• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Sri Mulyani Ungkap Kerugian Besar RI Akibat Perubahan Iklim, Capai Rp544 Triliun

Saeful Imam by Saeful Imam
February 23, 2024
in Ekonomi Bisnis
0
Sri Mulyani Ungkap Kerugian Besar RI Akibat Perubahan Iklim, Capai Rp544 Triliun

Kerugian akibat perubahan iklim bisa rugikan RI

JAKARTA, Cobisnis.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memperingatkan bahwa Indonesia berpotensi mengalami kerugian hingga Rp 544 triliun akibat dampak perubahan iklim, seperti yang terungkap dalam studi yang dilakukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) atau Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) untuk periode 2020-2024. “Menurut estimasi Bappenas, kerugian akibat perubahan iklim di Indonesia mencapai Rp 544 triliun selama periode tahun 2020-2024,” ujar Sri Mulyani dalam unggahan di akun resmi Instagram-nya, dikutip pada Kamis (22/2/2024).

Berdasarkan studi tersebut, Bappenas mencatat bahwa kerugian potensial ini berasal dari beberapa sektor, antara lain kerugian di wilayah pesisir dan laut senilai Rp 408 triliun, kerugian terkait sumber daya air sebesar Rp 28 triliun, kerugian dalam sektor pertanian mencapai Rp 78 triliun, dan kerugian di sektor kesehatan sekitar Rp 31 triliun. Oleh karena itu, Sri Mulyani menjelaskan bahwa Kementerian Keuangan, bersama dengan semua kementerian dan lembaga (K/L) serta pihak-pihak terkait, terus berupaya menghadapi tantangan yang dihadapi akibat perubahan iklim.

Dari segi keuangan, Kementerian Keuangan melakukan berbagai upaya untuk mengatasi dampak perubahan iklim, seperti melalui penerapan climate budget tagging dalam alokasi belanja negara, pengembangan instrumen sukuk hijau, dan pendirian Badan Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup (BPDLH).

BPDLH telah berhasil mengelola dana lingkungan hidup sekitar 1,6 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 24 triliun hingga tahun 2024, dimana sekitar 70 persen dari dana tersebut dialokasikan untuk sektor kehutanan dan lahan. “BPDLH menggunakan berbagai instrumen pendanaan, termasuk hibah, dana bergulir, dan investasi, termasuk blended finance,” ungkap Sri Mulyani. Selain itu, berbagai upaya yang dilakukan oleh Indonesia dalam menangani dan memperjuangkan isu perubahan iklim telah diakui dan diberi kompensasi melalui Green Climate Fund (CGF) dan Pembayaran Berbasis Hasil dari upaya Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi Hutan (REDD+).

Indonesia telah menerima pembayaran berbasis hasil sebesar 103,8 juta dollar AS melalui skema Pembayaran Berbasis Hasil (RBP) untuk periode 2014-2016. “Mari kita terus bersama-sama berusaha mengatasi dampak perubahan iklim demi kelestarian bumi dan kelangsungan hidup umat manusia,” tambah Sri Mulyani.

Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
download coolpad firmware
Download WordPress Themes
ZG93bmxvYWQgbHluZGEgY291cnNlIGZyZWU=
Tags: kerugian akibat perubahan iklimperubahan iklim

Related Posts

Victor Sebut Laut Penghasil Oksigen Terbesar, Pakar Lingkungan Menanggapi

Victor Sebut Laut Penghasil Oksigen Terbesar, Pakar Lingkungan Menanggapi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
December 30, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pernyataan Anggota DPR RI Victor Bungtilu Laiskodat mengenai peran laut sebagai penghasil oksigen terbesar di dunia memicu...

Direktur Astra Agro Tingning Sukowignjo Pimpin Mitigasi Perubahan Iklim di Sektor Sawit

Direktur Astra Agro Tingning Sukowignjo Pimpin Mitigasi Perubahan Iklim di Sektor Sawit

by Iwan Supriyatna
November 12, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Komitmen PT Astra Agro Lestari Tbk dalam menerapkan praktik agribisnis berkelanjutan kembali memperoleh apresiasi nasional. Perusahaan berhasil...

Topan Super Fung-wong Hantam Filipina, Jutaan Warga Mengungsi

Topan Super Fung-wong Hantam Filipina, Jutaan Warga Mengungsi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 11, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Filipina kembali dihantam bencana besar. Kali ini, Topan Super Fung-wong menerjang wilayah Luzon dan menyebabkan sedikitnya dua...

Perubahan Iklim Dorong Kenaikan Harga Makanan dan Energi Global

Perubahan Iklim Dorong Kenaikan Harga Makanan dan Energi Global

by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 6, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perubahan iklim diprediksi akan mendorong kenaikan harga makanan dan energi dalam lima tahun ke depan. Cuaca ekstrem,...

Bumi Makin Panas, Hidup Makin Cemas: Dampak Perubahan Iklim bagi Kehidupan

Bumi Makin Panas, Hidup Makin Cemas: Dampak Perubahan Iklim bagi Kehidupan

by Desti Dwi Natasya
October 5, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perubahan iklim kini bukan lagi isu jauh di depan, melainkan realitas yang kita rasakan sehari-hari. Suhu bumi...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

BSI Salurkan Rp1,65 Triliun KUR Syariah, 11 Ribu UMKM Terjangkau

April 6, 2026
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik Meski Konflik Timur Tengah Memanas

Purbaya Angkat Bicara soal Wacana Potong Gaji Menteri, Angka 25% Muncul

April 6, 2026
Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

Maskapai Dapat Lampu Hijau untuk Naikkan Biaya BBM hingga 38%, Tiket Berpotensi Ikut Naik

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
GT World Challenge Asia 2026 Kembali ke Mandalika

GT World Challenge Asia 2026 Kembali ke Mandalika

April 7, 2026
Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

Modus Ritual Mandi Kembang, Guru Silat di Serang Diduga Cabuli 5 Murid

April 7, 2026
Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

Ratusan Bahasa Terancam Punah, DPD RI Dorong Percepatan Pembahasan RUU Bahasa Daerah

April 6, 2026
Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

Wabah Campak di Bangladesh, 38 Anak Meninggal Akibat Rendahnya Vaksinasi

April 6, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved