan Nasional

by Hidayat Taufik
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menilai rencana melibatkan sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai personel...

Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

Kopi Kenangan Bakal IPO, Buy or Bye?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 4, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kopi Kenangan mengungkapkan rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

February 4, 2026
Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

February 1, 2026
Jeffrey Hendrik Ditunjuk sebagai Pjs Direktur Utama BEI Gantikan Iman Rachman

Ada Aja Gerbrakannya, MBG untuk Lansia 75 Tahun ke Atas

February 4, 2026
Gibran Dorong Pandji Pragiwaksono Tetap Berkarya dan Menyampaikan Kritik Konstruktif

Gibran Dorong Pandji Pragiwaksono Tetap Berkarya dan Menyampaikan Kritik Konstruktif

February 4, 2026
Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Nilai OTT KPK Jadi Momentum Bersih-bersih Pajak dan Bea Cukai

February 4, 2026
Satgas Ungkap 10 Daerah di Sumatera Butuh Penanganan Khusus Pascabencana

Satgas Ungkap 10 Daerah di Sumatera Butuh Penanganan Khusus Pascabencana

February 4, 2026
Virus Baru dari Kelelawar Terdeteksi pada Manusia di Bangladesh

Virus Baru dari Kelelawar Terdeteksi pada Manusia di Bangladesh

February 4, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved