• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, January 27, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Musim Kemarau Tapi Hujan Masih Deras, BMKG Sebutkan Fenomena Ini

M Andhanu by M Andhanu
June 22, 2025
in Nasional
0
Musim Kemarau Tapi Hujan Masih Deras, BMKG Sebutkan Fenomena Ini

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia resmi memasuki musim kemarau, namun curah hujan justru masih tergolong tinggi di sejumlah wilayah. Kondisi ini menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat yang mengira hujan deras hanya terjadi saat musim penghujan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa fenomena ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang kompleks. Salah satu penyebab utamanya adalah adanya gangguan cuaca lokal serta pengaruh dari Samudera Hindia yang masih cukup aktif.

Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Guswanto, menyampaikan bahwa Indonesia mulai memasuki musim kemarau secara bertahap sejak Maret hingga Mei 2025.

Guswanto menyampaikan bahwa curah hujan yang terjadi bersifat sporadis dan tidak merata. Hujan ini juga lebih sering terjadi pada sore atau malam hari akibat pemanasan lokal yang intens di siang hari.

Meskipun sudah memasuki musim kemarau, beberapa wilayah Indonesia masih mengalami fase peralihan atau pancaroba. Pada fase ini, potensi terjadinya hujan singkat dengan intensitas sedang hingga lebat tetap ada.

BMKG menegaskan bahwa musim kemarau tahun ini diprediksi akan berlangsung lebih singkat dibanding tahun sebelumnya. Namun, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir lokal dan angin kencang.

Wilayah yang masih berpotensi diguyur hujan antara lain sebagian Sumatera, Jawa bagian barat, Kalimantan tengah hingga utara, dan Sulawesi bagian barat. Aktivitas konvektif di wilayah-wilayah ini masih cukup tinggi, ditandai dengan terbentuknya awan cumulonimbus.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca harian agar dapat mengantisipasi perubahan cuaca secara dini. Edukasi mengenai cuaca ekstrem juga penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan di berbagai sektor, termasuk pertanian dan transportasi. (*)

Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download lava firmware
Download Premium WordPress Themes Free
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: BmkgCobisniscuaca panasHujan

Related Posts

Emas Pimpin Investasi 2025, Saham dan Bitcoin Belum Mampu Menyusul

Emas Pimpin Investasi 2025, Saham dan Bitcoin Belum Mampu Menyusul

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Emas mencatatkan kinerja paling moncer sepanjang tahun 2025 dan meninggalkan seluruh kelas aset investasi lain. Logam mulia...

Sekjen NATO Sentil Eropa, Ketergantungan pada AS Masih Mutlak

Sekjen NATO Sentil Eropa, Ketergantungan pada AS Masih Mutlak

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menegaskan bahwa Eropa hingga kini belum mampu mempertahankan diri tanpa dukungan Amerika...

Wall Street Naik Jelang Rilis Laporan Keuangan Emiten Besar

Wall Street Naik Jelang Rilis Laporan Keuangan Emiten Besar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Senin (26/1/2026) waktu setempat, di tengah perhatian investor terhadap...

Pasca Banjir, Risiko Penyakit Meningkat dan Tak Bisa Dianggap Sepele

Pasca Banjir, Risiko Penyakit Meningkat dan Tak Bisa Dianggap Sepele

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Banjir yang melanda sejumlah wilayah tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga memicu ancaman kesehatan serius bagi...

Penjual Es Gabus di Kemayoran Dituding Pakai Spons, Ini Fakta Sebenarnya

Penjual Es Gabus di Kemayoran Dituding Pakai Spons, Ini Fakta Sebenarnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
January 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Media sosial ramai membahas video pemeriksaan seorang pedagang es gabus di Kemayoran, Jakarta Pusat, yang diduga menjual...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Juragan Kucek

Juragan Kucek Tutup Gerai Mendadak, Mitra dan Konsumen Merugi

January 20, 2026
Fraud

Fraud DSI Sulit Dideteksi Pengawas, Ini Penyebabnya

January 27, 2026
Penjual Es Gabus di Kemayoran Dituding Pakai Spons, Ini Fakta Sebenarnya

Penjual Es Gabus di Kemayoran Dituding Pakai Spons, Ini Fakta Sebenarnya

January 27, 2026
Profil Reza Arap Oktovian, Sosok Multitalenta dari Konten Digital hingga Dunia Film

Profil Reza Arap Oktovian, Sosok Multitalenta dari Konten Digital hingga Dunia Film

January 25, 2026
DPR Apresiasi Usulan Presiden: Sekolah Baru Wajib Miliki Lapangan Sepak Bola

DPR Apresiasi Usulan Presiden: Sekolah Baru Wajib Miliki Lapangan Sepak Bola

January 27, 2026
PSG Tantang Rekor Buruk Saat Menjamu Newcastle di Liga Champions

PSG Tantang Rekor Buruk Saat Menjamu Newcastle di Liga Champions

January 27, 2026
Lapakgaming Kembangkan Layanan Hiburan Digital, Siap Tembus Pasar Global

Indonesia Summit 2026 Jadi Wadah Kolaborasi Penjual dan Affiliate Creator Tokopedia–TikTok Shop

January 27, 2026
Lapakgaming Kembangkan Layanan Hiburan Digital, Siap Tembus Pasar Global

Sidang Nadiem Dinilai Tak Logis, Jumlah Saksi Jaksa Penerima Gratifikasi Bertambah

January 27, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved