• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Sunday, October 25, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Sport

Mengenal Access Bars, Terapi Relaxi pikiran untuk membantu memberikan kemudahan pada siapaun termasuk yang depresi, kecemasan, insomnia ataupun trauma yang sudah digunakan di 178 Negara

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
January 9, 2023
in Sport
0
Mengenal Access Bars, Terapi Relaxi pikiran untuk membantu memberikan kemudahan pada siapaun termasuk yang depresi, kecemasan, insomnia ataupun trauma yang sudah digunakan di 178 Negara

JAKARTA, Cobisnis.com – kanan pekerjaan yang berat, pemikiran yang melimit, termasuk trauma masa lalu maupun stress akibat lalu lintas, merupakan problematika masyarakat saat ini. Jika terjadi dalam kurun waktu yang lama, kondisi tersebut bisa menimbulkan depresi, sulit untuk memunculkan ide-ide yang kreatif.

Kita tahu apa yang terjadi jika depresi tidak segera ditangani. Kondisi psikologi ini, tidak hanya merugikan diri sendiri. Akibatnya bisa dirasakan keluarga, partner bisnis, rekan kantor dan sebagainya.

Depresi bisa memicu tingkat emosi. Juga sebaliknya, kondisi itu bisa membuat orang jadi lebih tertutup. Hal ini menyebabkan produktivitas dalam pekerjaan menjadi menurun.

Persoalan depresi menjadi perhatian seluruh dunia sejak lama. Berbagai metode diperkenalkan untuk mencegah gangguan psikologis itu.

Saat ini, berkembang satu metode yang digunakan untuk memberikan kemungkinan yang berbeda. Yakni Access Bars dari Access Consciousness, sebuah metode terapi dengan memberikan sentuhan di 32 titik di kepala
Dengan sentuhan itu, tubuh akan melepaskan pikiran, perasaan dan emosi yang menganggu, sehingga akan membantu meredakan stres, merilis trauma dan depresi.

Fasilitator Access Bars dari Indonesia ini mengatakan, cara kerja metode tersebut seperti meda elektromagnetik. Sentuhan pada 32 titik di bagian kepala bakal memicu pusat molekul atau sel manusia.

“Ini seperti meng-unlock atau membuka apa yang tersembunyi, entah itu kenangan, emosi, pemikiran, dan hal lainnya yang terkadang tak diinginkan oleh tubuh. Semakin lama semakin terpendam dan terkadang tak bisa dikeluarkan dengan sendirinya. Sehingga terkadang harus ada upaya yang bisa membantu seseorang melepaskan hal yang dipendam dalam tubuh,” kata Fena Wijaya yang dikenal sebagai Business and Life Coach sejak 2010 ini.

Cara ini dapat membantu tubuh seseorang untuk mengeluarkan hal yang tidak diinginkan yang berkaitan dengan emosi maupun sesuatu yang membentengi tubuh. Dalam prakteknya, teknik ini dilakukan dengan cara sang klien diminta untuk berbaring secara rileks. Nantinya akan ada praktisi yang akan melakukan menyentuh dengan lembut 32 titik kepala selama beberapa saat.

“Kita praktisi bars menyentuh titik tersebut, dan client sendiri yang melepaskan pikiran, perasaan dan emosi atau data yang tidak diinginkan orang tersebut” ungkap Fena Wijaya, Certified Facilitator Aceess Consciousness.

32 titik tersebut mewakili hal yang berbeda-beda. Diantaranya ada yang berkaitan dengan keuangan, kreativitas, kebahagiaan, kesedihan, dan masih banyak lainnya. Dengan menyentuh ke 32 titik tersebut, tubuh klien secara otamatis akan merilis sendiri hal yang dirasa perlu oleh tubuhnya.

“32 titik itu yang holistic di dalam area kehidupan kita. Core inti dari access consciousness ya di bars. Dan bahkan tanpa kata-kata, terilis, plong” kata wanita yang sudah mendalami Access Bars sejak 2017.

Fena yang juga seorang Facilitator dan juga Praktisi menjelaskan dalam sesi tersebut sama sekali praktisi tidak menyalurkan energi atau mempengaruhi klien yang menjalani sessi bars. Praktisi-praktisi bars hanya berfungsi sebagai mediator untuk tubuh klien. Sisanya, tubuh klien sendiri yang akan memutuskan apakah ingin melepaskan beban yang ada di dalam diri atau tidak.

“Ibarat kayak komputer filenya penuh nih. Setiap kali kita memasukan semua pemikiran, emosi, perasaan ke dalam tubuh. Tubuh nggak tahu cara merilisnya. Nah di sinilah tubuh punya kesempatan untuk merilis tanpa pikiran kita mengatur tubuh kita” imbuhnya.

Klien bars sama sekali tidak akan diminta atau dipaksa menggunakan pikirannya untuk mengeluarkan emosi, atau perasaannya. Melainkan kesadaran dan kecerdasan tubuhlah yang akan menentukan sendiri pilihan apakah akan membuang hal yang buruk atau tidak.

“Biar tubuh yang melepaskan sendiri. Kita sebagai praktisi tidak memberikan perintah kepada tubuh (klien). Bahkan kita tidak memposisikan ‘aku healing kamu’ tidak. Jadi kita benar-benar menghargai pilihan tubuh” pungkasnya.
Respon yang didapatkan setiap orang yang menjalani sesi ini berbeda-beda. Ada yang merasakan berat di kepalanya, ada pula yang mengaku sempat merasakan sesak ketika bernafas. Pun ada yang merasa sangat rileks hingga tertidur.

Fena mengatakan respon tersebut dalam tubuh setiap orang berbeda. Mereka selaku praktisi pun tidak menjanjikan hasil yang pasti, karena kemungkinannya adalah sangat berbeda di setiap klien.

Fena mengatakan, meski masih terdengar asing, Access Bars sesungguhnya sudah cukup lama hadir di Indonesia. Metode Access Bars ini ditemukan dan dikembangkan oleh Gary Douglas Founder Access Consciousness pada tahun 1991.

“Saya tertarik mempelajari metode ini setelah menguasai bermacam macam metoda hipnoterapi,” imbuhnya. Fena Wijaya pertama kali mengenal dan belajar tentang hipnoterapi dan menjadi terapis sejak tahun 2010, mempelajari banyak sekali modalitas termasuk NLP, coaching, energy healing dengan tujuan bagaimana membuat manusia menjadi lebih baik. Dan akhirnya menemukan teknik atau metode yang pragmatis dimana setiap orang dapat dengan mudah mempelajari teknik ini.

Orang umum dapat mempelajari teknik Access Bars ini dalam 1 hari kelas dengan mendapat certificate international yang difasilitasi kelas ini oleh Fena Wijaya sebagai Facilitator Access Bars. Selain memberikan kelas Access Bars, Fena juga memfasilitasi banyak kelas-kelas dari Access Consciousness untuk kita menemukan Kembali kemampuan, kekuatan dan potensi yang selama ini tidak kita sadari kalau kita memilikinya. (*)

Download Premium WordPress Themes Free
Download Best WordPress Themes Free Download
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
udemy free download
download intex firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
Tags: Access barscobisnis.comTerapi depresi

Related Posts

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Indonesia berhasil menempati peringkat keempat sebagai negara paling ramah di dunia pada 2026 berdasarkan Readers' Choice Awards...

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Produksi emas dunia masih didominasi sejumlah negara dengan industri pertambangan berskala besar. Berdasarkan data Mineral Commodity Summaries...

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

Mendagri Dorong Pemda Sisihkan Dana untuk Renovasi Rumah Warga

by Hidayat Taufik
October 25, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki rumah warga yang kondisinya tidak...

Kemarau Berkepanjangan Bikin Danau Kawah Putih Ciwidey Mengering

Kemarau Berkepanjangan Bikin Danau Kawah Putih Ciwidey Mengering

by Hidayat Taufik
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Danau Kawah Putih di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengalami penyusutan volume air sekitar 40 persen akibat...

AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

AS Peringatkan Ancaman Iran terhadap Warganya di Timur Tengah

by Hidayat Taufik
October 24, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Badan intelijen Amerika Serikat (AS) mengungkapkan bahwa Iran semakin meningkatkan upaya untuk menargetkan warga Amerika di kawasan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

PPN Tiket Pesawat Ditanggung Pemerintah Saat Natal 2026 dan Tahun Baru 2027

October 24, 2026
Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

Kemenpar Rancang Paket Wisata Jakarta dan Bogor Melalui Kegiatan Famtrip

October 24, 2026
Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

Gaet wisman Australia, Kemenpar Buka Penerbangan TransNusa Rute Melbourne-Bali

October 24, 2026
Kaki Bau Bisa Dipicu Banyak Faktor, Begini Cara Mengatasinya

Kaki Bau Bisa Dipicu Banyak Faktor, Begini Cara Mengatasinya

October 24, 2026
Auto Draft

HUT ke-21 Dihadiri 11.300 Anggota, Ling Tien Kung Perkuat Ekspansi

October 25, 2026
Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

Diakui Dunia, Indonesia Jadi Negara Paling Ramah Keempat pada 2026

October 25, 2026
Ilustrasi Tidak Nafsu Makan - pexels/Alena Darmel

Tidak Lapar di Pagi Hari? Ketahui Penyebabnya Menurut Ahli

October 25, 2026
Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

Daftar 10 Negara Penghasil Emas Terbanyak pada 2026, RI Masuk?

October 25, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved