• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Saturday, August 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kasus Jiwasraya, AAJI: Nasabah Tak Usah Panik

Dwi Rachmawati by Dwi Rachmawati
February 29, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Kasus Jiwasraya, AAJI: Nasabah Tak Usah Panik

Cobisnis.com – Beberapa pekan ini masyarakat digegerkan kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang mengalami mogok bayar sejak akhir tahun 2018 silam. Hal itu membuat Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) angkat bicara.

Dalam acara media workshop yang dilaksanakan di Sentul pada 28-29 Februari 2020, Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Budi Tampubolon mengatakan, “Akhir-akhir ini masyarakat banyak yang cemas akan asuransi jiwa, dan reaksinya yang paling mudah kami amati adalah meningkatnya aksi penarikan nilai tebus (surrender) atas polis asuransi yang dimiliki.”

Menurutnya, kecemasan tersebut tidak akan terjadi apabila nasabah memahami bahwa asuransi jiwa merupakan proteksi sekaligus investasi jangka panjang.

Dengan pemahaman itu, jika dalam suatu waktu ada guncangan, baik kasus serupa Jiwasraya maupun kondisi pasar yang naik turun, maka nasabah pun tidak perlu panik.

Berdasarkan data AAJI, peningkatan nilai klaim dan manfaat yang dibayarkan dari tahun 2008 berada pada 30,08 triliun sedangkan untuk 2018 di 121,35 triliun.

Angka tersebut menunjukkan, industri asuransi jiwa terus berkomitmen dan konsisten dalam memenuhi kewajiban nasabah.

“Kita sudah melihat angkanya. Memang selalu naik setiap tahun, tapi kalau sungguh kasus (Jiwasraya) menimbulkan kepanikan, seharusnya sudah terlihat (surrender naik signifikan) di sembilan bulan pertama,” ujar Budi.

Pria yang akrab disapa pak Butom itu menambahkan, jadi nasabah harusnya memahami bahwa membeli asuransi bukan untuk setahun, dua tahun, tapi untuk jangka panjang.

“Dan, jika sepanjang tahun itu ada up and down-nya, seharusnya nasabah hanya menggunakan sebagian uangnya untuk asuransi kan sebetulnya tidak perlu panik,” tutup Budi.

Premium WordPress Themes Download
Download Nulled WordPress Themes
Download Premium WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
udemy paid course free download
download lava firmware
Download WordPress Themes
free online course
Tags: aajiasuransiCobisniscobisnis & bisnisjiwasrayapertumbuhan asuransi

Related Posts

Purbaya Siapkan Rp20,5 Triliun untuk 490 Daerah yang Tertekan Fiskal

Purbaya Ungkap Alasan Pakai Xpeng X9, Dukung Program Pengurangan BBM

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kini menggunakan mobil listrik baru untuk menunjang aktivitasnya. Kendaraan tersebut merupakan Xpeng...

11 Bank Tutup hingga Agustus 2026, OJK Jelaskan Penyebabnya

11 Bank Tutup hingga Agustus 2026, OJK Jelaskan Penyebabnya

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 28, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 11 bank telah ditutup sepanjang 2026 hingga Agustus. Otoritas Jasa Keuangan atau OJK menilai pencabutan izin...

Prabowo Ungkap RI Tak Lama Lagi Tak Perlu Banyak Impor BBM

Prabowo Ungkap RI Tak Lama Lagi Tak Perlu Banyak Impor BBM

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Presiden Prabowo Subianto mengatakan Indonesia tidak lama lagi akan mencapai swasembada energi. Kondisi tersebut diyakini dapat membuat...

Harga Ayam Naik Tajam hingga Rp100 Ribu, Apa Penyebabnya?

Harga Ayam Naik Tajam hingga Rp100 Ribu, Apa Penyebabnya?

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Harga daging ayam ras di sejumlah daerah mengalami kenaikan hingga mencapai Rp100 ribu per kilogram. Menteri Perdagangan...

165 Orang Tewas dalam Bencana Nepal-Tibet, 1.384 Orang Masih Hilang

165 Orang Tewas dalam Bencana Nepal-Tibet, 1.384 Orang Masih Hilang

by M.Dhayfan Al-ghiffari
August 27, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Sebanyak 165 orang tewas dan 1.384 lainnya masih hilang setelah banjir bandang dan longsor menerjang wilayah Nepal...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Purbaya Siapkan Rp20,5 Triliun untuk 490 Daerah yang Tertekan Fiskal

Purbaya Ungkap Alasan Pakai Xpeng X9, Dukung Program Pengurangan BBM

August 28, 2026
BEI Resmi Luncurkan Saham Hijau dan Tiga Emiten Jadi yang Pertama

BEI Resmi Luncurkan Saham Hijau dan Tiga Emiten Jadi yang Pertama

August 28, 2026
Harga Ayam Capai Rp38 Ribu, Cabai Merah Ikut Naik di Jakarta

Harga Ayam Capai Rp38 Ribu, Cabai Merah Ikut Naik di Jakarta

August 28, 2026
FSPPB

FSPPB Soroti Peran PDSI sebagai Pilar Kapabilitas Pengeboran Nasional

August 28, 2026
The Jakmania

Jakmania Protes Tiket Persija, Klub Beri Jawaban

August 29, 2026
Prabowo Pilih TAP MPR untuk Atur PPHN, Kata Muzani

Prabowo Pilih TAP MPR untuk Atur PPHN, Kata Muzani

August 28, 2026
Dua Kematian Akibat Campak di Pennsylvania Picu Perang Pernyataan Politik

Kerajaan Bisnis Dolly Parton Tumbuh dari Appalachia dan Dollywood

August 28, 2026
Dua Kematian Akibat Campak di Pennsylvania Picu Perang Pernyataan Politik

Good Good Kehilangan Kerja Sama Callaway dan PGA Tour Usai Kontroversi Iklan

August 28, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved