• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, October 23, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Peluru Tajam Digunakan dalam Protes Antikorupsi Nepal, Forensik Ungkap Fakta

Zahra Zahwa by Zahra Zahwa
September 28, 2025
in Nasional
0
Peluru Tajam Digunakan dalam Protes Antikorupsi Nepal, Forensik Ungkap Fakta

JAKARTA, Cobisnis.com – Sedikitnya 33 pengunjuk rasa yang tewas dalam demonstrasi antikorupsi di Nepal bulan ini dipastikan terkena peluru tajam yang ditembakkan dari senjata berkecepatan tinggi, menurut keterangan lembaga medis yang melakukan pemeriksaan post-mortem.

Temuan ini disampaikan oleh anggota departemen forensik Tribhuvan University Institute of Medicine yang enggan disebutkan namanya karena sensitif, dan kemudian dikonfirmasi oleh juru bicara institut tersebut. Ini merupakan konfirmasi resmi pertama bahwa aparat menggunakan peluru tajam dalam kerusuhan yang menewaskan 74 orang dan melukai lebih dari dua ribu orang.

Gambar tidak terverifikasi mengenai amunisi non-karet serta korban dengan luka di kepala dan dada sempat beredar luas di media sosial setelah demonstrasi yang dipimpin generasi muda tersebut. Aksi ini bermula dari protes atas gaya hidup mewah para pejabat yang dipamerkan di media sosial, dan akhirnya berujung pada pengunduran diri Perdana Menteri K.P. Sharma Oli beserta kabinetnya.

Sejumlah tokoh protes menuding Oli dan Menteri Dalam Negeri Ramesh Lekhak sebagai pihak yang memberi perintah menembakkan peluru tajam, meski tanpa bukti. Oli membantah tuduhan itu melalui unggahan Facebook pada 20 September, sementara Lekhak sebelumnya menyatakan menerima “tanggung jawab moral” sebelum mundur dari jabatannya pada 8 September.

Hasil otopsi di kampus Maharajgunj, Kathmandu, menemukan dari 34 jenazah dengan luka tembak, 10 ditembak di kepala, 18 di dada, 4 di perut, dan 2 di leher. Hanya satu korban yang terkena peluru karet. Bentuk peluru terdistorsi sehingga kaliber dan jenis senjata tidak dapat dipastikan.

Meskipun kepemilikan senjata api legal sulit di Nepal, aparat memiliki akses ke senjata berkecepatan tinggi yang biasanya tidak digunakan untuk pengendalian massa. Sementara itu, mantan PM Oli menyebut adanya penyusup yang mungkin membawa senjata otomatis yang tidak dimiliki polisi.

PBB menyerukan investigasi transparan atas dugaan penggunaan kekuatan berlebihan. Pemerintahan sementara yang dipimpin mantan Ketua Mahkamah Agung Sushila Karki kini telah membentuk komisi penyelidikan.

Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
download intex firmware
Download WordPress Themes Free
download udemy paid course for free
Tags: cobisnis.comnepalprotes antikorupsi

Related Posts

Prabowo Jadikan Kesejahteraan Rakyat sebagai Tujuan Utama Pemerintahan

Prabowo Jadikan Kesejahteraan Rakyat sebagai Tujuan Utama Pemerintahan

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa mengangkat kesejahteraan masyarakat merupakan salah satu tujuan utama pemerintahannya. Ia mengaku tidak...

Tidur Terganggu karena Terbangun Tengah Malam, Kenali Faktor Pemicunya

Tidur Terganggu karena Terbangun Tengah Malam, Kenali Faktor Pemicunya

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Terbangun di tengah malam dan tidak bisa kembali tidur dapat mengganggu waktu istirahat. Jika sering terjadi, kondisi...

Mau Naik Pesawat? Pastikan 5 Barang Ini Ada di Tas Kabin

Mau Naik Pesawat? Pastikan 5 Barang Ini Ada di Tas Kabin

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Membawa perlengkapan yang tepat ke dalam kabin pesawat dapat membantu perjalanan menjadi lebih nyaman dan praktis. Karena...

Langkah Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Berlanjut di French Open 2026

Langkah Alwi Farhan dan Raymond/Joaquin Berlanjut di French Open 2026

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Alwi Farhan dan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin berhasil mengamankan tempat di babak 16 besar French Open...

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

by Hidayat Taufik
October 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan bahwa rencana Presiden Prabowo Subianto untuk memperketat penghematan anggaran negara ditujukan bagi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

PT AIA Financial Peroleh Persetujuan OJK untuk Pengalihan Portofolio Unit Usaha Syariah kepada PT AIA Syariah Insurance

October 22, 2026
Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

Prabowo Kembali Wacanakan Penghematan Besar-besaran demi Kesejahteraan Masyarakat

October 22, 2026
Demi Danantara, Luhut Usulkan Perubahan Definisi Korupsi dan Prabowo Setuju

Demi Danantara, Luhut Usulkan Perubahan Definisi Korupsi dan Prabowo Setuju

October 22, 2026
Luhut Luruskan Pernyataan soal Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi

Luhut Luruskan Pernyataan soal Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi

October 22, 2026
KMP Batumandi terbakar di Selat Sunda saat membawa 420 penumpang dan 89 kendaraan. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi tanpa korban jiwa.

Maruly Hendra Utama: Respons ASDP Tangani Kebakaran KMP Batumandi Diapresiasi

October 23, 2026
YE Live in Jakarta Diproyeksikan Libatkan 5.000 Tenaga Kerja

YE Live in Jakarta Diproyeksikan Libatkan 5.000 Tenaga Kerja

October 22, 2026
Bukan Kebetulan, Ide Kreatif Bisa Muncul Saat Otak Sedang Rileks

Bukan Kebetulan, Ide Kreatif Bisa Muncul Saat Otak Sedang Rileks

October 22, 2026
Benjamin Netanyahu mengklaim Iran dan sekutunya berupaya memengaruhi pemilu Israel pekan depan serta memperingatkan Teheran agar tidak ikut campur.

Netanyahu Tuduh Iran Berupaya Campuri Pemilu Israel

October 22, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved