• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Wednesday, February 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Meski Pandemi Belum Usai, Pundi Kas IPCC Kian Tebal

H. Fuad by H. Fuad
November 2, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
IPCC Gelar RUPST-LB, Simak Agenda Pentingnya!

JAKARTA, Cobisnis.com – Meski Pandemi Covid-19 belum juga usai dari negara kita namun, tidak menghalangi upaya PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) untuk meningkatkan kinerjanya, terutama dari sisi operasional yang berujung pada perbaikan kinerja keuangan yang sepanjang periode sembilan bulan di tahun ini menunjukan peningkatan. Dari sisi kinerja keuangan IPCC, terlihat adanya peningkatan pendapatan seiring dengan meningkatnya operasional layanan bongkar muat kargo kendaraan di Terminal IPCC. Tentunya dengan meningkatnya pendapatan Perseroan membuat Kas dan Setara Kas IPCC mengalami peningkatan. Kondisi ini tentunya patut diapresiasi meski kondisi Pandemi Covid-19 belum usai sepenuhnya namun, kondisi kas Perseroan tetap berkilau. Bahkan adanya imbas dari pencatatan PSAK 73 yang membuat seolah-olah beban penyusutan IPCC mengalami lonjakan tidak serta merta mengurangi posisi kas Perseroan.

Meningkatnya kas Perseroan tentunya menjadi hal yang positif bagi IPCC. Sepanjang periode sembilan bulan di tahun ini, posisi Kas dan Setara kas IPCC bernilai Rp705,55 miliar atau meningkat 35,77% dari akhir tahun buku 2020 senilai Rp519,66 miliar. Ada sejumlah faktor yang menyebabkan berkilaunya kas Perseroan. Pertama, ialah dari meningkatnya perolehan pendapatan Perseroan. Sebagaimana telah disampaikan sebelumnya bahwa meningkatnya kegiatan operasional di lapangan Terminal IPCC memberikan tambahan pemasukan bagi IPCC. Meningkatnya kegiatan operasional tentunya mendapat dukungan dari sektor otomotif, baik CBU dan Alat Berat beserta sejumlah komponennya. Sementara itu, meningkatnya sektor otomotif didukung dari membaiknya kondisi makroekonomi Indonesia seiring pemulihan ekonomi yang terjadi yang ditandai dari kembali meningkatnya permintaan akan sejumlah produk otomotif. Selain itu, juga adanya dukungan dari kebijakan Pemerintah untuk dapat menggairahkan sektor manufaktur, terutama otomotif.

Berikutnya, ialah perbaikan kolektabilitas piutang Perseroan. Perbaikan ini sudah menjadi concern / perhatian khusus dari Manajemen sehingga dapat mengurangi eksposur beban Perseroan yang dikarenakan piutang erat kaitannya dengan jumlah penerimaan kas pada IPCC. Terkait dengan piutang usaha, sejak tahun 2020 dilakukan metode penagihan piutang yang lebih efektif sehingga menghindari munculnya piutang yang lebih besar lagi. Manajemen telah menerapkan adanya pemberian uang pertanggungan (uper) sebelum kapal sandar. Jadi, mereka (mitra/pelanggan) harus membayar uper terlebih dahulu baru dapat dilayani. Untuk lainnya, manajemen juga melakukan penjadwalan ulang atas piutang yang eksisting agar mitra dapat melakukan pembayaran secara angsuran sesuai dengan jadwal yang telah disepakati.

Tidak hanya itu, Manajemen IPCC juga telah menerapkan metode Cash Management System (CMS) dimana para pelanggan IPCC akan menempatkan sejumlah dana pada bank yang ditunjuk sebagai deposit. Para pelanggan diharuskan melakukan deposit terlebih dahulu sebelum dilakukan pelayanan bongkar muat. Selanjutnya, bank akan melakukan auto debet atas sejumlah nilai yang sesuai dengan nilai pelayanan yang terbit dalam nota pelayanan. Selain CMS, ke depannya IPCC juga mempertimbangkan untuk menjalin kerjasama dengan pihak bank dan pelanggan dalam mengimplementasikan Supply Chain Financing (SCF). Skema SCF memungkinkan IPCC menerima pembayaran dari perbankan atas layanan yang diberikan IPCC kepada para pelanggannya dalam jangka waktu yang lebih singkat setelah nota penagihan diterbitkan. Selanjutnya, pihak pengguna jasa yang akan melakukan pembayaran kepada perbankan.

Selain dari upaya perbaikan kolektabilitas piutang yang dilakukan oleh IPCC, Manajemen juga berterima kasih kepada para mitra / pelanggan atas kesadarannya dalam melakukan pembayaran piutangnya. Terutama penyelesaian kewajiban atas sejumlah piutang yang sebelumnya muncul dan bernilai sangat besar. Alhasil, pencatatan Piutang Usaha Pihak Ketiga IPCC sepanjang periode sembilan bulan tahun ini dapat mengalami penurunan hingga 36,80% menjadi Rp65,16 miliar dibandingkan akhir 2020 sebesar Rp103,09 miliar.

Di sisi lain, dengan adanya Penyisihan Penurunan Nilai piutang juga turut membantu IPCC dalam memperbaiki nilai piutangnya. Berdasarkan evaluasi Manajemen terhadap kolektabilitas saldo masing-masing piutang per akhir periode pelaporan Laporan Keuangan, Manajemen berpendapat bahwa penyisihan atas penurunan nilai piutang usaha memadai untuk menutupi kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang. IPCC mencatatkan adanya penyisihan penurunan nilai pada sebagai bagian dari Akun Piutang Usaha. Tercatat nilai Piutang Usaha Ketiga setelah dikurangi Penyisihan Penurunan Nilai untuk periode sembilan bulan tahun ini senilai Rp26,73 miliar atau turun 59,28% dari posisi pada akhir tahun 2020 sebesar Rp65,64 miliar.

Manajemen berkeyakinan bahwa selain dari upaya meningkatkan pelayanan bongkar muat di Terminal IPCC untuk menggapai peningkatan pendapatan, juga adanya kerjasama yang saling menguntungkan dan pengertian antara IPCC dengan para mitra dengan adanya prinsip mutual benefit, trust, dan growth together dapat menjamin kelangsungan usaha layanan bongkar muat di Terminal IPCC sehingga dapat memberikan nilai tambah secara bersama.

Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download coolpad firmware
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
Tags: cobinis & bisnisipcckeuangan

Related Posts

7 Fokus Utama OJK yang Disorot Said Abdullah Pasca Kepemimpinan Baru

7 Fokus Utama OJK yang Disorot Said Abdullah Pasca Kepemimpinan Baru

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 1, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketua Badan Anggaran DPR RI, Said Abdullah, menyoroti tujuh prioritas utama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di bawah...

Thomas Djiwandono Masuk Bursa Calon Deputi Gubernur BI, Ini Rekam Jejaknya

Thomas Djiwandono Masuk Bursa Calon Deputi Gubernur BI, Ini Rekam Jejaknya

by Hidayat Taufik
January 19, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Nama Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono menjadi perhatian publik setelah diusulkan Presiden Prabowo Subianto sebagai calon Deputi...

Purbaya Akui Istri Pegang Kendali Keuangan: “Saya Cuma Nurut Aja”

Purbaya Akui Istri Pegang Kendali Keuangan: “Saya Cuma Nurut Aja”

by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 7, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Momen tak terduga terjadi dalam gelaran IDEAFest 2025 ketika Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mendapat pertanyaan...

Ilustrasi saham ANTM

Biar Dompet Aman: Cara Cerdas Menghindari Utang Konsumtif

by Desti Dwi Natasya
October 26, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Utang konsumtif sering kali jadi masalah keuangan yang tidak disadari. Banyak orang terjebak membeli barang atau layanan...

Gaji Cepat Habis? Coba 7 Cara Cerdas Ini Biar Keuangan Aman Sampai Akhir Bulan

Gaji Cepat Habis? Coba 7 Cara Cerdas Ini Biar Keuangan Aman Sampai Akhir Bulan

by Desti Dwi Natasya
October 20, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Setiap orang pasti ingin gajinya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup, menabung, dan tetap bisa menikmati hal-hal kecil....

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie ! Ramai di Media Sosial

Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie ! Ramai di Media Sosial

February 3, 2026
Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

Pasar Keuangan Global Kompak Turun, Saham, Emas, dan Crypto Ikut Jatuh

February 1, 2026
Presiden Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI dan Siapkan 34 Proyek Sampah Jadi Energi

Presiden Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI dan Siapkan 34 Proyek Sampah Jadi Energi

February 3, 2026
Indonesian Tekuk Vietnam 3-2 Garuda Terbang Ke semifinal Piala Asia Futsal 2026

Indonesian Tekuk Vietnam 3-2 Garuda Terbang Ke semifinal Piala Asia Futsal 2026

February 3, 2026
Cak Imin Resmi Melantik Pimpinan Wilayah PKB Periode 2026–2031

Cak Imin Resmi Melantik Pimpinan Wilayah PKB Periode 2026–2031

February 3, 2026
Bareskrim Usut 7 Laporan Dugaan Pembalakan Liar di Aceh Usai Banjir Bandang

Bareskrim Usut 7 Laporan Dugaan Pembalakan Liar di Aceh Usai Banjir Bandang

February 3, 2026
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program TJSL Sepanjang 2025 untuk Dukung Pembangunan Nasional

Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program TJSL Sepanjang 2025 untuk Dukung Pembangunan Nasional

February 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved