• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, April 2, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Humaniora

Cerita Sukses Mak Iyah Perajin Payung Geulis dan Lilis Pengusaha Tahu

Fathi by Fathi
June 27, 2021
in Humaniora
0
Cerita Sukses Mak Iyah Perajin Payung Geulis dan Lilis Pengusaha Tahu

JAKARTA, Cobisnis.com – Bagi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, urusan BUMN tak sekadar berbicara korporasi besar. Melampaui hal itu, tujuan utama perusahaan pelat merah adalah kesejahteraan rakyat.

Erick mencontohkan pencapaian yang diraih PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM. Dalam akun Instagram yang dimilikinya, Menteri BUMN itu mengunggah video tentang bagaimana berdayanya Mak Iyah seorang pengrajin Payung Geulis di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Mak Iyah adalah nasabah PNM Mekaar yang mampu melukis payung menjadi geulis atau cantik dalam bahasa Sunda, dalam waktu 5 menit saja. Mak Iyah yang saat ini sudah berumur 76 tahun mulai melukis payung sejak duduk di bangku SD.

Melalui keterampilannya dalam sehari Mak Iyah bisa melukis hingga 50 payung dan siap dipasarkan. Berdayanya Mak Iyah dan rekan-rekan sesama perajin payung geulis, menurut Erick, adalah salah satu peran PNM selaku BUMN yang memiliki fokus pada pemberdayaan masyarakat.

“Semangat Mak Iyah dan seluruh nasabah PNM Mekaar yang sering saya temui ini yang menambah semangat kami di BUMN. Menambah motivasi kami untuk tidak putus asa dalam memberi kemajuan untuk sesama dan bekerja untuk kemajuan Indonesia,” tutur Erick.

Bahkan Erick tak segan mencantumkan akun Instagram @payunggeulistasikmalaya dan @payung_tasik agar masyarakat bisa langsung memesannya. Selain Mak Iyah, dalam instagram menteri yang sukses mendapatkan pengakuan internasional atas keberhasilannya menjadi Ketua Penyelenggara Asian Games 2018 itu, ada pula video kisah inspiratif salah satu nasabah PNM ULaMM, Lilis Sumiati.

Lilis adalah seorang pengusaha tahu sejak 1999. Awalnya Lilis dan suaminya hanya mampu memproduksi 7 kg tahu per hari. Namun setelah lebih berdaya dengan bantuan BUMN tersebut kini pabrik yang dimiliki Lilis mampu membuat 3 ton tahu.

Perempuan paruh baya itu pun kini sudah mempekerjakan sekitar 50 orang pegawai dari hanya 4 orang saja ketika awal membuka usaha. Lilis mengakui untuk modal usaha membeli kedelai per hari saat ini dia butuh sekitar Rp50 juta. Untuk mengembangkan usahanya Lilis beserta pekerjanya menawarkan langsung produk tahunya ke pasar-pasar.

“Harapan saya punya pabrik, pengen buka lapangan kerja supaya enggak banyak pengangguran,” ujar Lilis menuturkan cita-citanya.

Erick merespon hal itu dengan positif. Keberhasilan Lilis, kata dia, selain atas upaya pemerintah yang aktif mendukung ekonomi kerakyatan khususnya lewat PNM, disokong pula oleh tekad yang kuat dari para pelaku usaha.

“Ibu Lilis membuka jalan untuk para penganggur agar bisa bekerja dan mendapatkan penghasilan. Salut dengan semangat Ibu Lilis yang berhasil membuka pabrik tahu sebagai lahan usaha baru. Saya percaya setiap orang yang mau berusaha pasti ada jalannya,” imbuh Erick.

Ke depan, untuk melebarkan kepak sayap PNM melalui Kementerian BUMN pemerintah akan melakukan holding yang melibatkan pula PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., serta PT Pegadaian (Persero). Ketiganya diharapkan bersinergi dalam pemberdayaan segmen usaha ultra mikro dalam holding BUMN Ultra Mikro (UMi).

Erick menyampaikan pembentukan holding ultra mikro merupakan wujud keberpihakan pemerintah terhadap para pelaku UKM dan ultra mikro. UKM merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia sehingga pemerintah memiliki tanggung jawab dalam menjaga keberlangsungan UKM di tengah pandemi.

“Model bisnis ekosistem ultra mikro akan fokus pada pemberdayaan bisnis melalui PNM, dan pengembangan bisnis melalui Pegadaian dan BRI untuk membuat usaha mikro naik kelas sehingga bisa memasuki tahapan yang lebih tinggi,” kata Erick.

Sementara itu, Direktur Utama PNM Arief Mulyadi mengatakan, melalui holding BUMN di segmen UMi dan UMKM akan memacu masyarakat terkategori prasejahtera memiliki akses pendanaan yang lebih terstruktur dalam satu ekosistem.

Harapannya, masyarakat prasejahtera bisa cepat ‘naik kelas’ dan memperbesar usaha mereka bahkan membantu dalam penyerapan tenaga kerja.

Melalui holding yang melibatkan pihaknya dengan BRI dan Pegadaian, Arief optimis pertumbuhan bisnis dan aktifitas pemberdayaan PNM ke depan berpotensi makin besar dan nasabah program PNM Mekaar akan memperoleh keuntungan yang lebih baik lagi, seperti penurunan bunga pinjaman.

“Peran pemberdayaan tetap diperankan oleh kami, PNM, dengan adanya Super App yang menjadi pendukung kerja karyawan kami. Juga pemanfaatan agen Brilink, jadi segmen ultra mikro yang kami sasar lebih efektif. Nasabah akan mendapatkan keuntungan dengan akses pendanaan lebih murah dan cepat,” ujarnya.

Sekadar diketahui, hingga 21 Juni 2021 PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 19,45 triliun kepada nabasah PNM Mekaar yang berjumlah 9,7 juta nasabah. Saat ini PNM memiliki 2.902 kantor layanan Mekaar dan 688 kantor layanan ULaMM di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 Provinsi, 415 Kabupaten/Kota, dan 4.820 Kecamatan.

Premium WordPress Themes Download
Download Best WordPress Themes Free Download
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes
free download udemy paid course
download coolpad firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free online course
Tags: Cobisnispengusaha tahuperajin payung geulis

Related Posts

Harga Emas Mendekati US$ 5.000, Perdamaian Timur Tengah Bisa Ubah Arah Pasar

Harga Emas Mendekati US$ 5.000, Perdamaian Timur Tengah Bisa Ubah Arah Pasar

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga emas melanjutkan penguatan selama empat hari berturut-turut, didorong pelemahan dolar AS dan meredanya ketegangan di Timur...

Fakta Mengejutkan, Sarjana Kini Kesulitan Cari Kerja untuk Pertama Kalinya dalam 45 Tahun

Fakta Mengejutkan, Sarjana Kini Kesulitan Cari Kerja untuk Pertama Kalinya dalam 45 Tahun

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Tingkat pengangguran lulusan sarjana di Amerika Serikat kini melampaui rata-rata nasional, sebuah kondisi yang baru terjadi dalam...

Sidang PBB Memanas, Israel Lempar Tanggung Jawab Kematian TNI ke Hizbullah

Sidang PBB Memanas, Israel Lempar Tanggung Jawab Kematian TNI ke Hizbullah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Israel membantah keterlibatan dalam insiden yang menewaskan tiga prajurit TNI di Lebanon Selatan dan menyalahkan Hizbullah sebagai...

Pemerintah Siapkan Rp 100 Triliun untuk Subsidi Energi, APBN Aman Tapi Risiko Tetap Ada

Pemerintah Siapkan Rp 100 Triliun untuk Subsidi Energi, APBN Aman Tapi Risiko Tetap Ada

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah menyiapkan tambahan subsidi energi hingga Rp 100 triliun untuk meredam dampak lonjakan harga minyak dunia terhadap...

Harga LPG Tak Jadi Naik! Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg per April 2026

Harga LPG Tak Jadi Naik! Cek Harga 5,5 Kg dan 12 Kg per April 2026

by M.Dhayfan Al-ghiffari
April 2, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Pemerintah memastikan harga LPG 5,5 kg dan 12 kg tetap stabil per 1 April 2026 meski tekanan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AMREI Dorong Penguatan Risk Culture Di Sektor Energi untuk Perkuat Pembangunan

AMREI Dorong Penguatan Risk Culture Di Sektor Energi untuk Perkuat Pembangunan

April 1, 2026
Ramadan Ekstra Seru 2026 Tokopedia TikTok Shop Catat Transaksi Sahur Naik 15 Kali

Ramadan Ekstra Seru 2026 Tokopedia TikTok Shop Catat Transaksi Sahur Naik 15 Kali

April 1, 2026
Campak Meningkat di Indonesia, Peringkat Kedua Dunia: Gejala, Bahaya, dan Solusinya

Campak Meningkat di Indonesia, Peringkat Kedua Dunia: Gejala, Bahaya, dan Solusinya

April 2, 2026
PNS WFH Hari Jumat, Apakah Siswa Ikut Libur?

PNS WFH Hari Jumat, Apakah Siswa Ikut Libur?

April 1, 2026
Pria di Magetan Ngaku Allah, Tipu Pasien dan Cabuli Istrinya

Pria di Magetan Ngaku Allah, Tipu Pasien dan Cabuli Istrinya

April 2, 2026
Bank Mandiri Global Bond 2026 Catat Oversubscribe 3,3 Kali di Pasar Internasional

Padanan Cerdas Makanan 2026 Bantu Maksimalkan Penyerapan Nutrisi Harian

April 2, 2026
BMKG Catat 48 Gempa Susulan Usai Gempa Besar M 7,6 di Bitung

BMKG Catat 48 Gempa Susulan Usai Gempa Besar M 7,6 di Bitung

April 2, 2026
Bank Mandiri Global Bond 2026 Catat Oversubscribe 3,3 Kali di Pasar Internasional

Bank Mandiri Global Bond 2026 Catat Oversubscribe 3,3 Kali di Pasar Internasional

April 2, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved