• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, April 22, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Industri

HKTI Bali Sarankan Petani Kurangi Penggunaan Pupuk Kimia

Farida Ratnawati by Farida Ratnawati
March 8, 2022
in Industri
0
HKTI Bali Sarankan Petani Kurangi Penggunaan Pupuk Kimia

JAKARTA,Cobisnis.com – Kebutuhan akan pupuk merupakan hal yang penting bagi mayoritas petani di Tanah Air. Namun, ditengah keterbatasan alokasi pupuk subsidi serta tingginya harga pupuk non subsidi membuat para petani harus mencari cara agar dapat memenuhi kebutuhan pupuk tersebut.

Merespon hal ini, Wakil Ketua Bidang SDM Pertanian HKTI Bali, I Nengah Subagia, mengatakan saat ini masih banyak petani yang mengharapkan pupuk subsidi. Pasalnya, dapat menekan biaya produksi, namun, tidak sedikit juga yang telah bergeser menggunakan pupuk non subsidi.

“Sekarang banyak petani yang menggunakan pupuk non subsidi. Larinya banyak ke yang non subsidi karena keterbatasan mendapatkan pupuk subsidi, keterbatasan sekali malah kurang petani maka dia beli lagi pupuk yang non subsidi,” ungkap Subagia, Minggu (6/3/2022).

Selanjutnya, kata Subagia, pupuk non subsidi yang tinggi harganya tidak serta merta dapat menjadi solusi atas kekurangan kebutuhan pupuk tadi. Selain itu menurutnya, penggunaan pupuk non organik ternyata tidak berdampak signifikan dibanding penggunaan pupuk organik yang sebenarnya kaya akan manfaat.

“Kalau manfaat sesuai dari informasi petani, pupuk kimia terkadang tidak berdampak signifikan pada pertumbuhan tanaman padi maupun tanaman yang lain. Ini apakah kadarnya yang tidak sesuai dengan harapan,” katanya.

Tak hanya itu, lanjut Subagia, penggunaan pupuk kimia yang berlebihan bisa merusak lahan pertanian atau tanah, ditambah lagi dapat menyebabkan tanaman tumbuh lebih lama.

“Kalau pupuk tadi kita pakai keterlambatan tanaman, tumbuh agak lama, dan tanahnya berubah jadi tanah yang sangat kental sekali, kalau pupuk organik secara penggunaannya akan menghasilkan tanah yang masih bagus,” ungkapnya.

Oleh karena itu, kata Subagia, pihaknya lebih menyarankan agar petani menggunakan pupuk organik. Sehingga dapat mengurangi penggunaan pupuk subsidi ataupun non subsidi.

“Saran kepada pemerintah kalau bisa pengurangan penggunaan pupuk kimia karena merusak tanah, kita harapkan dibantu dengan pupuk berimbang atau pupuk organik dan pupuk kimia diseimbangkan,” tutupnya.

Senada dengan hal tersebut pemerintah melalui Kementerian Pertanian juga mendorong para petani untuk menggunakan pupuk organik. Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), Ali Jamil, menambahkan pupuk organik yang telah dikomposkan berperan penting dalam perbaikan sifat kimia, fisika, dan biologi tanah, serta sumber nutrisi tanaman.

“Pupuk organik yang telah dikomposkan dapat menyediakan hara dalam waktu yang lebih cepat karena selama proses pengomposan telah terjadi proses dekomposisi yang dilakukan berbagai macam mikroba,” ungkapnya.

Ali mengatakan, salah satu upaya pemerintah untuk mendukung petani dalam kemandirian mengembangkan pupuk organik adalah dengan memfasilitasi kegiatan pengembangan UPPO.

Dia menjelaskan, pembangunan UPPO diarahkan pada lokasi yang memiliki potensi sumber bahan baku pembuatan kompos, terutama limbah organik atau limbah panen tanaman, kotoran hewan atau limbah ternak, dan sampah organik rumah tangga.

Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
Free Download WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
udemy paid course free download
download huawei firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free online course
Tags: cobisnis.comHKTIpetaniPupuk kimia

Related Posts

Jerez Siap Memanas! MotoGP Kembali Hadir Akhir Pekan Ini dengan Rivalitas Para Juara

Jerez Siap Memanas! MotoGP Kembali Hadir Akhir Pekan Ini dengan Rivalitas Para Juara

by Hidayat Taufik
April 22, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – MotoGP kembali memasuki akhir pekan balap dengan seri menarik di Circuito de Jerez-Ángel Nieto, Spanyol, yang berlangsung...

15 Doa Melepas Keberangkatan Haji Penuh Harapan untuk Jemaah, Keluarga, dan Kerabat

15 Doa Melepas Keberangkatan Haji Penuh Harapan untuk Jemaah, Keluarga, dan Kerabat

by Hidayat Taufik
April 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Keberangkatan calon jemaah haji Indonesia ke Tanah Suci dijadwalkan dimulai pada 22 April 2026 dan berlangsung secara...

Peringati Hari Kartini, Jamkrindo Perkuat Pembinaan Warga Binaan di Tangerang

Peringati Hari Kartini, Jamkrindo Perkuat Pembinaan Warga Binaan di Tangerang

by Rizki Meirino
April 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) bersama Indonesia Financial Group melanjutkan program pemberdayaan warga binaan perempuan di Lapas Kelas...

Demo di Samarinda Memanas, Pagar DPRD Kaltim Dilumuri Oli

Demo di Samarinda Memanas, Pagar DPRD Kaltim Dilumuri Oli

by Hidayat Taufik
April 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Ratusan mahasiswa bersama massa dari berbagai organisasi memadati area depan Kantor DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Samarinda, Selasa...

Bank Mega Gelar Pemeriksaan Gigi Gratis di Cianjur dalam Rangka HUT ke-57

Bank Mega Gelar Pemeriksaan Gigi Gratis di Cianjur dalam Rangka HUT ke-57

by Dwi Natasya
April 21, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – PT Bank Mega Tbk menggelar kegiatan sosial berupa pemeriksaan gigi gratis dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-57. Kegiatan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nadiem Makarim Soroti Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif, Sebut Tak Masuk Akal

Nadiem Makarim Soroti Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif, Sebut Tak Masuk Akal

April 21, 2026
Gencatan Senjata AS Iran Mendekati Akhir, Nasib Damai Masih Jadi Tanda Tanya!

Gencatan Senjata AS Iran Mendekati Akhir, Nasib Damai Masih Jadi Tanda Tanya!

April 21, 2026
Bahlil sindir gaya hidup mampu tapi tetap bergantung pada BBM subsidi

Bahlil sindir gaya hidup mampu tapi tetap bergantung pada BBM subsidi

April 21, 2026
Isu MSCI Depak Saham RI Mencuat BEI Beri Penjelasan Soal Konsentrasi

Isu MSCI Depak Saham RI Mencuat BEI Beri Penjelasan Soal Konsentrasi

April 21, 2026
Jerez Siap Memanas! MotoGP Kembali Hadir Akhir Pekan Ini dengan Rivalitas Para Juara

Jerez Siap Memanas! MotoGP Kembali Hadir Akhir Pekan Ini dengan Rivalitas Para Juara

April 22, 2026
Analitik Video Pengunjung Mall: Solusi Pintar Memantau Traffic & Area Strategis

Analitik Video Pengunjung Mall: Solusi Pintar Memantau Traffic & Area Strategis

April 21, 2026
Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

Trading 2026: Saat Teknologi Finansial Mencapai Titik Balik Baru

April 21, 2026
Kampung Nelayan BSI Warloka Jadi Harapan Baru Masyarakat Pesisir

Kampung Nelayan BSI Warloka Jadi Harapan Baru Masyarakat Pesisir

April 21, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved