• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Tuesday, April 21, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Memanfaatkan KA Di Sulawesi Selatan

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
December 7, 2022
in Ekonomi Bisnis
0
Memanfaatkan KA Di Sulawesi Selatan

JAKARTA,Cobisnis.com – Keberadaan perkeretaapian di Sulawesi Selatan sudah ada sejak era Pemerintahan Hindia Belanda tahun 1922. Kemudian berlanjut studi kelayakan, perencanaan dan grounbreaking jalur KA Makassar – Parepare di era Presiden Susilo Bambang Yudoyono tahun 2014. Tahun 2015 dimulai pengerjaan konstruksi di masa Presiden Joko Widodo, sehingga dapat beroperasi tahun 2022.

Pada 1 Juli 1922, Pemerintah Hindai Belanda selesai membangun jalan rel antara Makassar (Stasiun Pasar Butung)–Takalar sejauh 47 km dan setahun kemudian trem uap resmi dibuka untuk umum. Lintas ini menjadi yang pertama sekaligus terakhir yang dibangun pemerintah Hindia Belanda.

Pada akhirnya, sejak 1930 layanan kereta trem uap terpaksa ditutup karena subsidi dari Staatsspoor en Tramwegen (jawatan kereta api dan trem negara di Jawa) untuk Staatstramwegen op Celebes dihentikan akibat krisis ekonomi dunia Depresi Besar pada 1929.

Pembangunan dimulai kembali di masa Presiden Susilo Bambang Yudoyono. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian melakukan groundbreaking proyek Kereta Api Trans Sulawesi di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan pada 12 Agustus 2014. Hadir dalam acara tersebut Menteri Perhubungan, EE Mangindaan dan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo.

Pemancangan tiang pertama Trans-Sulawesi untuk jalur Makassar-Parepare dilakukan pada 12 Agustus 2014. Lokasinya di Desa Siawung, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru.

Proyek ini merupakan jalan Kereta Api (KA) Trans Sulawesi tahap I (Makassar-Parepare) sepanjang 143 km yang juga merupakan bagian awal dari pengembangan perkeretaapian Trans Sulawesi yang ditargetkan sepanjang 2.000 km dari Makassar ke Manado.

Pembangunan berikutnya secara masif dilanjutkan era Presiden Joko Widodo masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan nilai konstruksi Rp 9,04 triliun. Skema pendanaan berasal dari APBN Rp 5,9 triliun, APBD Rp 84 miliar (hanya untuk pengadaan tanah), KPBU Rp 1,96 triliun (CAPEX Rp 0,99 triliun, operating and maintenance Rp 0,97 triliun) dan LMAN Rp 1,1 triliun (hanya untuk pengadaan tanah).

Pembangunan konstruksi dimulai pada pertengahan 2015. Rel pertama dipasang pada 13 November 2015, di Desa Lalabata, Kecamatan Tanete Rilau.

Saat ini baru tahap uji coba kereta di Pelabuhan Garongkong, Kabupaten Barru hingga Desa Mangilu, Kabupaten Pangkep yang berjarak 60 kilometer. Tahap uji coba terbatas kereta ini gratis sejak 29 Oktober 2022 hingga bulan Desember 2022. Hanya saja, daya tampung kereta api tahap uji coba ini hanya 2 gerbong dengan mengangkut 100 orang penumpang.

Sekarang sudah terbangun 118 km (66 km operasi), lebar rel 1.435 mm, 14 stasiun (10 stasiun operasi), sistem persinyalan elektrik, ada 1 depo dan kantor, satu gudang prasarana dan satu ruang operation control centre. Jalur KA yang sudah terbangun ini melintasi 3 kabupaten, yaitu Kab, Maros, Kab. Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) dan Kab. Barru.

Dengan lebar rel 1.435 milimeter, kecepatan maksimal kereta api Trans-Sulawesi mencapai 200 kilometer per jam. Di Jawa, dengan lebar rel 1.067 milimeter, kecepatan tertinggi 120 kilometer per jam.

Rel Trans-Sulawesi juga mampu menahan beban gandar yang lebih berat. Pada rel di Jawa, jumlah beban yang bisa ditahan ialah 18 ton, sedangkan rel Trans-Sulawesi mampu menahan beban 25 ton. Dengan demikian, kereta api Trans-Sulawesi akan memiliki kapasitas angkut yang lebih besar.

Kelebihan jalur KA di Sulawesi Selatan dirancang tidak memiliki pelintasan sebidang, sehingga perjalanan kereta tidak akan mengganggu lalu lintas jalan raya. Maka, risiko kecelakaan tabrakan kereta api dengan kendaraan, seperti mobil atau sepeda motor, bisa dikatakan tidak ada. Terdapat 11 lokasi flyover dan overpass.

Adapun 14 stasiun itu adalah Stasiun Mandai, Stasiun Maros, Stasiun Rammang-Rammang, Stasiun Pakajene, Stasiun Mangilu, Stasiun Labakkang, Stasiun Ma’arang, Stasiun Mandalle, Stasiun Tebete Rilau, Stasiun Barru, Stasiun Garonggong, Stasiun Takallasi, Stasiun Mangkoso, dan Stasiun Palanro.

Dibangun sejumlah terowongan berupa kotak ( box) untuk melintas hewan sapi. Pasalnya di sini cukup banyak hewan ternak sapi yang berkeliaran dan akan membahayakan perjalanan kereta. Ketika kereta lewat membunyikan suling, sejumlah hewan sapi akan mendekati jalur kereta dan rentan ditabrak. Oleh sebab itu lebih baik tidak membunyikan suling ketimbang nantinya didekati sejumlah hewan sapi dan ketabrak.

Curah hujan yang tinggi kerap menyebabkan permukaan jalan nasional poros Makassar – Parepare kerap banjir, sehingga menyebabkan distribusi logistik menjadi terhambat. Dengan adanya jaringan KA Makassar- Parepare akan sangat membantu mobilitas logistik pada saat jalur jalan nasional tersebut terendam banjir.

Manfaat
Proyek Kereta Api Makasar – Parepare memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan. Data dari Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan (Desember 2022), menyebutkan sejumlah manfaat dengan hadirnya moda KA di Sulawesi Selatan.

Pertama, peningkatan PDB. Kereta Api Makasar – Parepare memberikan nilai manfaat sosial sebesar Rp 2,51 triliun dengan Economic IRR sebesar 22,98 persen bagi ekonomi Sulawesi Selatan.

Kedua, penyerapan tenaga kerja. Selama masa konstruksi, Kereta Api Makasar – Parepare diestimasi akan memberdayaan 6.164 lapangan kerja secara langsung.

Ketiga, efisiensi waktu tempuh. Penghematan waktu tempuh Makasar – Parepare dengan kereta api adalah dari 3 jam menjadi 1,5 jam (2 kali lebih cepat dari perjalanan menggunakan kendaraan melalui jalan raya).

Keempat, potensi angkutan Potensi angkutan penumpang dengan tingkat pertumbuhan penduduk di atas 8,7 persen per tahun, dan potensi angkutan barang berupa semen, klinker, bahan pangan sebanyak 60-70 juta ton. Kelima, pengembangan UMKM. Pada 11 stasiun besar dan kecil potensi sebagai sentra baru untuk mendukung UMKM setempat.

Keenam, penurunan kinerja jalan raya. Menurunnya kinerja jalan raya yang diindikasikan dengan VCR ( _volume/capacity ratio_) yang semakin rendah, sehingga kepadatan lalu lintas di jalan akan menurunkan mobilitas atau pergerakan orang dan barang.

Sepanjang jalur terdapat destinasi wisata di sekitar stasiun. Destinasi wisata sekitar Stasiun Maros adalah Pantai Tak Berombak, Wisata Alam Mangambang dan air Terjun Bantimurung), Stasiun Rammang-Rammang (Kampung Karst Rammang-Rammang, Taman Arkeologi Leang Leang, Danau Toakala), Stasiun Pangkajene (Tonasa Park, Danau Hijau Balocci, Taman Purbakala Sumpang Bita), Stasiun Labakkang (Wisata Alam Hutan Mangrove Dewi Biringkassi), Stasiun Ma’rang (Wisata Alam Telaga Biru Segeri), Stasiun Mandaelle (Wisata Alam Sorongan), Stasiun Tenete Rilau (Wisata Alam Pantai La Guna, Wisata Alam Lappa Laona), Stasiun Barru (Wisata Alam Anjungan, Sumpang Binangae, Wisata Alam Pantai Ujung Batu).

Yang perlu dipikirkan adalah ketersediaan layanan transportasi umum dari stasiun tersebut menuju sejumlah destinasi wisata yang terdekat stasiun.

Download WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
free online course
download coolpad firmware
Download Nulled WordPress Themes
udemy course download free
Tags: cobisnis.comKereta api

Related Posts

Jelang Laga Penting 2026, Persib Kantongi Dukungan Rp1 Miliar dari Maruarar

Jelang Laga Penting 2026, Persib Kantongi Dukungan Rp1 Miliar dari Maruarar

by Hidayat Taufik
April 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut Persib Bandung menerima bantuan dana Rp1 miliar dari Maruarar Sirait. Bantuan...

Iran Belum Makamkan Khamenei, Faktor Keamanan Jadi Kendala

Iran Belum Makamkan Khamenei, Faktor Keamanan Jadi Kendala

by Hidayat Taufik
April 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Iran belum melaksanakan pemakaman Ayatollah Ali Khamenei hingga saat ini. Padahal, lebih dari tujuh minggu telah berlalu...

Dua Pelaku Penusukan Nus Kei Resmi Jadi Tersangka, Terancam Hukuman Mati

Dua Pelaku Penusukan Nus Kei Resmi Jadi Tersangka, Terancam Hukuman Mati

by Hidayat Taufik
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Kepolisian Daerah Maluku resmi menetapkan dua pria berinisial HR (28) dan FU (39) sebagai tersangka dalam perkara...

Lokasi Rumah William Shakespeare di London Akhirnya Terungkap pada 2026

Lokasi Rumah William Shakespeare di London Akhirnya Terungkap pada 2026

by Zahra Zahwa
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Peneliti akhirnya menemukan lokasi pasti rumah milik William Shakespeare di London. Penemuan ini berasal dari dokumen arsip...

Kevin Warsh Siap Ubah Arah The Fed 2026, Fokus Kebijakan Lebih Ketat

Kevin Warsh Siap Ubah Arah The Fed 2026, Fokus Kebijakan Lebih Ketat

by Zahra Zahwa
April 20, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Calon Ketua The Fed, Kevin Warsh, diperkirakan akan membawa perubahan besar dalam kebijakan moneter Amerika Serikat. Ia...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

Hari Kartini 2026 Libur atau Tidak? Simak Aturan Resmi dan Cara Peringatannya

April 19, 2026
Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia 2026 Usai AS Longgarkan Sanksi

Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia 2026 Usai AS Longgarkan Sanksi

April 20, 2026
Eileen Gu Puncaki Karier 2026, Kini Lawan Kritik dan “Musuh”

Eileen Gu Puncaki Karier 2026, Kini Lawan Kritik dan “Musuh”

April 20, 2026
Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

Lonjakan BBM Nonsubsidi Picu Kritik, DPR: Kebijakan Terlalu Mendadak

April 20, 2026
Jelang Laga Penting 2026, Persib Kantongi Dukungan Rp1 Miliar dari Maruarar

Jelang Laga Penting 2026, Persib Kantongi Dukungan Rp1 Miliar dari Maruarar

April 21, 2026
Iran Belum Makamkan Khamenei, Faktor Keamanan Jadi Kendala

Iran Belum Makamkan Khamenei, Faktor Keamanan Jadi Kendala

April 21, 2026
Dua Pelaku Penusukan Nus Kei Resmi Jadi Tersangka, Terancam Hukuman Mati

Dua Pelaku Penusukan Nus Kei Resmi Jadi Tersangka, Terancam Hukuman Mati

April 20, 2026
Lokasi Rumah William Shakespeare di London Akhirnya Terungkap pada 2026

Lokasi Rumah William Shakespeare di London Akhirnya Terungkap pada 2026

April 20, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved