• © Copyright 2025 Cobinis.com – All Right Reserved
Thursday, October 29, 2026
Cobisnis
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
  • Beranda
  • Ekonomi Bisnis
  • Nasional
  • Lifestyle
  • Entertaiment
  • Humaniora
  • Sport
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Foto
No Result
View All Result
Cobisnis
No Result
View All Result
Home Nasional

Gandum Dunia Mulai Bangkit, Seberapa Kuat Harga Bisa Bertahan?

M.Dhayfan Al-ghiffari by M.Dhayfan Al-ghiffari
October 29, 2026
in Nasional
0
Gandum Dunia Mulai Bangkit, Seberapa Kuat Harga Bisa Bertahan?

JAKARTA, Cobisnis.com – Harga gandum dunia mulai pulih pada perdagangan Kamis (29/10/2026) setelah menyentuh level terendah dalam hampir empat bulan. Aksi beli setelah pelemahan sehari sebelumnya mendorong kenaikan, tetapi prospek bertambahnya pasokan dari kawasan Laut Hitam membatasi penguatan.

Kontrak gandum paling aktif di Chicago Board of Trade (CBOT) naik 0,1% menjadi US$5,99½ per bushel pada pukul 03.29 GMT. Sehari sebelumnya, harga komoditas tersebut sempat menyentuh level terendah sejak awal Juli 2026.

Pemulihan harga terjadi setelah Rusia kembali mengizinkan kapal pengangkut biji-bijian untuk ekspor meninggalkan Laut Azov. Izin tersebut menjadi yang pertama sejak 10 Juli, ketika otoritas Rusia menutup lalu lintas maritim di kawasan itu setelah serangan pesawat nirawak Ukraina.

Izin melintasi Selat Kerch, yang menghubungkan Laut Azov dengan Laut Hitam, berlaku hingga 15 November. Dua sumber menyebut kapal-kapal pengangkut tersebut akan dikawal konvoi Angkatan Laut Rusia saat melintasi Laut Hitam.

Dibukanya kembali jalur pelayaran tersebut meningkatkan prospek pasokan gandum dari kawasan Laut Hitam. Kondisi ini membatasi ruang kenaikan harga meskipun investor mulai membeli setelah harga melemah.

Seorang pedagang berbasis di Australia menilai pasar gandum telah kehilangan sebagian besar kenaikan sebelumnya akibat persoalan pasokan dari Laut Hitam. Pergerakan harga saat ini dinilai lebih mencerminkan upaya pasar untuk stabil setelah tekanan jual.

Sementara itu, harga kedelai bergerak melemah di tengah melimpahnya pasokan dari panen Amerika Serikat. Kontrak kedelai turun 0,5% menjadi US$12,31¾ per bushel.

Berbeda dengan kedelai, harga jagung naik tipis 0,2% menjadi US$4,52¾ per bushel. Meski demikian, melimpahnya hasil panen Amerika Serikat masih membatasi pergerakan harga kedua komoditas tersebut.

Pergerakan gandum, kedelai, dan jagung menunjukkan bahwa prospek pasokan tetap menjadi faktor penting dalam perdagangan komoditas pertanian. Khusus gandum, pembukaan kembali jalur pelayaran di Laut Hitam menjadi salah satu faktor yang membatasi penguatan harga.

Ke depan, pergerakan harga gandum akan tetap dipengaruhi keseimbangan antara aktivitas pembelian setelah pelemahan dan prospek ketersediaan pasokan. Informasi yang tersedia belum menunjukkan besaran tambahan pasokan yang akan keluar melalui jalur Laut Azov tersebut.

Download Best WordPress Themes Free Download
Download WordPress Themes Free
Download Premium WordPress Themes Free
Download WordPress Themes Free
free download udemy course
download xiomi firmware
Download Premium WordPress Themes Free
free download udemy course
Tags: Ekspor RusiaHarga GandumHarga Pangan GlobalKomoditas PertanianLaut Hitam

Related Posts

Jet F-18 NATO Tembak Jatuh Drone di Wilayah Udara Rumania

Jet F-18 NATO Tembak Jatuh Drone di Wilayah Udara Rumania

by Zahra Zahwa
August 16, 2026
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Jet tempur F-18 Spanyol menembak jatuh sebuah drone yang masuk tanpa izin ke wilayah udara Rumania. Pilot...

Perbandingan Harga Gandum dan Beras Bentuk Pola Makan Tiap Wilayah

Perbandingan Harga Gandum dan Beras Bentuk Pola Makan Tiap Wilayah

by M.Dhayfan Al-ghiffari
November 26, 2025
0

JAKARTA, Cobisnis.com – Perbandingan harga antara gandum dan beras kembali menjadi sorotan karena tren konsumsi global menunjukkan perbedaan pola makan...

Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

Malaysia Buka Peluang Kerja Sama Penanganan Karhutla dengan Indonesia

October 28, 2026
Jamkrindo Catat Penjaminan Rp271,2 Triliun hingga September 2026

Jamkrindo Catat Penjaminan Rp271,2 Triliun hingga September 2026

October 28, 2026
Karyawan Menelepon Saat Bekerja - pexels/https://kaboompics.com/

3 Tips Cara Terbaik untuk Berhenti Menunda-nunda Pekerjaan

October 28, 2026
IFG Umumkan Perubahan Susunan Direksi Jasindo

Hilirisasi Nasional Makin Cepat, Asuransi Jasindo Siap Perkuat Perlindungan Risiko

October 27, 2026
Makan Telur - pexels/ROMAN ODINTSOV

Ahli Bedah: Konsumsi Protein Berlebihan Tidak Baik untuk Kesehatan Usus

October 29, 2026
Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Ahli Jelaskan Hal yang Perlu Diwaspadai

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Ahli Jelaskan Hal yang Perlu Diwaspadai

October 29, 2026
Indonesia Siap Gaet Wisman Inggris di Glasgow, Manchester, dan WTM London 2026

Indonesia Siap Gaet Wisman Inggris di Glasgow, Manchester, dan WTM London 2026

October 29, 2026
Kemenpar Ajak Travel Agent Tiongkok Kembangkan Paket Wisata Labuan Bajo dan Bali

Kemenpar Ajak Travel Agent Tiongkok Kembangkan Paket Wisata Labuan Bajo dan Bali

October 29, 2026
">
  • Redaksi
  • Profil
  • Media Kit
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Cyber
  • Kontak

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ekonomi & Bisnis
  • Nasional
  • Industri
  • Lifestyle
  • Humaniora
  • Kesehatan & Olahraga
  • Startup Center
  • Foto
  • Youtube

© Copyright 2025 Cobinis.com - All Right Reserved