• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, November 7, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

BP Jamsostek, Dana Pensiun dan DPLK: Sekarang Saat Tepat Beli Saham

Jawarul Kunnas by Jawarul Kunnas
March 16, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
KPEI Sesuaikan Nilai ‘Haircut’ Saham untuk Stimulasi Pasar

Cobisnis.com – Merebaknya pandemi global virus Covid-19 berimbas ke berbagai sendi kehidupan, termasuk perekonomian.

Kekhawatiran terhadap prospek pertumbuhan ekonomi global karena Covid-19 ini bahkan berdampak pada potensi penurunan pendapatan perusahaan serta minat investasi. Tren bearish juga menyentuh pasar modal sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Kondisi pasar modal di dalam negeri yang sedang menurun ini dipandang oleh BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) dan Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) serta Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) sebagai momentum yang baik untuk membeli saham.

Ketiganya merupakan investor besar pengelola dana publik yang hadir pada kegiatan “Pembukaan Perdagangan BEI oleh Investor Pengelola Dana Publik” pada Senin 16 Maret 2020 pagi di Bursa Efek Indonesia.

Direktur Utama BP Jamsostek Agus Susanto, menyampaikan bahwa kondisi pasar saat ini, digambarkan  sebagai sesuatu yang mengkhawatirkan, padahal semua tergantung perspektif investor bagaimana memanfaatkan kondisi tersebut.

“Kondisi pasar yang sedang lesu saat ini dipengaruhi oleh banyaknya investor yang keluar dari bursa saham nasional, namun kami justru melihat ini sebagai peluang yang baik untuk masuk,” kata Agus.

Momen seperti ini, kata dia, bisa dimanfaatkan untuk membeli barang bagus dengan harga yang murah. “Tentunya dengan tetap memastikan terlebih dahulu kondisi fundamental dari emiten,” dia menambahkan.

BP Jamsostek sebagai salah satu pengelola dana yang berorientasi pada peningkatan manfaat jangka panjang bagi para pesertanya senantiasa berusaha melakukan pengelolaan investasi secara prudent, professional dan governance, yaitu dengan selalu berlandaskan regulasi yang berlaku.

Adapun regulasi yang mengatur pengelolaan investasi BP Jamsostek antara lain PP Nomor 99 Tahun 2013 dan PP Nomor 55 Tahun 2015 serta strategi alokasi aset yang dinamis menyesuaikan perkembangan ekonomi dan pasar modal.

Terhitung bulan Desember 2019, BPJS Ketenagakerjaan mencatatkan dana kelolaan mencapai Rp431,6 triliun. Dana kelolaan tersebut dialokasikan pada instrumen fixed income  (Deposito dan Surat Utang ) 71,4%, Saham 19,09%, Reksadana 9,34%, dan sisanya pada investasi langsung (properti dan penyertaan).

Instrumen saham merupakan salah satu instrumen investasi yang bertujuan untuk mendapatkan return yang optimal dalam jangka panjang.  Saat ini kepemilikan saham BP Jamsostek mayoritas merupakan saham kategori blue chip pada Index LQ45 dan mayoritas juga merupakan saham-saham BUMN.

Agus Susanto bersama dengan Ketua Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) Suheri dan Ketua Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Nur Hasan Kurniawan melakukan penekanan bel tanda dimulainya perdagangan bursa dengan didampingi juga oleh Direktur Utama BEI Inarno Djajadi.

Agus menegaskan pihaknya tengah melakukan analisis mendalam untuk menentukan pembelian saham, begitu pula dengan ADPI dan DPLK.

“Kami senantiasa bertukar informasi membahas kondisi pasar modal terkini. Kami perhatikan pergerakan IHSG saat ini yang mengalami koreksi yang dalam, secara valuasi IHSG saat ini diperdagangkan pada  level yang cukup jauh di bawah rata-rata kondisi normalnya, maka hal ini merupakan kesempatan yang baik bagi investor, seperti kami, untuk melakukan akumulasi saham secara selektif, namun dengan tetap mengedepankan aspek kehati-hatian dengan terlebih dahulu memastikan kelayakan fundamental emiten,” papar Agus.

Senada dengan Agus, Suheri dan Nur Hasan Kurniawan juga sepakat untuk masuk ke dalam bursa perdagangan segera. Sebagai pengelola dana publik dengan durasi jangka panjang, baik BP Jamsostek, ADPI dan DPLK yakin bahwa dana yang akan digelontorkan nantinya akan mendapatkan hasil yang menguntungkan bagi para pesertanya. Perlu diketahui, industri dana pensiun (DPPK dan DPLK) saat ini mengelola aset Rp289 triliun per Desember 2019.

“Kondisi saat ini sebetulnya waktu yang sangat tepat untuk masuk di bursa, kami bertiga tidak mau kehilangan momentum untuk masuk ke pasar. Jangan dilihat kondisi pasar sekarang, tapi long time horizon sesuai profil dana kita,” timpal Suheri.

“Kami bertiga optimis fundamental ekonomi indonesia masih baik dan akan semakin membaik. Wacana masuk ke pasar saham ini kita lakukan bukan karena desakan atau intervensi dari manapun, tetapi atas kesadaran sendiri berdasarkan pertimbangan bisnis rasional. Industri Dana Pensiun komit untuk memulihkan pasar finansial Indonesia saat ini,” ujar Nur Hasan Kurniawan.

Dengan demikian, sudah waktunya  investor domestik memegang kendali pasar modal dalam negeri. Seluruh investor domestik perlu bahu membahu agar bisa menjadi tuan di negeri sendiri. Karena belajar dari pengalaman terdahulu, jika IHSG tertekan karena kondisi kejadian luar biasa seperti wabah ini, nantinya pasti akan terjadi pemulihan atau recovery. “Seperti kata pepatah, Badai Pasti Berlalu,” pungkas Inarno.

Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy course
download mobile firmware
Download WordPress Themes Free
online free course
Tags: BEIBP JamsostekCobisniscobisnis & bisnisDana PensiunDPLKihsg

Related Posts

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

China Batasi Rekrutmen PNS, Lulusan Kampus Asing Tak Bisa Daftar

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – China memperketat akses lulusan universitas luar negeri untuk mengikuti program rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) elite pada...

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Jurusan Teknik Jadi Favorit Mahasiswa Asing di ASEAN, Bukan Bisnis

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jurusan teknik dan teknologi menjadi bidang studi paling diminati calon mahasiswa internasional yang mempertimbangkan kawasan ASEAN sebagai tujuan...

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Trump Hentikan Bantuan Militer Rp66 Triliun ke Israel, Netanyahu Merespons

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan rencana penghentian bantuan militer tahunan senilai sekitar USD4 miliar atau...

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Iran mengklaim telah menembak jatuh dua drone milik Amerika Serikat (AS) di kawasan Pulau Qeshm, dekat Selat...

Tangis Fitrah Maulana Usai Blunder, Bangga Bawa Persib Lolos

Ancol Gratiskan Tiket Masuk hingga 12 November 2026, Ini Caranya

by Desti Dwi Natasya
November 7, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Taman Impian Jaya Ancol kembali menghadirkan program gratis tiket masuk kawasan wisata hingga 12 November 2026. Masyarakat dapat...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Sun Life Syariah Salurkan Donasi Surplus Underwriting Rp1,27 Miliar kepada Baitulmaal Muamalat dan Rumah Zakat

Sun Life Syariah Salurkan Donasi Surplus Underwriting Rp1,27 Miliar kepada Baitulmaal Muamalat dan Rumah Zakat

November 6, 2026
Di Tengah Kasus Penyadapan, Kapolri Tekankan Kekompakan Anggota Polri

Di Tengah Kasus Penyadapan, Kapolri Tekankan Kekompakan Anggota Polri

November 6, 2026
Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Pasc stroke

Slamet Uliandi Jadi Tersangka Penyadapan, Belum Ditahan karena Pasc stroke

November 6, 2026
Ashoka Indonesia Umumkan 12 Inisiatif Terbaik GBIC 2026

Transaksi PT KBI Tumbuh 2,6%, Ekosistem Resi Gudang Meluas

November 6, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

China Batasi Rekrutmen PNS, Lulusan Kampus Asing Tak Bisa Daftar

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Jurusan Teknik Jadi Favorit Mahasiswa Asing di ASEAN, Bukan Bisnis

November 7, 2026
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Drone AS di Selat Hormuz

Demi Alexis Mac Allister, Real Madrid Harus Siapkan Rp1,4 Triliun

November 7, 2026
Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

Berantas Calo Haji, Kemenhaj Dukung Aturan Tegas Pemerintah Arab Saudi

November 7, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved