• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Ekonom Prediksi Defisit APBN 2024 Mencapai 2,2 Persen

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
June 29, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Penarikan Utang Turun Drastis Gegara APBN Surplus Rp10 Triliun

JAKARTA, Cobisnis.com – Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 akan mengalami defisit sebesar 2,2 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada 2024.

“Defisi fiskal pun juga diperkirakan akan tetap berada di kisaran 2,2 persen terhadap PDB hingga akhir tahun ini,” ujarnya, Jumat, 28 Juni.

Josua menyampaikan hal tersebut berdasarkan realisasi sementara APBN 2024 hingga Mei 2024 tercatat defisit sebesar Rp21,8 triliun atau 0,1 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dibandingkan Mei 2023 dimana APBN tercatat surplus 0,97 persen terhadap PDB.

Menurut Josua defisit fiskal yang tercatat pada bulan Mei 2024 dipengaruhi oleh penurunan penerimaan pajak yang turun 8,4 persen secara year on year (yoy) dan PNBP juga turun sekitar 3,3 persen (yoy) dari posisi Mei 2023.

“Penurunan penerimaan pajak dipengaruhi oleh normalisasi harga komoditas ekspor terutama produk pertambangan sehingga terefleksi juga dengan PPh badan sektor pertambangan yang mengalami kontraksi,” jelasnya.

Sementara itu, Josua menyampaikan belanja negara cenderung meningkat sekitar 14 persen (yoy) dari realisasi periode yang sama tahun 2023 yang lalu.

Menurut Josua belanja Kementerian/Lembaga (K/L) cenderung meningkat dipengaruhi oleh penyerapan belanja terkait kegiatan pemilu dan bantuan sosial dalam rangka memitigasi dampak El Nino khususnya kepada masyarakat berpengahasilan rendah.

Josua menyampaikan belanja yang terakselerasi pada umumnya memberikan indikasi bahwa perekonomian cenderung solid terutama dalam rangka menopang konsumsi masyarakat.

“Terbukti pada kuartal I-2024 pertumbuhan ekononi tercatat 5,11 persen dan diperkirakan tren positif ini masih akan berlanjut pada kuartal II-2024,” ujarnya.

Ke depannya, Josua menyampaikan dengan mempertimbangkan bahwa sumber pertumbuhan ekonomi terutama dari komponen ekspor diperkirakan akan cenderung terbatas khususnya di tengah kondisi ketidakpastian ekonomi global.

Oleh sebab itu, menurut Josua belanja pemerintah perlu didorong peningkatan produktivitasnya yang dapat mengakselerasi konsumsi masyarakat dan menjaga iklim investasi terutama proyek-proyek infrastruktur (kaitannya dengan belanja modal) yang tentunya memiliki efek berganda yang tinggi pada perekonomian.

“Dengan demikian pertumbuhan ekonomi diharapkan akan tetap terjaga baik di kisarn 5 persen” pungkasnya.

Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download huawei firmware
Download WordPress Themes Free
udemy free download
Tags: apbncobisnis.comEkonom

Related Posts

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

by Hidayat Taufik
April 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Aparat kepolisian mengamankan seorang guru silat berinisial MY, warga Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, atas dugaan tindak pelecehan...

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

by Hidayat Taufik
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Komite III DPD RI mendorong percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Bahasa Daerah sebagai respons atas meningkatnya ancaman...

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

by Desti Dwi Natasya
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wabah campak di Bangladesh kembali menjadi perhatian setelah menewaskan puluhan anak sepanjang tahun ini. Oleh karena itu, wabah...

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

by Dwi Natasya
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Program KUR Syariah BSI menunjukkan akselerasi signifikan di awal tahun dengan penyaluran mencapai Rp1,65 triliun. Pembiayaan tersebut telah...

Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 6, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Wacana pemotongan gaji menteri mencuat di tengah upaya pemerintah menjaga defisit APBN tetap di bawah 3%, dengan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Harga Batu Bara Naik, Ikuti Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan Energi

Harga Batu Bara Naik, Ikuti Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan Energi

April 6, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

April 6, 2026
Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

April 6, 2026
Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

April 7, 2026
Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved