• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, June 4, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

Dwi Natasya by Dwi Natasya
January 10, 2026
in Nasional
0
FAO Ungkap 43,5% Warga Indonesia Sulit Akses Pangan Bergizi, Program MBG Jadi Tumpuan Negara

JAKARTA, Cobisnis.com – Ketimpangan akses terhadap pangan bergizi masih menjadi persoalan besar di Indonesia. Laporan The State of Food Security and Nutrition in the World (SOFI) 2025 yang dirilis Food and Agriculture Organization (FAO) mencatat, sebanyak 43,5 persen penduduk Indonesia belum mampu membeli makanan sehat secara layak.

Kondisi tersebut diperkuat oleh Global Hunger Index (GHI) 2025 yang menempatkan Indonesia di peringkat ke-70 dari 123 negara. Skor ini menunjukkan tingkat kelaparan Indonesia masih berada pada kategori moderat, menandakan kesejahteraan pangan belum merata.

Bagi keluarga prasejahtera, pemenuhan kebutuhan makan bukan lagi soal pilihan, melainkan soal bertahan hidup. Hampir seluruh pendapatan mereka terserap untuk belanja pangan. Situasi ini membuat kenaikan harga sekecil apa pun langsung berdampak besar, hingga pangan bergizi menjadi sesuatu yang sulit dijangkau.

Realitas tersebut tergambar dari pengalaman Kasmi Harasti, relawan di dua dapur SPPG di Kabupaten Kaur, Bengkulu. Saat pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Suka Bandung dan Desa Tanjung Iman, ia mendapati seorang siswa menyimpan telur rebus yang diterimanya.

“Siswa itu bilang sebenarnya suka telur, tapi ingin membawanya pulang untuk ayahnya. Di rumah, mereka jarang sekali bisa makan telur,” ujar Kasmi.

Kisah ini mencerminkan pentingnya kehadiran negara dalam menjamin pemenuhan gizi masyarakat, terutama di wilayah terpencil. Akses terhadap sumber protein seperti telur, ayam, daging, maupun ikan masih menjadi kemewahan bagi sebagian warga, padahal kekurangan gizi merupakan persoalan struktural yang berdampak jangka panjang.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2025 mencatat, 8,47 persen penduduk Indonesia tergolong miskin atau prasejahtera. Dari angka tersebut, diperkirakan terdapat sekitar 2,16 juta ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan baduta (usia 0–23 bulan), serta sekitar 3,33 juta siswa SD hingga SMA yang berasal dari keluarga prasejahtera.

Dalam konteks inilah program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai menjadi intervensi penting negara untuk membuka akses pangan bergizi bagi jutaan masyarakat dari Sabang hingga Merauke. Dari sudut pandang kesehatan, pemenuhan gizi sejak masa kehamilan hingga anak berusia tiga tahun menjadi fondasi utama perkembangan otak.

MBG sebagai Fondasi Investasi Sumber Daya Manusia

Dokter Spesialis Anak dan Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial, Prof. Dr. dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi, menegaskan bahwa program asupan bergizi seperti MBG idealnya diberikan secara konsisten setiap hari.

“Periode 1.000 hari pertama kehidupan, sejak dalam kandungan hingga usia dua tahun, adalah masa pembentukan struktur otak yang sangat intens. Nutrisi tidak boleh terputus. Jika asupan tidak konsisten, risiko gangguan perkembangan otak menjadi besar,” jelasnya.

Namun, ia juga menyoroti tantangan implementasi MBG bagi kelompok ibu hamil, menyusui, bayi, dan balita yang jauh lebih kompleks dibandingkan anak usia sekolah.

“Tidak semua ibu hamil di daerah terpencil bisa rutin datang ke puskesmas. Maka sistem distribusi langsung ke rumah menjadi penting, meskipun membutuhkan manajemen yang matang,” ujarnya.

Menurut Prof. Soedjatmiko, manfaat jangka panjang MBG akan jauh lebih optimal jika difokuskan pada keluarga miskin, sementara keluarga yang sudah mampu didorong untuk memenuhi kebutuhan gizinya secara mandiri. Ia juga mendorong agar program ini disertai edukasi dan percontohan pengolahan pangan lokal.

“Tujuannya agar keluarga bisa belajar menyiapkan makanan bergizi sendiri dan tidak selamanya bergantung pada bantuan,” tambahnya.

Dari sisi ekonomi, MBG juga dipandang sebagai investasi strategis pembangunan manusia. Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menilai program ini berpotensi memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan INDEF, M Rizal Taufikurahman, menjelaskan bahwa hasil riset menggunakan model Overlapping Generation Indonesia (OG IDN) menunjukkan potensi peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB).

“Dampaknya memang moderat, dengan puncak peningkatan sekitar 0,15 hingga 0,17 persen pada awal 2040-an,” ungkap Rizal.

Temuan ini menegaskan bahwa investasi pada kecerdasan dan kesehatan generasi hari ini akan menjadi modal utama pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan. Meski demikian, keberhasilan MBG sangat bergantung pada dukungan lintas sektor dan pengawasan bersama agar program benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak berkelanjutan.

Download WordPress Themes Free
Free Download WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Premium WordPress Themes Download
download udemy paid course for free
download xiomi firmware
Download Best WordPress Themes Free Download
free download udemy paid course
Tags: cobisnis.comFAOFood and Agriculture Organizationmakan bergizi gratisProgram mbg

Related Posts

Piala Dunia 2026: Manchester City Pimpin Daftar Klub Penyumbang Pemain

Piala Dunia 2026: Manchester City Pimpin Daftar Klub Penyumbang Pemain

by Hidayat Taufik
June 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Manchester City mencatat rekor baru sebagai klub penyumbang pemain terbanyak di Piala Dunia 2026. Klub asal Inggris...

Dokter Jelaskan Tahapan Berhenti Merokok dan Masa Kritis pada Awal Pemulihan

Dokter Jelaskan Tahapan Berhenti Merokok dan Masa Kritis pada Awal Pemulihan

by Hidayat Taufik
June 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Berhenti merokok masih menjadi tantangan besar bagi banyak orang. Meski banyak perokok ingin lepas dari ketergantungan nikotin,...

Ingin Mulai Trading? Simak 4 Langkah Dasar untuk Pemula

Ingin Mulai Trading? Simak 4 Langkah Dasar untuk Pemula

by Rizki Meirino
June 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Minat masyarakat Indonesia terhadap aktivitas trading terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan jumlah investor yang didominasi...

Kejagung Tetapkan Dadan Hindayana Tersangka Kasus Dugaan Korupsi BGN

Kejagung Tetapkan Dadan Hindayana Tersangka Kasus Dugaan Korupsi BGN

by Desti Dwi Natasya
June 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kejaksaan Agung menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi...

Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Ini Perkembangan Kasusnya !

Kejagung Tahan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Ini Perkembangan Kasusnya !

by Hidayat Taufik
June 3, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menahan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, pada Rabu (3/6/2026). Petugas...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Children of Heaven hingga Star Wars Ramaikan Bioskop Idul Adha

Kisaran Gaji Pegawai Alfamart 2026, Crew Store hingga Manager

May 27, 2026
Nanik Sudaryati Jadi Kepala BGN, Harta Kekayaannya Tembus Rp 6 Miliar

Nanik Sudaryati Jadi Kepala BGN, Harta Kekayaannya Tembus Rp 6 Miliar

June 3, 2026
Acer Luncurkan Swift Air 14 dan Swift Spin 14 AI dengan Fitur AI Terbaru

Jalan Lenteng Agung Diperbaiki, Dua Rute Transjakarta Alami Penyesuaian

June 3, 2026
Polda Ungkap Dana Jamaah Umrah Dipakai Tutupi Masalah Keuangan Hanania Group

Polda Ungkap Dana Jamaah Umrah Dipakai Tutupi Masalah Keuangan Hanania Group

June 3, 2026
Piala Dunia 2026: Manchester City Pimpin Daftar Klub Penyumbang Pemain

Piala Dunia 2026: Manchester City Pimpin Daftar Klub Penyumbang Pemain

June 3, 2026
BTN Gandeng Bank Sampah Kurangi Emisi Rumah

BTN Gandeng Bank Sampah Kurangi Emisi Rumah

June 3, 2026
Dokter Jelaskan Tahapan Berhenti Merokok dan Masa Kritis pada Awal Pemulihan

Dokter Jelaskan Tahapan Berhenti Merokok dan Masa Kritis pada Awal Pemulihan

June 3, 2026
Ingin Mulai Trading? Simak 4 Langkah Dasar untuk Pemula

Ingin Mulai Trading? Simak 4 Langkah Dasar untuk Pemula

June 3, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved