• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, January 15, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kemendag Paparkan Strategi Jaga Pasar Domestik kepada Mahasiswa Unpad

Ahmad Kurniawan by Ahmad Kurniawan
November 30, 2020
in Ekonomi Bisnis
0
Kemendag Paparkan Strategi Jaga Pasar Domestik kepada Mahasiswa Unpad

Cobisnis.com – Kementerian Perdagangan terus menyusun strategi perdagangan yang lebih baik untuk tahun mendatang. Guna memulihkan perekonomian, Kemendag fokus menjaga konsumsi dan pasar di 

dalam negeri dengan terus bangga produk buatan Indonesia, serta meningkatkan keterlibatan
Indonesia dalam rantai pasok global.

“Sebagai negara besar, maka menjaga konsumsi dan pasar di dalam negeri adalah salah satu langkah tepat mendukung pemulihan ekonomi Indonesia. Di sisi lain, keterbukaan dan keterlibatan Indonesia dalam rantai pasok global juga menjadi keharusan,” kata Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam webinar yang digelar Himpunan Mahasiswa Ekonomi dan Studi Pengembangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran, Sabtu (28 November 2020).

Menjaga pasar utama dan terus membuka akses pasar baru di negara-
negara nontradisional adalah langkah yang akan terus dilakukan agar produk-produk Indonesia semakin berdaya saing dan mendunia. Indonesia, kata Mendag, harus siap berpacu dalam perdagangan dunia terutama menghadapi ketidakpastian akibat pandemi Covid-19.

IMF mengungkapkan, perdagangan dunia pada 2020 diperkirakan terkontraksi 10,4 persen. Namun, pada 2021, perdagangan dunia diprediksi lebih baik dan tumbuh 8,3 persen dengan kontribusi terbesar dari negara berkembang.

“Pandemi Covid-19 telah mengubah berbagai tatanan, termasuk dalam perdagangan dunia dan bisnis, mulai dari sistem produksi, komoditas unggulan, hingga sistem logistik,” ujar Mendag Agus.

Tantangan dan Peluang

Mendag Agus menuturkan tantangan perdagangan yang dihadapi saat ini antara lain perubahan perilaku konsumen dan pola perdagangan global, proteksionisme perdagangan dan meningkatnya hambatan perdagangan, kerja sama perdagangan antaranegara, serta potensi defisit neraca perdagangan dan resesi ekonomi.

Sedangkan, peluang perdagangan yang harus segera dimanfaatkan adalah pertumbuhan nilai perdagangan produk potensial baru, relokasi pusat-pusat industri dan investasi global, transformasi digital dan perkembangan teknologi informasi yang kian masif, serta pemanfaatan potensi pasar di
kawasan potensial.

Mendag Agus juga menjabarkan sejumlah respons kebijakan strategis Kemendag seperti larangan sementara impor binatang hidup dari Tiongkok yang dilakukan sejak Februari 2020; realokasi dan refocusing anggaran, termasuk program bantuan untuk pasar rakyat dan UMKM; stimulus ekonomi
nonfiskal; pengamanan ketersediaan alat kesehatan, seperti masker dan alat pelindung diri (APD); serta stabilisasi harga dan jaminan stok barang kebutuhan pokok.

Kemudian menjalankan strategi pengawasan barang beredar dan jasa dalam perdagangan dalam jaringan (e-commerce); peningkatan fasilitasi ekspor; pengamanan bahan baku industri, impor bahan baku seperti gula yang banyak dibutuhkan UMKM pangan; pengaturan impor barang konsumsi; pemanfaatan forum kerja sama perdagangan internasional; serta pembukaan fasilitas perdagangan secara bertahap di era adaptasi kebiasaan baru.

Untuk strategi jangka pendek, Kemendag berorientasi pada pendekatan produk dan pendekatan pasar, sedangkan strategi jangka menengah dilakukan melalui pemetaan produk Indonesia di negara akreditasi yang telah mempunyai kekuatan.

Selain itu, Pemerintah terus mengupayakan kesepakatan perdagangan melalui perjanjian kerja sama perdagangan internasional.
Sampai saat ini, Indonesia telah menyelesaikan 21 perundingan perdagangan, baik secara bilateral
maupun multilateral dan regional, termasuk RCEP yang ditandatangani 15 November 2020.

“Meski di tengah perlambatan ekonomi dan kondisi pandemi Covid-19, kita patut bersyukur karena kinerja neraca perdagangan masih dalam kondisi baik,” jelas Mendag.

Defisit neraca perdagangan Indonesia hanya terjadi pada Januari dan April. Pada periode Mei – Oktober 2020, surplus perdagangan Indonesia justru memiliki tren meningkat. Secara kumulatif, neraca dagang Januari – Oktober 2020 mencapai USD 17,1 miliar, melampaui neraca perdagangan Indonesia untuk keseluruhan 2017 dan merupakan capaian tertinggi sejak 2012.

Download Nulled WordPress Themes
Download Nulled WordPress Themes
Download WordPress Themes Free
Download Nulled WordPress Themes
free online course
download coolpad firmware
Download WordPress Themes Free
lynda course free download

Related Posts

Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

by Weldon Darmawan
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau yang dikenal Ari Askhara diangkat sebagai Direktur Utama PT Humpuss Maritim...

Pendaki Asal Magelang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet Setelah 17 Hari Pencarian

Pendaki Asal Magelang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet Setelah 17 Hari Pencarian

by Hidayat Taufik
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com - Seorang pendaki bernama Syafiq Ridhan Ali (18), warga Kramat Utara, Magelang Utara, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal...

Teh atau Kopi, Mana yang Lebih Ramah untuk Kesehatan Tulang?

Teh atau Kopi, Mana yang Lebih Ramah untuk Kesehatan Tulang?

by Desti Dwi Natasya
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com  – Teh dan kopi merupakan dua minuman yang paling sering dikonsumsi dalam keseharian. Selain dikenal mampu meningkatkan fokus...

Teh atau Kopi, Mana yang Lebih Ramah untuk Kesehatan Tulang?

Pilihan Buah Rendah Gula yang Cocok untuk Menu Diet Sehari-hari

by Desti Dwi Natasya
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Buah sering dijadikan pilihan utama saat menjalani program diet karena kaya nutrisi dan praktis dikonsumsi. Meski begitu,...

Teh atau Kopi, Mana yang Lebih Ramah untuk Kesehatan Tulang?

Teh Hijau Disebut Ampuh Redakan Peradangan dan Dukung Program Diet

by Desti Dwi Natasya
January 15, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Upaya menurunkan berat badan tidak hanya bergantung pada pola makan dan olahraga semata. Salah satu faktor yang...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Fabio Di Giannantonio Pilih Jalur Sendiri, Tak Mau Ikuti Setup Marc Marquez di MotoGP 2025

Malam Nisfu Syaban 2026 Jatuh Awal Februari, Ini Waktu dan Amalan yang Dianjurkan

January 12, 2026
Mengundurkan diri

Jajaran Komisaris MKNT Kompak Mengundurkan Diri, Ini Kata Manajemen

January 14, 2026
Kredit dan DPK Tumbuh Dua Digit, Likuiditas Terjaga Dukung Akselerasi Kinerja Bank Mandiri Jelang Tutup Buku 2025

Fundamental Kuat, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp9,3 Triliun

January 14, 2026
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
Ari Askhara

Pernah Berkasus di Garuda Indonesia, Ari Askhara Kini Jadi Dirut HUMI

January 15, 2026
Pendaki Asal Magelang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet Setelah 17 Hari Pencarian

Pendaki Asal Magelang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet Setelah 17 Hari Pencarian

January 15, 2026
Teh atau Kopi, Mana yang Lebih Ramah untuk Kesehatan Tulang?

Teh atau Kopi, Mana yang Lebih Ramah untuk Kesehatan Tulang?

January 15, 2026
Teh atau Kopi, Mana yang Lebih Ramah untuk Kesehatan Tulang?

Pilihan Buah Rendah Gula yang Cocok untuk Menu Diet Sehari-hari

January 15, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved