• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Monday, May 11, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Indonesia Milik Siapa: Rakyat atau Oligarki?

H. Fuad by H. Fuad
September 30, 2021
in Nasional
0
Indonesia Milik Siapa: Rakyat atau Oligarki?

JAKARTA, Cobisnis.com – Indonesia milik siapa? Pertanyaan tersebut terus terngiang, tanpa ada jawaban konklusif. Pertanyaan sederhana tetapi sangat penting untuk dipahami oleh segenap bangsa Indonesia, khususnya oleh rakyat jelata Indonesia.

Ada yang mengatakan Indonesia adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Namun, faktanya sangat bertentangan. Indonesia dikuasai oleh sekelompok kecil masyarakat, terdiri dari eksekutif, legislatif dan yudikatif, serta para pengusaha besar.

Mereka dikoordinasi oleh partai politik melalui koalisi yang sering kali merugikan rakyat. Karena koalisi bisa menjelma menjadi kartel. Mereka mengatur demi melanggengkan kekuasaan, melalui peraturan dan undang-undang yang dibuat untuk kepentingan kelompok mereka sendiri.

Rakyat jelata hanya bisa menjadi penonton saja. Kadang diberi tetesan bantuan sosial. Sambil dilempar, dan dikorupsi pula.

Terhina? Begitulah gambaran rakyat jelata Indonesia. Terhina dan tertindas. Apakah rakyat seperti ini sebagai pemilik Indonesia? Sulit dipercaya, bukan?!

Penguasaan lahan, baik untuk pertambangan maupun perkebunan, diberikan kepada sekelompok kecil pengusaha. Tapi, jumlah lahannya sangat luas. Mereka berpesta pora. Apalagi harga komoditas sedang meroket.

Rakyat daerah hanya menjadi kuli di pertambangan dan perkebunan tersebut. Yang lebih menyedihkan, daerah sering kali menuai bencana alam setelah sumber daya alam dieksploitasi besar-besaran. Kondisi ini jauh lebih buruk dari zaman kolonial.

Ada rakyat yang mengambil hasil perkebunan, hanya untuk konsumsi, bukan untuk dijual komersial. Tetapi, sangat miris, mereka dihukum penjara. Dengan tuduhan mencuri. Kondisi rakyat seperti ini jelas bukan pemilik negara Indonesia.

Ada juga penguasaan lahan yang sangat luas diberikan kepada pengusaha besar, pengusaha pengembang perumahan. Tetapi, ironis, mereka justru menggusur rakyat yang sudah menetap terlebih dahulu di sana. Rakyat yang merupakan warga turun-temurun yang tinggal di desa tersebut.

Seperti kasus yang sedang hangat di desa Bojong Koneng, Sentul, dan di Manado. Padahal, menurut kabar, lahan yang di Manado adalah lahan warisan. Toh tetap mau digusur. Dilaporkan ke polisi oleh pengusaha tersebut, bahkan sempat ditahan, sekitar 1 bulan. Begitulah nasib rakyat kecil. Untung ada anggota TNI yang berani membela hak rakyat. Semoga Beliau mendapat pahala.

Pertanyaannya, siapa yang lebih berhak atas lahan di bumi Indonesia: rakyat (jelata) penduduk setempat atau pengusaha besar, yang sering kali memperoleh izin melalui kolusi dengan pejabat setempat?

Apa hak pengusaha tersebut sehingga boleh memiliki lahan yang luas dan menjadi super kaya, sedangkan rakyat lainnya sangat miskin bahkan harus digusur? Hak konstitusi apa yang mereka miliki, yang membuat mereka mendapatkan hak istimewa tersebut?

Kembali ke pertanyaan awal: Indonesia milik siapa: rakyat atau oligarki? Lahan di Indonesia milik siapa: rakyat atau oligarki? Atau, milik penguasa? Yang boleh membagikan hak pengelolaan kepada siapa saja sesukanya, meskipun harus menggusur penduduk setempat?

Indonesia memang seharusnya menjadi milik bersama seluruh rakyat Indonesia. Ini harus tercermin di dalam kehidupan sehari-hari. Yaitu, kehidupan Rakyat yang Berdaulat. Seperti yang diangan-angankan para pejuang bangsa, yang dituangkan di dalam Undang-Undang Dasar Indonesia.

Rakyat berdaulat bukan berarti rakyat boleh memiliki semua aset negara seenaknya. Seperti sekarang yang terjadi, di mana pengusaha bisa seenaknya memiliki lahan yang luas.

Rakyat berdaulat adalah rakyat yang mempunyai kekuasaan untuk menentukan pemimpin yang bertindak untuk kepentingan rakyat banyak. Yang dapat memajukan kesejahteraan umum, adil dan makmur, serta mencerdaskan bangsa.

Penguasaan lahan dengan menggusur hak rakyat adalah tidak adil. Bagaimana bisa adil, kalau rakyat di negara sendiri saja tidak ada tempat tinggal, digusur untuk kepentingan pengusaha. Hal ini bertentangan dengan UUD. Pejabat publik seperti ini harus diganti. Karena mengkhianati hak rakyat.

Semua pejabat dan wakil rakyat yang mengkhianati hak rakyat harus diganti, atau dibubarkan. Karena mereka membuat rakyat menderita untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya.

Tetapi, untuk mendapatkan Kedaulatan Rakyat memang tidak mudah. Bahkan sangat sulit. Kedaulatan Rakyat harus direbut kembali dari tangan-tangan kekuasaan yang kotor. Mereka tentu saja tidak akan tinggal diam. Karena itu, diperlukan perjuangan. Sama seperti perjuangan sewaktu membebaskan negeri ini dari tirani penjajah.

Di lain pihak, terus berdiam diri berarti bergelut dengan penderitaan. Penderitaan yang akan diturunkan ke anak cucu. Apakah rakyat Indonesia akan bertahan seperti ini selama 350 tahun lagi?

Penulis:
Anthony Budiawan
Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS)

Download Premium WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
free download udemy course
download coolpad firmware
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
Tags: Cobisnisoligarkiopini

Related Posts

Iran Lepas Rem, Ancam Serangan Langsung ke Pangkalan AS Jika Kapal Mereka Diganggu Lagi

Iran Lepas Rem, Ancam Serangan Langsung ke Pangkalan AS Jika Kapal Mereka Diganggu Lagi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 11, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Iran tegaskan tidak akan lagi menahan diri setelah jet tempur AS tembaki dan lumpuhkan dua kapal berbendera...

Pemerintah Kerek Royalti Emas dan Nikel, Antam Langsung Hitung Ulang Ongkos Produksi

Pemerintah Kerek Royalti Emas dan Nikel, Antam Langsung Hitung Ulang Ongkos Produksi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - ANTM mulai respons rencana pemerintah sesuaikan tarif royalti mineral lewat revisi PP Nomor 19 Tahun 2025. Emas...

Ilmuwan Ungkap Angka Ajaib Jalan Kaki yang Bikin Berat Badan Tidak Balik Lagi

Ilmuwan Ungkap Angka Ajaib Jalan Kaki yang Bikin Berat Badan Tidak Balik Lagi

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Penelitian terbaru temukan jalan kaki sekitar 8.500 langkah per hari bisa cegah berat badan naik kembali setelah...

Baru Satu BBM yang Boleh Dijual, Shell Masih Nunggu Lampu Hijau Pemerintah

Baru Satu BBM yang Boleh Dijual, Shell Masih Nunggu Lampu Hijau Pemerintah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Shell kembali jual BBM di SPBU miliknya mulai Minggu, 10 Mei 2026. Pengumuman itu disampaikan langsung lewat...

Bea Cukai Bantah Tudingan Petugas Gadungan di Video Viral Razia Warung Madura

Bea Cukai Bantah Tudingan Petugas Gadungan di Video Viral Razia Warung Madura

by M.Dhayfan Al-ghiffari
May 10, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Video viral di media sosial tampilkan dua orang berseragam Customs yang disebut merazia warung Madura di Balaraja,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Harga Buket Hari Ibu 2026 Naik karena Biaya Bahan Bakar dan Tarif Impor

Harga Buket Hari Ibu 2026 Naik karena Biaya Bahan Bakar dan Tarif Impor

May 10, 2026
Pensiunan PNS Segera Terima Gaji Ke-13 2026, Simak Komponennya

Pensiunan PNS Segera Terima Gaji Ke-13 2026, Simak Komponennya

May 10, 2026
Fortabise Padel Championship 2026 Pererat Relasi Media dan Korporasi

Fortabise Padel Championship 2026 Pererat Relasi Media dan Korporasi

May 10, 2026
Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp43,6 Triliun pada Kuartal I 2026

Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp43,6 Triliun pada Kuartal I 2026

May 10, 2026
Iran Lepas Rem, Ancam Serangan Langsung ke Pangkalan AS Jika Kapal Mereka Diganggu Lagi

Iran Lepas Rem, Ancam Serangan Langsung ke Pangkalan AS Jika Kapal Mereka Diganggu Lagi

May 11, 2026
SPG Bergaya Pramugari Warnai Penjualan Kurban di Depok, Begini Respons Pembeli

SPG Bergaya Pramugari Warnai Penjualan Kurban di Depok, Begini Respons Pembeli

May 10, 2026
MotoGP Prancis 2026: Jorge Martin Raih Kemenangan, Aprilia Sapu Podium

MotoGP Prancis 2026: Jorge Martin Raih Kemenangan, Aprilia Sapu Podium

May 10, 2026
Pemerintah Kerek Royalti Emas dan Nikel, Antam Langsung Hitung Ulang Ongkos Produksi

Pemerintah Kerek Royalti Emas dan Nikel, Antam Langsung Hitung Ulang Ongkos Produksi

May 10, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved