• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, October 26, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Sri Mulyani Ungkap Kerugian Besar RI Akibat Perubahan Iklim, Capai Rp544 Triliun

Saeful Imam by Saeful Imam
February 23, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Sri Mulyani Ungkap Kerugian Besar RI Akibat Perubahan Iklim, Capai Rp544 Triliun

Kerugian akibat perubahan iklim bisa rugikan RI

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memperingatkan bahwa Indonesia berpotensi mengalami kerugian hingga Rp 544 triliun akibat dampak perubahan iklim, seperti yang terungkap dalam studi yang dilakukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) atau Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) untuk periode 2020-2024. “Menurut estimasi Bappenas, kerugian akibat perubahan iklim di Indonesia mencapai Rp 544 triliun selama periode tahun 2020-2024,” ujar Sri Mulyani dalam unggahan di akun resmi Instagram-nya, dikutip pada Kamis (22/2/2024).

Berdasarkan studi tersebut, Bappenas mencatat bahwa kerugian potensial ini berasal dari beberapa sektor, antara lain kerugian di wilayah pesisir dan laut senilai Rp 408 triliun, kerugian terkait sumber daya air sebesar Rp 28 triliun, kerugian dalam sektor pertanian mencapai Rp 78 triliun, dan kerugian di sektor kesehatan sekitar Rp 31 triliun. Oleh karena itu, Sri Mulyani menjelaskan bahwa Kementerian Keuangan, bersama dengan semua kementerian dan lembaga (K/L) serta pihak-pihak terkait, terus berupaya menghadapi tantangan yang dihadapi akibat perubahan iklim.

Dari segi keuangan, Kementerian Keuangan melakukan berbagai upaya untuk mengatasi dampak perubahan iklim, seperti melalui penerapan climate budget tagging dalam alokasi belanja negara, pengembangan instrumen sukuk hijau, dan pendirian Badan Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup (BPDLH).

BPDLH telah berhasil mengelola dana lingkungan hidup sekitar 1,6 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 24 triliun hingga tahun 2024, dimana sekitar 70 persen dari dana tersebut dialokasikan untuk sektor kehutanan dan lahan. “BPDLH menggunakan berbagai instrumen pendanaan, termasuk hibah, dana bergulir, dan investasi, termasuk blended finance,” ungkap Sri Mulyani. Selain itu, berbagai upaya yang dilakukan oleh Indonesia dalam menangani dan memperjuangkan isu perubahan iklim telah diakui dan diberi kompensasi melalui Green Climate Fund (CGF) dan Pembayaran Berbasis Hasil dari upaya Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi Hutan (REDD+).

Indonesia telah menerima pembayaran berbasis hasil sebesar 103,8 juta dollar AS melalui skema Pembayaran Berbasis Hasil (RBP) untuk periode 2014-2016. “Mari kita terus bersama-sama berusaha mengatasi dampak perubahan iklim demi kelestarian bumi dan kelangsungan hidup umat manusia,” tambah Sri Mulyani.

Download WordPress Themes Free
Premium WordPress Themes Download
Free Download WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
download lava firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
Tags: kerugian akibat perubahan iklimperubahan iklim

Related Posts

Ancaman Perubahan Iklim, 11 Kota Ini Diprediksi Hilang

Ancaman Perubahan Iklim, 11 Kota Ini Diprediksi Hilang

by Hidayat Taufik
October 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com — Ancaman perubahan iklim semakin nyata bagi kota-kota yang berada di wilayah pesisir. Kenaikan permukaan laut, ditambah penurunan...

Es Greenland dan Antarktika Terus Menyusut, Totalnya Capai 11,3 Triliun Ton

Es Greenland dan Antarktika Terus Menyusut, Totalnya Capai 11,3 Triliun Ton

by M.Dhayfan Al-ghiffari
September 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 11,3 triliun ton es telah hilang dari Greenland dan Antarktika sejak 1970 an. Pencairan tersebut dikaitkan...

Western Michigan Pertanyakan Keputusan Wasit dalam Laga Kontra Michigan

Gelombang Panas Ancam Keju Ikonik Prancis, Produksi Susu Terus Menurun

by Zahra Zahwa
September 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Sejumlah keju artisanal paling terkenal di Prancis menghadapi ancaman akibat perubahan iklim. Para ilmuwan dan pembuat keju...

Suhu gurun yang kian ekstrem membuat unta mengalami dehidrasi, gagal ginjal hingga kematian di sejumlah wilayah.

Unta Mulai Tumbang, Suhu Gurun Makin Ekstrem

by Desti Dwi Natasya
September 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kematian unta dilaporkan meningkat di sejumlah wilayah gurun seiring suhu ekstrem yang semakin sering terjadi. Hewan yang...

Kebakaran Hutan Yunani Makin Parah, Dua Helikopter Pemadam Bertabrakan

Kebakaran Hutan Yunani Makin Parah, Dua Helikopter Pemadam Bertabrakan

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Dua helikopter pemadam kebakaran bertabrakan saat membantu menangani kebakaran hutan besar di Yunani, Minggu, 2 Agustus 2026....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Jaga Kepercayaan Publik

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

October 25, 2026
Mayapada Neuro Connect 2026 Perkuat Penanganan Saraf dan Otak

Bakom Dorong Komunikasi Pemerintah yang Lebih Banyak Mendengar

October 25, 2026
Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

Riyadh Memanas! Saudi Klaim Berhasil Cegat Rudal Balistik Houthi

October 25, 2026
Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

Bukan Cuma Pikiran, Ini 6 Gejala Fisik Saat Kamu Cemas

October 25, 2026
Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

Singkong Lampung Naik Kelas, Harga Tembus Rp3.000 per Kg

October 25, 2026
Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

Nataru Belum Tiba, Harga Cabai Sudah Tembus Rp102 Ribu per Kg

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved