JAKARTA, Cobisnis.com – Apple berjanji mengganti unit iPhone Duo yang mengalami kerusakan layar setelah sejumlah pengguna melaporkan masalah pada ponsel lipat pertama perusahaan tersebut, hanya beberapa hari setelah resmi dipasarkan.
Dilansir dari BBC News pada Selasa (27/10/2026), Apple mengakui adanya gangguan pada layar bagian dalam sejumlah kecil perangkat dan meminta pengguna terdampak menghubungi layanan AppleCare untuk mendapatkan penggantian unit.
“Kami menyadari adanya masalah yang memengaruhi layar dalam pada sejumlah kecil unit iPhone Duo. Jika pengguna mengalami masalah pada layar iPhone Duo mereka, mereka harus menghubungi AppleCare untuk mendapatkan penggantian unit,” kata pihak Apple.
Sebelumnya, sejumlah foto yang beredar di media sosial memperlihatkan garis-garis pada layar iPhone Duo, sementara beberapa pengguna lainnya melaporkan retakan di sepanjang lipatan tengah serta suara berderak ketika perangkat dibuka.
Salah satu pengguna, Justin Lokos, membagikan foto perangkatnya yang menunjukkan garis-garis di sisi kanan layar, kemudian mengunggah foto unit pengganti yang diterimanya dan mengapresiasi respons Apple Store di New York.
Meski demikian, belum diketahui secara pasti jumlah perangkat yang terdampak karena Apple belum merinci skala kerusakan, sedangkan sebagian gambar yang beredar di media sosial diduga merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan atau AI.
Secara teknis, layar bagian dalam iPhone Duo berukuran 7,6 inci dan terhubung melalui engsel di bagian tengah, komponen kompleks yang juga menjadi tantangan bagi produsen ponsel lipat lainnya.
Samsung pernah menghadapi persoalan serupa pada 2019 ketika sejumlah pengulas melaporkan kerusakan layar Galaxy Fold, ponsel lipat generasi pertama perusahaan tersebut.
iPhone Duo diluncurkan sebagai upaya Apple menyegarkan lini produknya sekaligus bersaing dengan perangkat lipat dari Samsung dan Xiaomi, dengan harga yang menjadikannya salah satu produk iPhone termahal yang pernah dipasarkan.
Di Inggris, harga iPhone Duo disebut mulai dari 2.668 dolar AS, sedangkan varian tertingginya dibanderol £3.199 atau sekitar Rp66,9 juta.
Saat dilipat, perangkat tersebut menyerupai iPhone dengan bodi lebih lebar, tetapi ketika dibuka, tampilannya berubah menyerupai tablet berukuran kecil.













