• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Sektor Manufaktur Terancam Ambruk! PHK Melonjak, Ekonomi Terancam

Saeful Imam by Saeful Imam
October 4, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Sektor Manufaktur Terancam Ambruk! PHK Melonjak, Ekonomi Terancam

Sektor manufaktur terancam ambruk ancam ekonomi

JAKARTA, COBISNIS.COM – Para pengamat ekonomi memperingatkan bahwa melonjaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) menandakan ketidakstabilan di sektor manufaktur dan ekonomi secara keseluruhan.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan hingga 26 September 2024, tercatat 52.933 pekerja menjadi korban PHK. Jumlah ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kemenaker, Indah Anggoro Putri, menjelaskan bahwa sektor pengolahan mencatat angka PHK tertinggi dengan 24.013 kasus, diikuti oleh sektor jasa sebanyak 12.853 kasus, dan sektor pertanian, kehutanan, serta perikanan sebesar 3.997 kasus.

Provinsi Jawa Tengah menjadi wilayah dengan kasus PHK terbanyak, disusul Banten dan DKI Jakarta.

Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, menyebut lonjakan PHK ini sebagai tanda bahwa deindustrialisasi sedang berlangsung.

Menurutnya, sektor manufaktur kini semakin tertekan oleh produk impor yang lebih kompetitif, sementara permintaan dalam negeri justru melemah.

Harga barang dan jasa yang terus menurun serta menurunnya tabungan masyarakat menunjukkan lemahnya daya beli.

Samirin juga menyoroti keputusasaan yang dialami oleh banyak pengusaha manufaktur.

Mereka mulai menyerah dan beralih menjadi pedagang produk impor, terutama dari China, yang lebih menguntungkan dan rendah risiko. Ia menyebut situasi ini sebagai “lampu kuning” bagi sektor manufaktur Indonesia.

Sementara itu, Nailul Huda, Direktur Celios, menegaskan bahwa proporsi sektor manufaktur terhadap PDB telah menurun dalam satu dekade terakhir.

Pada masa lalu, manufaktur menyumbang lebih dari 20% PDB, namun kini terus tertekan akibat impor dan melambatnya Purchasing Managers’ Index (PMI). Menurutnya, situasi ini diperburuk oleh masuknya produk impor.

Bhima Yudhistira, Direktur Celios, menambahkan bahwa PHK massal akan berdampak pada konsumsi rumah tangga kelas menengah, yang merupakan penyumbang besar dalam perekonomian.

Jika tren ini berlanjut, target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2% akan sulit dicapai.

Huda menyatakan bahwa kualitas pertumbuhan ekonomi Indonesia juga menurun, terbukti dari berkurangnya penyerapan tenaga kerja.

Sebelumnya, pertumbuhan ekonomi 1% mampu menyerap lebih dari 400 ribu tenaga kerja, namun kini hanya sekitar 100 ribu pekerja. Ini menunjukkan bahwa sektor formal terus tergerus, dengan lebih dari 59% pekerja beralih ke sektor informal.

Ia juga menilai bahwa Undang-Undang Cipta Kerja belum efektif dalam menarik investasi yang dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Selain itu, sektor manufaktur terus terpuruk, dengan kontribusinya terhadap PDB turun menjadi 18% dari 22% pada awal 2010.

Wijayanto menyarankan agar pemerintah segera mengambil tindakan untuk menyelamatkan industri manufaktur. Ia menekankan pentingnya mendengarkan keluhan para produsen serta membandingkan kebijakan industri Indonesia dengan negara kompetitor seperti Vietnam, Malaysia, dan India.

Pemerintah juga perlu memperbaiki iklim bisnis dengan mengurangi biaya tinggi, menyederhanakan perizinan, dan memberikan insentif pajak bagi produk manufaktur unggulan. Wijayanto juga menekankan pentingnya mempermudah impor bahan baku serta menurunkan biaya logistik untuk mendorong daya saing industri manufaktur.

Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download samsung firmware
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
Tags: ancaman bisnis manufakturekonomi terancamphk melonjak

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Singapura Tak Tinggal Diam soal Kabut Asap, 8 Bos Sawit Dipanggil

Singapura Tak Tinggal Diam soal Kabut Asap, 8 Bos Sawit Dipanggil

October 28, 2026
Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

October 28, 2026
Jamkrindo Catat Penjaminan Rp271,2 Triliun hingga September 2026

Jamkrindo Catat Penjaminan Rp271,2 Triliun hingga September 2026

October 28, 2026
Karyawan Menelepon Saat Bekerja - pexels/https://kaboompics.com/

3 Tips Cara Terbaik untuk Berhenti Menunda-nunda Pekerjaan

October 28, 2026
Mulai 9 November 2026, Shopee hingga GoTo Disebut Ikut Pungut Pajak Digital

Mulai 9 November 2026, Shopee hingga GoTo Disebut Ikut Pungut Pajak Digital

October 29, 2026
DIDIMAX Raih Best Futures Companies CNBC Indonesia Awards 2026, Perkuat Rekam Jejak Pencapaian

DIDIMAX Raih Best Futures Companies CNBC Indonesia Awards 2026, Perkuat Rekam Jejak Pencapaian

October 29, 2026
Rosan Angkat Suara usai Singapura Panggil 8 Bos Sawit RI

Rosan Angkat Suara usai Singapura Panggil 8 Bos Sawit RI

October 29, 2026
Gus Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Gus Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

October 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved