• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Friday, February 6, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Gandeng KKP, Yayasan Kalimajari Siapkan Masyarakat Pesisir Indonesia Tingkatkan Produktivitas Budidaya Rumput Laut

Nina Karlita by Nina Karlita
September 30, 2021
in Ekonomi Bisnis
0
Gandeng KKP, Yayasan Kalimajari Siapkan Masyarakat Pesisir Indonesia Tingkatkan Produktivitas Budidaya Rumput Laut

DENPASAR, Cobisnis.com – Indonesia merupakan salah satu negara penghasil rumput laut berpotensi untuk terus mengembangkan produksi rumput laut melalui kegiatan pembudidayaan. Rumput laut sendiri merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis dengan pasar yang masih terbuka luas.

Mengingat panjang garis pantai Indonesia yang sangat luas, serta masih banyaknya lahan potensial, kegiatan budidaya rumput laut dapat menjadi salah satu peluang penghasil pendapatan utama bagi masyarakat pesisir Indonesia.

Melihat hal tersebut, Yayasan Kalimajari, sebuah yayasan dengan visi membangun bersama masyarakat, memperkuat, dan mengembangkan komoditas lokal secara berkelanjutan berkolaborasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya untuk mengadakan program lokakarya tata kelola pembibitan rumput laut untuk meningkatkan produksi dan produktivitas.

Dalam tiga tahun terakhir, peningkatan permintaan rumput laut telah mendorong harga Raw Dried Seaweed (RDS) tiga kali lipat sejak bulan Juli tahun 2017. Namun demikian, peningkatan terhadap permintaan rumput laut yang semakin besar belum dapat terpenuhi oleh produksi lokal. Faktanya, jumlah produksi mengalami penurunan yang stabil sebesar 8,6% tiap tahunnya sejak tahun 2015.

Direktur Yayasan Kalimajari, IGA Agung Widiastuti menjelaskan, “Berdasarkan perjalanan program dan pembelajaran yang ditemukan di lapangan, terdapat beberapa hal yang berkontribusi terhadap rendahnya produksi dan produktivitas budidaya rumput laut, mulai dari ketersediaan bibit yang berkualitas dan keberlanjutannya serta jaminan distribusi yang aman sampai ke pembudidaya, juga ketepatan sasaran.”

“Rendahnya keterlibatan pihak swasta dalam riset maupun penyediaan bibit yang berkualitas, serta mekanisme komunikasi dan koordinasi antar pemerintah pusat dan daerah yang belum optimal dalam merancang program. Dari sisi pembudidaya, terlihat masih kurangnya pengetahuan dan informasi teknik yang baik dan benar khusus pembibitan,” tambahnya.

Merujuk pada pentingnya perhatian terhadap hal-hal di atas, program lokakarya ini bertujuan untuk menguatkan konsep PPP, yaitu public private partnership yang menjadi pondasi utama dan membawa ke tataran implementasi dalam bentuk kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, lembaga riset, dan private sector dengan perannya masing-masing melalui runutan proses.

Mulai dari perumusan kebijakan pusat oleh kementerian, mekanisme membangun komunikasi yang baik antar lembaga (pusat dan daerah), serta swasta sebagai offtaker yang diharapkan turut berperan aktif dan strategis dalam penyediaan bibit dan menampung budidaya, serta berbagai riset yang dilakukan untuk perbaikan kualitas bibit, dan diakhiri dengan testimoni dari pembudidaya sebagai penerima manfaat.

Dr. TB. Haeru Rahayu, A.Pi., M.Sc. selaku Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP yang hadir pada acara tersebut menjelaskan bahwa, rumput laut merupakan komoditas budidaya yang menjadi salah satu sektor unggulan di masa 2022 – 2024 mendatang.

Menyiapkan industri ini menjadi sangat penting, terutama untuk dapat memenuhi permintaan yang terus meningkat, baik dari dalam maupun luar negeri.

“Upaya untuk memenuhi naiknya permintaan tersebut tentu saja perlu adanya peningkatan produksi dan produktivitas. Peningkatan produksi rumput laut memerlukan ketersediaan bibit secara berkesinambungan. Maka, salah satu kebijakan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya dalam mendukung penyediaan bibit unggul yaitu dengan pemberian paket bantuan KBRL (Kebun Bibit Rumput Laut) kultur jaringan di kawasan pengembangan budidaya rumput laut, hal ini bertujuan untuk dapat menjaga ketersediaan bibit unggul baik dari segi kualitas, kuantitas, serta keberlanjutannya,” jelas Dr. TB. Haeru Rahayu.

Kebijakan tersebut diberlakukan untuk memastikan perencanaan bantuan lebih tepat sasaran. Hal ini juga disampaikan oleh Ir. Nono Hartanto, M.Aq. selaku Direktur Perbenihan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP.

“Sasaran bantuan paket KBRL ini adalah para pembibit yang tergabung di dalam kelompok pembudidaya rumput laut. Diharapkan para pembibit rumput laut ini dapat memasok kebutuhan bibit untuk para pembudidaya, sehingga dapat meningkatkan produksi rumput laut serta kesejahteraan para pembudidaya rumput laut,” Nono Hartanto menjelaskan.

Bantuan Kebun Bibit Rumput Laut nantinya akan disalurkan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT DJPB), ada pun Unit Pelaksana Teknis yang terlibat dalam penyaluran ini antara lain, Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung, Balai Budidaya Laut Ambon, Balai Budidaya Air Payau Takalar, Balai Perikanan Budidaya Air Payau Situbondo, Balai Besar Budidaya Air Payau Jepara, dan Balai Budidaya Laut Lombok.

Rincian Paket Bantuan Kebun Bibit Rumput Laut akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, seperti ukuran kebun bibit, metode budidaya yang digunakan, dan waktu pengiriman.

Dengan terlaksananya kerjasama dengan pemerintahan daerah Kepulauan Yapen, Tonny Tesar, S.Sos, Bupati Kepulauan Yapen menyampaikan potensi pengembangan rumput laut yang mampu dicapai melalui pelaksanaan program ini.

“Kepulauan Yapen memiliki potensi area yang cukup luas bagi pengembangan pembudidayaan rumput laut dengan total 270 hektare gabungan dari beberapa distrik mulai dari distrik Yerui, bagian paling barat Kepulauan Yapen, hingga distrik Yapen Timur. Dengan luas area tersebut, diprediksi mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 2.160 orang,” jelasnya.

Nur Muflich Juniyanto, S.Pi., M.Si., Kepala Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Ambon, DJPB, KKP menyampaikan bahwa BPBL Ambon terus berupaya untuk mendistribusikan bibit rumput laut kultur jaringan hingga keseluruh pelosok Indonesia sehingga dapat mengganti rumput laut lama yang sudah mulai menurun kualitasnya. Upaya konkrit untuk mendukung budidaya rumput laut di antaranya:

(1) peningkatan produksi bibit rumput laut kultur jaringan,
(2) Perbaikan Teknik Distribusi Bibit Rumput Laut Kultur Jaringan,
(3) Peningkatan Penguasaan Teknologi Budidaya bagi Pembudidaya dan (4) Sinergi dan Kolaborasi antar Stakeholders.

“Kelebihan dari penggunaan bibit dari spora cukup banyak, diantaranya sudah ada beberapa negara yang berhasil mengembangkan bibit rumput laut melalui spora, distribusi bibit lebih efisien, produksi bibit tidak tergantung musim, dan ketelusuran sumber bibit rumput laut. Di beberapa lokasi di Indonesia dapat ditemukan indukan rumput laut berspora, sehingga metode ini dirasa sangat menjanjikan,” jelas Dr. Lideman

Melalui program ini, Kalimajari memproyeksikan mampu memberikan dampak kepada lebih dari 30.000 rumah tangga pembudidaya di akhir tahun 2023 dengan peningkatan produktivitas sekitar 30% pada pembudidaya yang sudah ada, dan peningkatan pendapatan sekitar 47% pada pembudidaya baru.

“Besar harapan kami melalui workshop ini menghasilkan pilot program yang dapat diduplikasi bahkan di-scaleup ke tingkat yang lebih luas, berdampak secara makro terhadap peningkatan produksi dan kualitas rumput laut Indonesia, khususnya model pembelajaran yang dibangun dari Indonesia Timur, di Kabupaten Kepulauan Yapen,” pungkas IGA Agung Widiastuti.

Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes
Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes
udemy course download free
download samsung firmware
Download WordPress Themes
free online course
Tags: budidaya rumput lautCobisnisyayasan kalimajari

Related Posts

Timnas Futsal Indonesia Menang 5-3 atas Jepang dan Lolos ke Final

Timnas Futsal Indonesia Menang 5-3 atas Jepang dan Lolos ke Final

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Timnas futsal Indonesia melangkah ke final Piala Asia Futsal 2026 setelah menyingkirkan Jepang dengan skor 5-3. Duel...

IHSG Naik, Purbaya: Semua Permintaan MSCI Akan Terpenuhi Tepat Waktu

IHSG Naik, Purbaya: Semua Permintaan MSCI Akan Terpenuhi Tepat Waktu

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menunjukkan tanda rebound setelah beberapa hari mengalami tekanan pasar. Lonjakan ini...

Haram Rayakan Valentine, Fatwa MUI Tegas

Haram Rayakan Valentine, Fatwa MUI Tegas

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Setiap 14 Februari, dunia ramai merayakan Hari Valentine dengan bertukar hadiah, cokelat, bunga, hingga boneka. Tapi untuk...

AS dan Israel Anggap Iran Musuh, Apa Strategi Sebenarnya?

AS dan Israel Anggap Iran Musuh, Apa Strategi Sebenarnya?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Amerika Serikat dan Israel menempatkan Iran sebagai ancaman utama di Timur Tengah, namun strategi kedua negara berbeda....

Selotip di Kamera HP Netanyahu Jadi Sorotan, Publik Bertanya-tanya Sebabnya

Selotip di Kamera HP Netanyahu Jadi Sorotan, Publik Bertanya-tanya Sebabnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
February 5, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perdana Menteri Israel menutup lensa kamera smartphone miliknya dengan selotip merah di area parkir bawah tanah Knesset,...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

Salah Transfer Rp17 Miliar, Pria Ini Lebih Pilih Penjara Setahun

February 1, 2026
Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

Viral BRI Buka Rekening PIP Murid SD, Orangtua Tak Tahu

February 4, 2026
Puan Maharani Soroti Tragedi Siswa SD di NTT, Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem Pendidikan Nasional

Puan Maharani Soroti Tragedi Siswa SD di NTT, Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem Pendidikan Nasional

February 5, 2026
Buyback Rp 3,75 T, Saham Prajogo Pangestu Merangkak Naik

Buyback Rp 3,75 T, Saham Prajogo Pangestu Merangkak Naik

February 4, 2026
Timnas Futsal Indonesia Menang 5-3 atas Jepang dan Lolos ke Final

Timnas Futsal Indonesia Menang 5-3 atas Jepang dan Lolos ke Final

February 5, 2026
Maraknya Kekerasan Debt Collector dan STNK Only Mengancam Industri Pembiayaan

Maraknya Kekerasan Debt Collector dan STNK Only Mengancam Industri Pembiayaan

February 5, 2026
Jamkrindo Bangun 21 Hunian Sementara untuk Korban Bencana di Aceh

Jamkrindo Bangun 21 Hunian Sementara untuk Korban Bencana di Aceh

February 5, 2026
IPO

Multi Makmur Lemindo Mengaku Tak Tahu Kasus IPO PIPA

February 5, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved