• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, September 18, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Sport

Kasusnya Terus Bertambah, Yuk Mengenal Penyakit Cacar Monyet yang Menghebohkan

Saeful Imam by Saeful Imam
November 3, 2023
in Sport
0
Kasusnya Terus Bertambah, Yuk Mengenal Penyakit Cacar Monyet yang Menghebohkan

Mengenal penyakit cacar monyet

JAKARTA, Cobisnis.com – Kasus cacar monyet, atau yang lebih dikenal sebagai monkeypox, terus bertambah di Indonesia. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan bahwa hingga hari ini, Kamis (2/11/2023), telah terjadi 30 kasus cacar monyet, meningkat dari 27 kasus pada Selasa (31/10/2023). Informasi ini disampaikan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, kepada Kompas.com pada Kamis (2/11/2023).

Cacar monyet merupakan sebuah infeksi virus yang dicirikan oleh munculnya bintil bernanah pada kulit. Penyakit ini pertama kali tercatat muncul di Republik Demokratik Kongo pada tahun 1970. Awalnya, gejala cacar monyet mirip dengan cacar air, yang ditandai oleh bintil berisi cairan. Namun, seiring perkembangan penyakit, bintil-bintil ini berubah menjadi bintil bernanah dan sering kali menimbulkan pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau selangkangan.

Penyakit cacar monyet dapat menular antara manusia, meskipun sumber utamanya adalah hewan pengerat dan primata yang terinfeksi seperti tikus, monyet, atau tupai. Virus monkeypox adalah penyebab utama cacar monyet, termasuk dalam kelompok Orthopoxvirus. Virus ini awalnya menyebar dari hewan ke manusia melalui gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi, seperti monyet, tupai, atau tikus.

Penularan virus monkeypox juga bisa terjadi melalui kontak langsung dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi. Penularan antarmanusia biasanya memerlukan kontak yang berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

Gejala cacar monyet biasanya muncul dalam rentang waktu 5-21 hari setelah seseorang terpapar virus monkeypox. Gejala awalnya mirip dengan flu dan meliputi demam, kelelahan, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, dan pembengkakan kelenjar getah bening, yang sering kali menyebabkan benjolan di leher, ketiak, atau selangkangan. Setelah itu, ruam kulit akan muncul, dimulai dari wajah dan menyebar ke bagian tubuh lain seperti lengan atau tungkai. Ruam ini akan berkembang dari bintil berisi cairan hingga menjadi bernanah, lalu pecah dan membentuk kerak, meninggalkan luka terbuka di permukaan kulit.

Jika Anda mengalami gejala cacar monyet, seperti munculnya bintil berair yang berubah menjadi bernanah, terutama jika Anda memiliki riwayat kontak dengan hewan seperti monyet atau tupai, atau jika Anda baru-baru ini bepergian ke daerah dengan kasus cacar monyet, segera konsultasikan diri ke dokter.

Diagnosis dan Pengobatan Pada tahap awal, dokter akan memeriksa gejala dan jenis ruam yang muncul. Dokter juga akan menanyakan riwayat perjalanan Anda, terutama jika Anda baru-baru ini mengunjungi daerah yang dilaporkan memiliki kasus cacar monyet. Diagnosis cacar monyet seringkali memerlukan pemeriksaan darah, tes usap tenggorokan, dan dalam beberapa kasus, biopsi kulit dengan mengambil sampel jaringan kulit untuk dianalisis di bawah mikroskop.

Saat ini, belum ada pengobatan khusus untuk cacar monyet, dan penyakit ini biasanya sembuh dengan sendirinya dalam waktu 2-4 minggu. Namun, vaksin cacar telah digunakan untuk mencegah penyebaran cacar monyet. Selain itu, beberapa negara telah menguji penggunaan tecovirimat untuk mengatasi cacar monyet, meskipun penggunaannya terbatas pada pasien dewasa dan anak dengan berat badan tertentu. Orang yang terinfeksi biasanya memerlukan perawatan di ruang isolasi medis untuk memantau perkembangan penyakit dan mencegah penularan.

Komplikasi dan Pencegahan Meskipun cacar monyet memiliki tingkat kesembuhan yang tinggi, tetapi pada beberapa kasus, penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi yang serius, terutama pada anak-anak, individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, yang belum divaksinasi, atau yang tinggal di daerah dengan sanitasi yang buruk. Komplikasi yang mungkin timbul termasuk infeksi bakteri, infeksi paru-paru, radang otak, dan infeksi kornea.

Pencegahan utama cacar monyet adalah menghindari kontak langsung dengan hewan seperti monyet, tupai, atau pengerat, yang sering kali menjadi sumber penularan virus monkeypox. Selain itu, menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan dan menghindari berbagi alat makan dengan orang lain juga dapat membantu mencegah penularan. Di negara-negara yang memiliki risiko cacar monyet, vaksinasi cacar biasa (smallpox) biasanya diberikan kepada petugas medis yang berisiko tinggi. Jika Anda memiliki hewan peliharaan yang diduga terinfeksi, segera hubungi dokter hewan dan hindari kontak langsung dengan hewan tersebut dengan menggunakan perlindungan seperti sarung tangan dan masker.

Untuk memahami tanda dan gejala cacar monyet pada hewan peliharaan, perhatikan gejala seperti demam, batuk, mata merah, hidung berair, hilangnya nafsu makan, ruam, atau bintik merah pada kulit. Keselamatan dan kebersihan adalah kunci dalam pencegahan penularan cacar monyet.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
udemy free download
download redmi firmware
Download WordPress Themes
udemy course download free
Tags: cacar monyetgejala cacar monyetpenyakit cacar monyet

Related Posts

No Content Available
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Memperingati Hari Keselamatan Pasien Sedunia 2026, Novo Indonesia mengajak masyarakat aktif memastikan keamanan obat dan melaporkan efek samping.

Novo Dorong Masyarakat Aktif Jaga Keselamatan Obat

September 17, 2026
AIA menghadirkan AIA SILABUS di Universitas Indonesia untuk membekali mahasiswa dengan literasi keuangan dan perencanaan finansial sejak dini.

AIA SILABUS Hadir di Universitas Indonesia

September 17, 2026
Begini Cara iPhone 18 Pro Memastikan Foto Benar Benar Asli

Begini Cara iPhone 18 Pro Memastikan Foto Benar Benar Asli

September 17, 2026
Kuning Telur - pexels/Ron Lach

Benarkah Kuning Telur Sebabkan Masalah Kesehatan Jantung?

September 17, 2026
Dua saksi dalam sidang dugaan korupsi kuota haji menyatakan tidak pernah menyerahkan uang atau menerima perintah pemberian fee kepada Yaqut Cholil Qoumas.

Saksi Kemenag Bantah Beri Fee ke Yaqut

September 18, 2026
Polisi Olah TKP Dugaan Perburuan Penyu di Raja Ampat

Diduga Buru dan Santap Penyu di Raja Ampat, WN China Diperiksa Imigrasi

September 18, 2026
17.288 Koperasi Desa Merah Putih Siap Beroperasi Akhir September

17.288 Koperasi Desa Merah Putih Siap Beroperasi Akhir September

September 18, 2026
Tarif PPN Tetap 11%, Dirjen Pajak Bantah Ada Rencana Kenaikan

Tarif PPN Tetap 11%, Dirjen Pajak Bantah Ada Rencana Kenaikan

September 18, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved